Rostec Kemungkinan Akan Produksi Amunisi Tank di Indonesia

124
4

Salah satu anak perusahaan Rostec (perusahaan plat merah Rusia), yaitu Tecmash Concern, sedang mempertimbangkan untuk produksi amunisi dibawah lisensi di Indonesia, seperti dilansir dari Defense World.

“Tecmash Concern kini sedang mempertimbangkan memproduksi beberapa jenis amunisi untuk kendaraan lapis baja berat yang dibeli dari Federasi Rusia, khususnya amunisi artileri kaliber 30 mm dan 100 mm”, menurut Sergey Abramov, direktur industri untuk klaster senjata Rostec pada awal April 2017.

Tecmash Concern adalah anak perusahaan Roster State Corporation (perusahaan plat merah Rusia) yang bergerak di bidang kimia khusus dan produksi amunisi.

Tecmash Concern memproduksi berbagai barang untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dan memenuhi tatanan pertahanan negara, menurut pengumuman Rostec hari ini. Selain itu, perusahaan telah secara aktif memperluas kerja sama militer dan teknisnya di luar Rusia.

Pada tahun 2014 Techmash bersama Rosoboronexport telan meneken sebuah kesepakatan yang memberikan lisensi untuk memproduksi “Mango”, amunisi penembus lapis baja untuk menyingkirkan sabot.

Pada tanggal 5 April 2017, Dewan Direksi Rostec State Corporation telah mengadopsi strategi klaster senjata yang mencakup pengembangan perusahaan militer kunci yang dimiliki Rusia.

124 COMMENTS

  1. Terdapat 50.000.juta metrik ton uranium di indonesia dan jutaaan metrik ton lainnya bahan mineral berbahaya seperti Zr dan TTl untuk bahan pesawat dan senjata di indonesia yang belum diolah. mineral2 tersebut disebut LTJ.

    Jika perusahaan rusia akam membuat pabrikan di INDONESIA akan mendapatkan Mineral Murah bahan mentah, dan dijual menjadi produk dengan harga milyaran.

  2. Bocoran dari mbak Madoka di defence pk :

    Sedang ada adu argumen antara mau pilih SU-32FN atau Poseidon P-8 untuk pesawat serang maritim TNI AU.

    Kalau saya pilih SU-32FN saja sebab :

    1. Jauh lebih murah dari Poseidon P-8, 1 unit Poseidon USD 256 juta bisa dapat 4 – 7 unit SU-32FN.
    2. SU-32FN bisa multirole juga.
    3. SU-32FN juga bisa dibeli untuk AL kita, jika dana mengijinkan.

    SU-3FN adalah varian ekspor dari Su-34.

    Kerugian pilih SU-32FN :
    1. beli dari orang Rusia yang komunis.
    2. tidak ada TOT, hanya imbal beli saja.

    Bagaimana menurut warjager ?

  3. Syukurlah jika memproduksi peluru disini, dengan adanya perusaahan yg berdiri di indonesia, berarti akan banyak mengambil tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan pasti.

    salah satu janji paman pance yg akan invest di indonesia…

LEAVE A REPLY