JakartaGreater.com - Forum Militer
Jun 242017
 

Desain OPV Kedua, Royal Thai Navy (photo : Baesystems.com)

Royal Thai Navy (RTN) telah meletakkan dasar kapal (lunas) untuk pembuatan kapal patroli lepas pantai OPV 90 m kedua, yang sedang dibangun bekerja sama dengan BAE Systems.

Upacara pelepasan lunas diadakan pada tanggal 23 Juni 2017, di galangan kapal Mahidol Adulyadej di Sattahip, Chonburi, sebuah fasilitas yang dikelola oleh perusahaan milik negara, Bangkok Dock, dilansir Janes.com, 23/6/2017.

(Graphix : Baesystems.com)

OPV, yang berbasis pada platform River-class BAE Systems ini, dijadwalkan akan diluncurkan pada tahun 2018. OPV pertama RTN, HTMS Krabi, telah ditugaskan pada bulan Agustus 2013 dan juga dibangun di galangan kapal Mahidol Adulyadej melalui kerja sama dengan BAE Systems.

Jane mencatat bahwa Royal Thai Navy (RTN) memiliki total kebutuhan enam OPV untuk tipe ini.

RTN memperoleh desain OPV dari BAE Systems pada tahun 2009, yang mana group Inggris ini juga menandatangani kontrak untuk mendukung pembangunan OPV kedua pada bulan Februari 2016.

Pada upacara peletakan batu pertama, RTN mengatakan bahwa pembangunan OPV kedua akan terdiri dari dua tahap dan memiliki total anggaran sebesar THB5.5 miliar (USD170 juta).

OPV 90 Pertama Royal Thai Navy, HTMS Krabi (Saberwyn)

Tahap satu berjalan dari 2015 sampai 2018 dan dialokasikan THB2.85 miliar. Ini termasuk pembangunan platform, dan pengadaan mesin, bahan, dukungan logistik, dan layanan teknis. Fase dua – dialokasikan THB2.65 miliar – termasuk pengadaan sistem komando, pengawasan, kontrol persenjataan dan “stretches” dari 2016 sampai 2018.

OPV, yang memiliki keseluruhan beam 13,5 m, draft 3,5 m, dan kecepatan tertinggi 25 knot, akan dilengkapi dengan paket tempur, navigasi, dan komunikasi yang disediakan oleh Thales dan Boeing’s Harpoon surface-to-surface guided weapon system.

Bagikan:

  10 Responses to “Royal Thai Navy Bangun OPV Kedua”

  1.  

    l3m3s

  2.  

    Minal Aidzin Walfaidzin..mohon maaf lahir dan batin warjag

  3.  

    TAqaballaahu mina wa minkum,, Barakallaah fikum….

    GNR, REM kita lebih besar dari OPV,…. Rasanya kok bisa ya Indonesia bangun OPV sendiri….

  4.  

    Indonesia dh ada program OPV buat bakamla nanti kalau dh jelas jenis apa dan dah ada spesifikasinya, berharap bung diego mau bikin artikel perbandingan cukup dgn OPV tetangga saja..
    Mature nuwun eh matur maksudnya hahahahaaaa

  5.  

    Untuk OPV ane Sangat2 tidak setuju harus order dari negara lain.. PT PAL & PT Palindo Marine Shipyard udah mampu buat kapal sekelas OPV.. Harusnya pemerintah sudah bisa memberi tantangan ke PT PAL utk membuat kapal 80-90meter.. STOP ORDER OPV DARI LUAR NEGERI!!!

    •  

      Ternyata Bung Welleeehh Belum Tau Kalau Di PT Palindo Marine Sedang Di Kerjakan Kapal OPV 110Meter…

    •  

      Ehem…

      Pembuatan OPV untuk TNI AL dananya dari pinjaman dalam negeri, menurut Bappenas dananya total 2 trilyun, terdiri dari tahap 1 (untuk tahun 2018) sejumlah 1 trilyun untuk 2 unit OPV. Sedangkan 1 trilyun sisanya mungkin di tahun 2019 juga untuk 2 unit lainnya. Jadi total ada 4 unit OPV.

      Sebab dari dana pinjaman dalam negeri jadi pasti dibuat di dalam negeri.

  6.  

    Jiah kenapa thailand beli OPV dari luar negeri padahal buatan indonesia lebih baik la, kalau sudah mencoba pasti ketagihan kayak pinoy dg ssv nya hihihi

 Leave a Reply