Robot Tempur Siap Menggantikan Tentara?

59
244

Pesawat tanpa awak dan robot semakin sering digunakan untuk menggantikan tentara dalam situasi berisiko tinggi. Periset dan politisi khawatir hidup dan mati di masa depan ditentukan oleh mesin otonom.


Robot dan Militer
Sebuah video Pentagon menunjukkan sebuah jet tempur bertolak dari kapal induk Amerika Serikat. Sekilas, manuver ini tidak tampak spektakuler. Namun setelah mencermati lebih jauh, terkuak detail yang tidak terlalu mencolok: jet tempur siluman X-47B tidak memiliki kokpit, ini adalah pesawat tanpa awak.

Menurut angkatan laut Amerika Serikat, teknologi pesawat tak berawak kembali mencapai tonggak sejarah setelah peluncuran perdana pesawat tanpa awak sebesar jet tempur dari kapal induk. Selangkah lebih maju menuju sistem persenjataan tanpa awak.

Pesawat tak berawak X-47B didesain khusus untuk penggunaan berbasis kapal induk
Pesawat tak berawak X-47B didesain khusus untuk penggunaan berbasis kapal induk

Tentara masa depan

Lebih dari 70 negara telah menggunakan pesawat tak berawak – kendaraan udara yang mampu mengumpulkan intelijen, atau mencari, dan kalau perlu, mengeliminasi target. Saat ini keputusan semacam itu diambil oleh seorang operator melalui kendali jarak jauh.

Namun kini pesawat tak berawak sudah dapat diprogram untuk bermanuver sepenuhnya secara otonom. Jet tempur X-47B masih dalam ujicoba, namun begitu siap tempur, pesawat tanpa awak tersebut akan mampu menggelar misi sendiri  tanpa kendali manusia.

Memang belum ada pesawat tanpa awak yang dapat beraksi secara sepenuhnya sendiri. Operator menentukan adanya serangan atau tidak. Tapi muncul kekhawatiran bahwa “tekanan militer akan mendorong pengenalan sistem otonom,” jelas Jürgen Altmann, seorang ahli fisika dan periset perdamaian di Universitas Teknologi Dortmund.

Robot tidak pernah lelah

Dari sudut pandang militer, langkah menuju tentara mekanis amatlah logis: robot tidak kenal lelah, mereka dapat melakukan manuver yang lebih berisiko daripada pilot manusia, yang selalu menghadapi ancaman tertembak jatuh. Bukan berarti kendali jarak jauh tanpa batasan: Komunikasi antara sistem dan operator membutuhkan waktu beberapa detik, yang dapat menentukan kesuksesan atau kegagalan sebuah misi.

Kontra: Robot tempur tidak memiliki pertimbangan layaknya manusia
Kontra: Robot tempur tidak memiliki pertimbangan layaknya manusia

Menurut makalah strategi Pentagon, Amerika Serikat akan terus meningkatkan sistem tanpa awak dalam 20 hingga 30 tahun ke depan. Altmann yakin Amerika Serikat bukan satu-satunya negara yang tengah mengembangkan sistem persenjataan otonom. “Produsen senjata lainnya akan mengikuti dan pada titik tertentu, sebagian dari angkatan bersenjata akan terdiri dari jet tempur otomatis.”

Larangan atas robot tempur

Politisi partai Hijau Jerman, Agnieszka Brugger, mendukung pelarangan sistem senjata otonom. Robot tempur tidak dapat membedakan antara pejuang musuh dan warga sipil – dalam operasi tempur, mereka tidak dapat beraksi menurut hukum internasional. Agnieszka Brugger dan Jürgen Altmann setuju: menggantikan tentara dengan mesin juga berpotensi meningkatkan toleransi pemimpin militer terhadap kekerasan.

