Okt 062019
 

Fregat Gepard 3.9 (@ foto : Soha.vn)

Di antara banyak senjata yang dipamerkan eksportir pertahanan Rosoboronexport Rusia di Pameran DSE Hanoi Vietnam 2019, yang paling mencolok adalah desain fregat Gepard 3.9 untuk Angkatan Laut Vietnam, lansir Soha.

Desain fregat terbaru ini dapat dianggap sebagai langkah aktif Rosoboronexport ketika ada informasi bahwa Vietnam dan Rusia sedang menegosiasikan kontrak untuk membangun batch dua Gepard ketiga (No. 5 dan No. 6), setelah keberhasilan dua batch sepasang Gepard.

Dengan membawa varian terbaru Gepard 3.9 terbaru ke Hanoi, Rosoboronexport ingin secara langsung memperkenalkan Angkatan Laut Vietnam ke peningkatan yang sempurna dari kapal perang fregat ini. Setelah mengoptimalkan desain, Gepard class dapat memenuhi persyaratan operasional Angkatan Laut Vietnam dalam situasi baru.

Dibandingkan dengan kapal perang Vietnam yang ada, varian Gepard 3.9 yang ditingkatkan memiliki keunggulan kekuatan, memberikannya kemampuan perang yang lebih kompleks di laut daripada Gepard versi lama.

Lalu apa keunggulan dan keistimewaan yang ditawarkan Gepard varian terbaru ke Vietnam?

Berdasarkan model yang dipamerkan oleh Rosoboronexport di DSE Vietnam 2019, kapal Gepard 3.9 yang ditingkatkan memiliki ukuran yang lebih besar daripada fregat Gepard yang dimiliki Vietnam.

Sistem senjata kapal juga telah mengalami perubahan total, dimana tabung peluncuran untuk 8 rudal anti-kapal Kh-35 Uran-E dihapus, diganti dengan cluster peluncur rudal vertikal yang dapat membawa 16 rudal, atau dua kali lipat lebih banyak daripada Gepard konvensional. Ini kemungkinan juga penyebab lambung Gepard 3.9 diperpanjang untuk dapat menempatkan peluncur roket secara vertikal di tengah lambung.

Belum jelas persenjataan apa saja yang dapat diangkut oleh Gepard 3.9, apakah akan dapat membawa rudal jelajah Kalibr dan rudal anti-kapal supersonik Yakhont, seperti banyak digunakan oleh kapal perang Angkatan Laut Rusia lainnya.

Selain rudal anti kapal, sistem senjata AK-176M di Gepard 3.9 juga akan digantikan oleh sistem senjata yang lebih modern seperti A-192. Senjata seperti tabung torpedo berat 533mm PTA-53-11661, kompleks pertahanan jarak dekat Palma-SU dan kompleks artileri anti-pesawat AK-630M tetap masih melengkapi Gepard 3.9.

Meskipun peningkatan kekuatan tempur yang signifikan, desain Gepard 3.9 yang ditingkatkan masih memiliki kelemahan karena tidak dilengkapi dengan hanggar helikopter permanen. Tiadanya hanggar akan menyulitkan operasional, penyimpanan dan perbaikan ringan helikopter diatas kapal. Selain itu akan mengurangi kemampuan siluman dari Gepard class yang dirancang sebagai fregat stealth.

Bagikan:
 Posted by on Oktober 6, 2019

  One Response to “Rosoboronexport Pamerkan Fregat Gepard Terbaru Kepada Vietnam”

  1.  

    Seandainya saja kita ..TNI AL mau beli seperti gepard ini ..
    Disamping tetap produksi sendiri…frigate dan korvet buatan dalam negeri…(dengan standard NATO)…
    Dan beroperasi di Wilayah tertentu di Indonesia ini… sekitar lombok atau NTT ..atau riau..supaya tidak ada yang berani macam2 pada NKRI ini..