RPG-7 dan Sniper SIG 550 Yonif-3 Marinir

53
230

image
Surabaya – Prajurit Yonif-3 Marinir latihan menembak senjata bantuan di lapangan tembak FX. Soepramono Karangpilang, Surabaya, Kamis (12/2/2015) dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan naluri tempur prajurit.

image

Kegiatan yang dipimpin Letda Mar Suhaya ini, disaksikan Komandan Batalyon Infanteri-3 Marinir Mayor Marinir Bakti Dasasasi Penanggungan.

image

Materi yang dilatihkan adalah menembak dengan menggunakan senjata bantuan RPG-7 dan SniperSIG.550 dari jarak 400 meter.

Komandan Batalyon Infanteri-3 Marinir Mayor Bakti Dasasasi Penanggungan mengatakan, kegiatan ini bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan serta ketrampilan perorangan dasar dan kesenjataan prajurit Batalyon Infanteri-3 Marinir.

image

Latihan ini juga sebagai sarana untuk mengasah naluri tempur prajurit ‘Macan Hitam’ dalam rangka kesiapan melaksanakan latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2015.

image
Selain menembak senjata bantuan dengan RPG-7 dan Sniper SIG 550, juga akan dilaksanakan menembak senjata bantuan Mortir 60 yang dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Korps Marinir Grati, Pasuruan. (marinir.mil.id)

53 KOMENTAR

  1. MBAH TETAP SANGAT YAKIN BRIGADE MOBIL LEBIH TERLATIH BERPERANG DI DARAT, LAUT DAN UDARA. SEBAGAI PENERJUN PUN BISA.

    MBAH KAGUMI BRIMOB AKAN SEMANGAT DAN KESANGGUPAN BERTEMPUR MENGHADAPI LAWAN YANG LEBIH BESAR DAN AGRESIF MESKIPUN DALAM UNIT UNIT KECIL YANG TERPISAH PISAH.

    KESANGGUPAN BRIMOB MENYERANG BERKOLOM KOLOM DALAM KELOMPOK KELOMPOK KECIL MENGESANKAN INILAH PASUKAN YANG “PANTAS MENAHAN SERBUAN TENTARA SERIGALA BIRU”.

    MBAH MENDUKUNG PASUKAN BRIMOB DI TARUH DI GARIS DEPAN NATUNA.

    • TIDAK DEK, BUKAN SEPERTI ITU.

      HANYA BRIMOB SAJA YANG SANGGUP BERPERANG DALAM KONDISI PERBANDINGAN 1 VS 1000. 1 BRIMOB VS 1000 PLA. BAYANGKAN 1 REGIMEN BRIMOB DENGAN PULUHAN PANSER BISA MENGATASI 1 DIVISI PLA BERSENJATA LENGKAP DENGAN KAWALAN MBT.

      HEBAT NGAK ?

  2. RPG-7 , GPMG 7,62 mm dan sniper rifle adalah pilihan cerdas bagi setiap satuan infanteri. Apa sampai regu ya? Sniper di peleton saja. Sebaiknya begitu.
    RPG-7 : artileri di tangan regu, murah meriah, Pindad pasti bisa buat termasuk roketnya.
    GPMG 7,62 mm : tambahan fire power jarak jauh, waktu menuju pantai, lewat pantai ke sawah. Kaliiber 5,56 mm tidak ada artinya di medan seperti ini.

    Taktik kesatuan kecil Marinir jauh lebih maju dari TNI AD.

    • SniperSIG.550 ? Sepertinya kok ada yg salah ya, ini kan selective fire, bukan bolt action, kalibernya masih 5,56 mm. Ini menunjukkan bahwa doktrin sniper kita masih battlefield sniper (300 m), bukan pure sniper (700-1000 m). Kalau memang demikian, mending ganti dengan Dragunov, pasti lebih murah.

      • Sebenarnya memang bukan sniper dalam arti strategis, bung Antonov.

        Yang ini lebih ke target acquisition atau memperpanjang jarak tembak satuan atau mendukung satuannya maju.

        Kalau sniper yang pakai dragunov itu strategis, biasanya minimal di level brigade.