Mar 212018
 

Uji peluncuran rudal AGM-158C LRASM dari bomber B-1B Lancer © DARPA/US Navy via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Lockheed Martin telah sukses menyelesaikan uji coba keenam dari versi produksi AGM-158C Long Range Anti-Ship Missile (LRASM), dimana amunisi itu diluncurkan dari pesawat pembom siluman B-1B Lancer untuk menyerang tumpukan kontainer pengiriman yang berada di atas kapal di Samudera Pasifik, seperti di lansir dari laman Flight Global.

“LRASM kini telah membuktikan dirinya dalam enam misi penerbangan berturut-turut. Keandalan dan kemampuan LRASM yang luar biasa akan memberi senjata yang tak tertandingi kepada para pejuang kami dalam pencarian mereka untuk mengendalikan laut di lingkungan yang ketat diperebutkan”, tutur David Helsel, direktur program LRASM di Lockheed Martin Missiles and Fire Control.

LRASM adalah sebuah rudal presisi dipandu berbasis rudal anti kapal jarak jauh yang telah disebarkan oleh Lockheed Martin sebagai rudal udara-ke-permukaan jarak jauh dengan jangkauan diperluas atau disebut juga sebagai Joint Air-to-Surface Standoff Missile – Extended Range (JASSM-ER).

Rudal LRASM ini dirancang untuk digunakan oleh Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS dalam pertempuran melawan kapal permukaan canggih milik musuh seperti China atau Rusia.

Itu dirancang untuk mendeteksi dan menghancurkan target tertentu dalam kelompok kapal dengan menggunakan teknologi canggih dan mengurangi ketergantungan pada platform intelijen, pengawasan dan pengintaian, tautan jaringan dan juga navigasi GPS dalam lingkungan peperangan elektronik.

LRASM tersebut akan memainkan peran penting demi memastikan akses militer untuk beroperasi di perairan dangkal dan juga laut dalam, karena kemampuannya itu sudah ditingkatkan untuk mendiskriminasi serta melakukan serangan taktis dari jarak yang diperpanjang.

Varian yang diluncurkan dari udara memberikan kemampuan operasional awal untuk serangan anti-permukaan, integrasi pada bomber B-1B Lancer Angkatan Udara AS pada tahun 2018 serta F/A-18E/F Angkatan Laut AS pada tahun 2019.