Aug 022017
 

Kupang – Sebanyak 60 personel Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terdepan (Satgas Pamputer) pada 2 pulau terluar di NTT diganti setelah bertugas selama 9 bulan menjaga pulau Batek dan Pulau Dana yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia.

“Pasukan yang diganti adalah dari satuan Yonif 743/PSY dan Yonif 3 Marinir yang sudah bertugas menjaga 2 pulau terdepan di wilayah NTT ini,” ujar Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa pada Rabu 2 Agustus 2017 di Kupang.

Hal ini disampaikan setelah selesai dilaksanakannya upacara pelepasan 26 prajurit TNI-AD dan 34 prajurit Marinir yang akan kembali ke satuannya masing-masing di Markas Utama Pangkalan TNI AL (Lantamal) VII Kupang, NTT.

Pulau Batek Dan Pulau Dana

Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa menjelaskan yang menggantikan 2 satuan itu berjumlah 60 personel tergabung dalam pasukan TNI-AD serta TNI-AL. Satuan yang menggantikan tersebut berasal dari Yonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bhakti dari Atambua dan Yonif 5 Marinir dari Surabaya.

Pasukan yang menggantikan Satgas Pamtas yang lama sudah bertolak ke pulau Batek dan Dana pada Sabtu 29 Juli 2017  minggu lalu dengan menggunakan KRI Teluk Parigi dan sekarang  ini telah bertugas di dua pulau tersebut.

“Nanti Marinir dengan TNI-AD akan digabungkan, untuk pulau Batek ada 26 prajurit yang terdiri dari 10 Marinir dan 16 dari TNI-AD. Sementara untuk di Pulau Dana jumlah prajuritnya terbagi dalam 24 prajurit Marinir dan 10 prajurit TNI-AD,” jelas Danrem 161/Wirasakti Kupang .

Lebih lanjut dalam sambutan Danrem 161/Wirasakti Kupang kepada para prajurit tersebut, Komandan berbintang satu itu menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya sebab Satgas Pengamanan pulau terluar sudah bertugas dengan sangat baik.

“Saya merasa bangga sebab bisa bekerja sama dengan kalian semua untuk menjaga kedaulatan NKRI ini,” sebut Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa .

Pulau Batek NTT ( photo : Ekspedisinkrijelajahpantai.blogspot.co.id)

Pengamanan pulau terdepan merupakan tugas terhormat jadi sekarang ini menurut Danrem, pasukan yang sudah bertugas di pulau terdepan dengan baik adalah pasukan yang sudah bisa menjaga kehormatannya.

“Saya berharap agar sewaktu kembali ke satuan tetap menjalankan tugasnya seperti biasa dan pengalaman yang sudah dilaksanakan selama bertugas di pulau terdepan menjadi pengalaman berharga bagi para prajurit tersebut,” lanjut Danrem.

Dalam kesempatan itu 60 prajurit yang telah bertugas selama 9 bulan tersebut juga mendapatkan penghargaan Setya Lencana Wira Dharma bagian dari penghargaan sebab para prajurit sudah bertugas menjaga 2 pulau terdepan tersebut. Dirilis Antara 2 Agustus 2017.

Bagikan Artikel :

  5 Responses to “Rotasi Prajurit Satgas Pulau Terdepan, Batek dan Dana”

  1. Dirotasi agar yg telah bertugas bisa kembali pulang berkumpul dng keluarga mereka yg telah tdk bertemu selama 6 bln. Selamat bertugas kepada yg menggantikan.

  2. depacito teladan cover tni au

  3. Fasilitas dan sista nya belum memadai,,

  4. Mungkin disana juga perlu di tambah fasilitas sarana dan prasarana untuk para petugas jaga!!

 Leave a Reply