Aug 052017
 

Rudal balistik Dongfeng-2 (DF_26) buatan China. © Defence Blog

Dongfeng-26 (DF-26) adalah rudal balistik jarak menengah hingga jauh, memimpin formasi persenjataan parade Pasukan Rocket yang menandai peringatan ke-90 berdirinya Angkatan Bersenjata China (PLA). Rudal tersebut dapat menyerang target bergerak yang besar dalam jarak 4.000 kilometer, menurut seorang pakar militer, seperti dilansir dari Defence Blog.

Lima jenis rudal konvensional dan nuklir buatan China, termasuk rudal DF-26, DF-21D, rudal jarak dekat DF-16 dan dua rudal antar benua, dipamerkan dalam parade yang diadakan pada 30 Juli silam.

Susunan formasi tersebut didasarkan pada ancaman militer yang dinilai dan juga simulasi tempur sesungguhnya, turut Yang Chengjun, seorang pakar rudal dan ilmuwan pertahanan kuantum asal China kepada Global Times.

DF-26 adalah satu-satunya rudal buatan China yang dilengkapi dengan hulu ledak nuklir dan konvensional serta dapat menyerang target dari jarak menengah sampai jarak jauh, dan juga memberikan kemampuan pencegahan serta serangan balik.

Ini sangat penting dalam peperangan modern karena dapat menyerang target statis dengan ukuran besar di darat dan bahkan target bergerak di perairan sejauh 4.000 km, kata Yang.

Rudal balistik berbasis kapal DF-21D, digambarkan olehnya sebagai “pembunuh kapal induk” sama seperti rudal DF-26. Rudal tersebut bisa menenggelamkan kapal induk dan sulit dicegat. Yang menambahkan bahwa rudal DF-16 yang ditingkatkan itu memiliki jangkauan lebih jauh dan presisi yang lebih baik.

Dua rudal balistik antar benua DF-31A mengakhiri pawai Pasukan Rocket tersebut. Upgrade dari rudal DF-31A lebih adaptif dan cocok untuk digunakan di medan tempur yang kompleks dan perang di masa depan, ia menambahkan.

Inilah debut Pasukan Rocket yang baru dibentuk dalam parade militer akbar di China.

Bagikan :

  31 Responses to “Rudal DF-26 Mampu Menyerang Target Bergerak Dari Jarak 4.000 Km”

  1.  

    Mantap juga ni china..semakin maju..

  2.  

    Kalau kena Natuna hancur berkecai la,Dengar kata perairan Natuna pun dalam tuntutan cina.

  3.  

    Perkmbangan china memang tdk bsa d anggep remeh,bnyak org yg blng senjata gado”,nnti klo dah ngerasain y tau sndiri.

  4.  

    Mantap…
    indonesia kapan punya

  5.  

    Ngga semudah itu bang Cina merudal negaralain kemungkinan Cina akan mendapat balasan dari negara musuh atw saingannya tetap sebaiknya sedia payung sebelum hujan

  6.  

    Rudalnya banyak sekali, seandainya 100 ditembakan meleset 80 yg tepat sasaran 20 itu sj sdh berabe hancur lebur ora karuan…

  7.  

    import..impprt..omport
    perlu ini

  8.  

    Kok hanya negara2 besar dan maju aja yg boleh ICBM dan nuklir, mereka gak ingin negara lain kuat agar bs mereka tekan! Gak adil memang!

    •  

      Ibarat Ketua emang harus punya kekuatan lebih. jika semua negara kekuatan berimbang anggap lah semua punya nuklir maka kemungkinan perang besar akan sangat” mudah terjadi. Tapi ketua tetap butuh penyeimbang agar gak berbuat semena”
      Seperti itulah kurang lebih

  9.  

    memang terlihat ga adil, tapi inilah faktanya siapa yg kuat mereka yg berkuasa.

  10.  

    rusia cukup pakai kalibr

  11.  

    delay g nih?

  12.  

    Dongfeng kayak merek diesel dari cina

 Leave a Reply