Rudal BrahMos India Ditembakkan dari INS Chennai

Jakartagreater.com  –  Di tengah kebuntuan yang terus-menerus akibat konflik perbatasan dengan China di Ladakh Timur, India berhasil menguji coba Rudal jelajah supersonik BrahMos pada hari Minggu, 18-10-2020. Uji coba dari kapal perusak siluman buatan Angkatan Laut India, INS Chennai ini tidak seperti kapal perusak lainnya, kapal ini memiliki 16 ruang Rudal, bukan delapan, dirilis Sputniknews.com.

Rudal Brahmos berhasil mencapai target dengan akurasi yang tepat setelah melakukan manuver yang sangat kompleks di Laut Arab. BrahMos, sebagai ‘senjata serangan utama’, akan memastikan kekuatan kapal perang dengan menyerang target permukaan Angkatan Laut pada jarak yang jauh.

Pada tanggal 30 September 2020, India telah berhasil melakukan uji tembak Rudal jelajah supersonik BrahMos, dengan booster buatan dalam negeri dari fasilitas uji di lepas pantai negara bagian Odisha.

Rudal jelajah supersonik Brahmos dianggap sebagai tonggak penting dalam kemitraan militer Indo-Rusia sejak Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) mengembangkannya bekerja sama dengan perusahaan teknologi militer Rusia NPOM.

dok. INS Chennai (@Indian Navy)

India telah melakukan serangkaian uji coba Rudal baru-baru ini, termasuk RUDRAM, yang merupakan Rudal jarak jauh anti-radiasi produksi India pertama yang dikembangkan di negara tersebut.

Varian Rudal Brahmos

Sebelumnya, pada awal September 2020, Rudal jelajah supersonik BrahMos dengan menggunakan sistem propulsi buatan India, badan rudal, catu daya dan komponen utama asli lainnya, berhasil diuji coba di situs uji coba rudal India, Chandipur di Odisha di Teluk Benggala.

Rudal berhasil diujicobakan untuk jangkauan penuh 290 km selama peluncuran yang dilakukan bersama oleh DRDO dan BrahMos Aerospace.

India juga telah meresmikan skuadron Angkatan Udara India (IAF) Su-30MKI pertama yang dilengkapi dengan rudal jelajah supersonik BrahMos di pangkalan Angkatan Udara di Thanjavur, negara bagian Tamil Nadu, pada Januari 2020.

Skadron ke-222 “The Tigersharks” India dilengkapi dengan pesawat tempur superioritas udara, yang dipersenjatai dengan rudal BrahMos 2,5 ton yang memiliki jangkauan 300 km, memiliki kemampuan untuk menyerang dari jarak jauh pada target apa pun di laut atau di darat dengan ketepatan akurasi, siang atau malam hari dan dalam segala kondisi cuaca.

India juga mengembangkan rudal Brahmos versi serangan darat. Ilmuwan pertahanan India berhasil melakukan pengujian terhadap versi serangan darat dari Rudal jelajah Supersonik BrahMos dari pangkalan di negara bagian India, wilayah Chandipur, Odisha, pada Desember 2019.

Rudal versi serangan darat dari Rudal itu diuji coba dari peluncur otonom mobile di Launch Complex 3 dari Range Uji Terintegrasi (ITR) di Chandipur, 17-12-2019.

Sebelumnya, Pada bulan Juni 2019, DRDO telah melakukan uji coba menembakkan jangkauan BrahMos sejauh 450 km, yang dilengkapi dengan sistem panduan yang ditingkatkan dan pencari yang dirancang oleh Rusia yang memberikan akurasi yang lebih tinggi kepada Rudal.

2 pemikiran pada “Rudal BrahMos India Ditembakkan dari INS Chennai”

Tinggalkan komentar