Rosoboronexport: Vietnam Pelanggan Potensial Tank T-14 Armata

Jakartagreater.com – Pada hari pembukaan Pameran Army-2020 pada 23 Agustus, Rusia mengumumkan senjata resmi yang akan ditawarkan untuk dijual dan sejumlah negara calon pembelinya, lansir Baomoi.

Dalam 5 atau 6 tahun ke depan, Rusia akan memasok pasar dunia dengan sekitar 50 sistem persenjataan baru. “Rosoboronexport berencana untuk memasok hampir 50 sistem senjata baru ke pasar senjata internasional. Ini adalah produk terbaru seperti sistem pertahanan udara, pesawat tempur dan pesawat transport militer, “kata CEO Rosoboronexport – Alexander Mikheyev pada hari pembukaan Army 2020.

Di antara senjata khas generasi baru yang diekspor adalah tank T-14 Armata, pesawat tempur siluman Su-57, keluarga senapan Kalashnikov, radar 59N6-TE. Produk baru adalah senjata yang akrab dengan pasar seperti Su-30MKI, Su-35 dan MiG-29M / M2 … “, tambah Direktur Mikheyev.

Menurut direktur Mikheyev, untuk mendapatkan izin ekspor, tank Armata telah menyelesaikan uji tempur di lingkungan pertempuran sesungguhnya di Suriah. Saat ini, calon konsumen tank generasi baru ini meliputi India, Mesir, Vietnam dan Belarusia.

“Berkat teknologi baru dan kapabilitas canggih, T-14 Armata akan menjadi sangat menarik bagi negara-negara yang ingin mendapatkan keuntungan lebih dari tetangganya. Anda dapat menyebutkan setidaknya 5 negara calon pembeli T-14, yaitu India, Belarusia, Aljazair , Vietnam dan Mesir “, kata sumber itu.

India adalah pelanggan terbesar tank T-72 dan T-90 Rusia, telah menunjukkan minat pada tank T-14 dan dapat segera memesan ribuan tank dengan teknologi manufaktur yang sama.

Belarusia sejauh ini mengandalkan tank T-72B yang dimodernisasi. Namun, negara tetangganya Polandia ingin membeli K2 Black Panther mutakhir dari Korea Selatan. Untuk menjaga keseimbangan militer dengan Warsawa, Minsk dapat membeli tank terbaru dari Rusia.

Aljazair selama beberapa dekade membeli peralatan militer Rusia dalam jumlah besar. Kekuatan tanknya dianggap salah satu yang terkuat di Afrika. Mungkin itu sebabnya tidak ada yang berani menyerang negara ini.

Vietnam juga merupakan pembeli utama teknologi militer Rusia. Lusinan T-90 sudah beroperasi. Inilah alasan mengapa Vietnam dapat membeli T-14 Armata.

3 pemikiran pada “Rosoboronexport: Vietnam Pelanggan Potensial Tank T-14 Armata”

    • Vietnam sekarang sudah lebih santun ke cina setelah digelontor dana banyak dari Beijing, setelah dihitung hitung dari pada eksplorasi sda lautnya ternyata masih lebih banyak hasil gelontoran Beijing, tinggal Indonesia berani lawan ndak nine dash line di laut Natuna Utara

Tinggalkan komentar