“Yang dibutuhkan adalah sistem pengendalian senjata secara global,” Roderich Kiesewetter berargumen. Namun pensiunan kolonel tersebut juga menekankan bahwa pengembangan tidak boleh dilarang sepenuhnya. “Kita harus berasumsi bahwa tidak akan ada negara yang secara sengaja beralih sepenuhnya kepada teknologi tempur otomatis.” (www.dw.de)

59 KOMENTAR

    • Tapi robot ngga bakalan lebih arif bung gue. Kalo di tanya 1+1= berapa pasti jawabnya 2 persis kalo nyanya sama anak sd. Kalo anak kuliahan di tanya hal yang sama pasti berfikir kalo itu pertanyaan jebakan pasti jawabnya 1nya satu apa. Kalo 1 nominal + 1nominal = 2 nominal. Kalo 1gajah + 1kuda = 1gajah dan 1kuda. Kalo 1kambing + 1singa = 1singa. Kalo 1ayam jantan+1ayam betina = tak terhingga menurut waktu. Kalopun banyak koefisien dalam kehidupan di masukan nanti kayak pelem I,ROBOT. Juga sistem pertahanan di percayakan sama AI nanti kayak pelem terminator. Karena kearifan berjalan menurut waktu sehingga membuat pemiliknya menjadi lebih bijak dalam membuat keputusan. Kalo dhewan yang terhormat saya no komen.

      • Artikel diatas sy rasa cocok untuk bahan diskusi, krn akhir2 ini byk membicarakan tehnologi pertahanan masa depan.
        Nah ini perlu krn apa yg sudah dicapai oleh mef 1, agar bisa lebih terarah dan berkelanjutan. Kontrak alutsista yg ditandatangani nggak mungkin bisa dibatalkan secara sepihak krn akan mendptkan pinalty yg byk kecuali alutsista tsb tdk sesuai dgk spek dan perjanjian yg ada di dokumen kontrak.
        Nah capaian progress pengadaan alutsista pd mef 1 perlu dievaluasi untuk msk program mef yg ke 2.
        Dan perlu menjadi acuan jg mengenai target INHAN yg fokus pd item : KS, PKR, medium tank, rhan, rudal, ifx/kfx, uav apakah sdh berjalah sesuai arah yg benar dan sesuai kebutuhan masa depan?

        Nah itu yg kita diskusikan di warjag, ttg kebutuhan pengadaan alutsista pd mef yg ke 2 dan inhan kedepan.
        Apakah sesuai pemikiran artikel diatas?

        Salam

      • Betul bung..di masa depan akan semakin banyak pekerjaan manusia digantikan robot. Tapi sejenius apapun robot tidak akan pernah bisa mengalahkan kearifan manusia. Karena jelas, robot di-program, meskipun punya AI yang tinggi. Namanya juga artificial tidak akan sesempurna yang sesungguhnya.

    • saya sangat setuju bung…yang perlu kita khawatirkan oknum2 manusia yang mengendalikan robot untuk berbuat kejahatan. manusia pintar digabung robot pintar sangat berbahaya sekali kalau digunakan teror. sekarang asu terbukti menggunakannya. film terminator, ironman, stealth dll suatu saat akan menjadi kenyataan. Smoga nanti dunia menjadi lebih maju dengan adanya robot2 ini bukan teror

  1. buat exosquad ajah timbang robot. si asu malah udah lama buat. syaraf tulang belakang di blok. di terjemahkan jadi mesin kode. yang merrka ngga bisa sampe sekarang power supply nya. kalo pake aki cepet abis. kalo pake thorium radiasinya secara di pake perang pasti kena tembak mesinnya. hanya satu yaitu penyaringan air dari udara. mesinnya udah di jual bebas. saya liat di mtv acara modif mobil hampir 8thn lalu. jadi si asu butuh konversi air ke energi
    “GUNUNG PADANG”
    mereka pasti membayar berapapun dengan cara apapun. hati hati garudaku jangan sampe yerpengaruh orang yang skeptik hanya karena ngga bisa menjelaskan secara ilmiah. yang arif. mungkin anak cucu kita nanti bisa bongkar jangan cepat putus asa dan mengambil kesempatan dalam kelegaan.

  2. Robot tidak lelah tapi punya konsumsi daya. Seperti hp, tergantung sama batere. Jadi, persoalan robotika, scr teknis, bkn hanya tentang kontrol dan otomatisasi, tapi juga suplai energi. Semakin kompleks otomatisasi wahana = bobot akan bertambah = konsumsi daya bertambah = waktu operasional berkurang = daya jelajah turun. Oleh sebab itu, pengembangan robotika, drone, UAV/UCAV, tidak bisa lepas dari science dan riset.

  3. Ini yg sy sebut dg drone darat,israel sudah mengembangkan robot tank yg mengangkut senjata SMB 20mm untuk menghancurkan kendaraan militer hamas dan gudang senjata hamas,saat ini israel sedang mengembangkan robot tank 15 ton dg meriam 105 mm,kalo insinyur kita bisa,mungkin bisa kita sulap salah satu scorpion kita buat robot darat yg bs diremote sampai jarak 5-10 km

  4. MORNING CELESTA AIS Data
    Last report: SG – Aug 28, 2014 21:38 UTC
    Ship type: Vehicles Carrier
    Flag: Panama
    Destination: ID JKT
    ETA: Aug 30, 15:00
    IMO number: 9336062
    MMSI: 356470000
    Callsign 3EOW3
    Lat/Lon: 1.25279 N / 104.08177 E
    Course/Speed: 81.1 ° / 17.8 kn.
    Current draught: 9.5 m

    kapal ini yg bwa leopard 2 tni ad

  5. maaf sebelumnya.

    khawatir tentang prajurit robot akan melakukan pelanggara/semacamnya, saat sekarang pun perang yg terjadi kemarin mencatat banyak korban dari anak-anak dan wanita, itu tentara manusia atau robot? siapa sebenarnya yg harus lebih dikhawatirkan?

  6. Saat ini ada jg antidot utk semua peralatan elektronik, mungkin trmasuk robot / drone, dgn menggunakan bomb EMP, korut sdh mengmbangkannya brsama rusia, USA jg punya,, tp ada lagi antidot bomb EMP juga, ,,, soo semua pasti ada penangkal nya

  7. Setelah robot otonom, manusia akan membuat yg lbh canggih lg yaitu cyborg. manusia setengah mesin. jauh lbh pintar. koloborasi kepintaran dan akal dari otak manusia dikawinkan dgn kecerdasan buatan (komputer). soal kondisi fisik manusia yg lemah dan terbatas, konon sdh tdk masalah.. jantung, ginjal, mata, kaki dan tangan bionik sdh dpt lgsg di implant ketubuh. tenaga manusia yg terbatas digantikan oleh mesin bionik. manusia kini mengakali ciptaanNYA yg sdh digariskan bhw mahkluk yg bernapas, suatu saat sel2 tubuhnya akan berhenti beregenerasi dan akhirnya menua dan mati. tp dgn akal dan kepintaran manusia nanti, mesin bionik yg akan menjadi tubuh kasar (jasad) manusia dgn di implant dan di cangkok. maka cita2 manusia utk hidup panjang dan berkuasa akan terwujud. dan manusia2 sprt itu kedepan akan berjuluk cyborg. pemimpin dari robot2 otonom. skrg msh brp fiksi, tp kedepan mgkn sj akan mnjd kenyataan. Krn semua teknologi berawal dari mimpi dan imajinasi.

    • cyborg mungkin sudah ada yang membuat. sel syaraf bs disambung. logam sudah ada yg bs diterima tubuh. jantung bisa pakai mesin. cuma otak dan jiwa yang tidak bs diganti. kl aq setujunya robot yang didalamnya diawaki manusia. masih terkontrol.