Rudal Mini Pike, Kecil Tapi Mematikan

pike_pic_01_lg

Raytheon Co, perusahaan pembuat rudal terbesar di dunia, meluncurkan rudal kecil berpandu laser baru untuk pasukan khusus dan pasukan infantri, rudal Pike precision guided munition.

“Rudal Pike ini adalah miniaturisasi elektronik,” kata James R. “JR” Smith, direktur Advanced Land Warfare Systems At Raytheon’s Missile Systems Unit di Tucson, Arizona, dalam sebuah wawancara dengan Military.Com.

Dengan panjang hanya 17 inci, 1.5 inci dan berat hanya 1.7 pound, proyektil memiliki jangkauan sekitar 2 km dan dirancang untuk dapat ditembakkan dari pelontar granat yang sudah ada, seperti M203 dan ELGM.

“Pasukan Khusus dan Infateri memang sudah dilengkapi dengan senapan mesin kaliber 50 atau pelontar granat, namun ketika menghadapi musuh yang diluar jangkauan tembakan tersebut, bagaimana mereka menghadapinya? ” tanya Smith.

Pike diklaim lebih murah daripada rudal anti-tank Javelin. “Mereka bisa menembakkan Javelin, tapi itu merupakan senjata yang cukup mahal, sedangkan mereka bisa menembakkan senjata lain. Saya jamin rudal Pike ini jauh lebih murah dari Javelin, rudal Pike memiliki daya hancur tidak kalah dari Javelin. Pike dilengkapi hulu ledak blast-fragmentation yang cukup untuk meledakkan musuh yang bersembunyi di balik dinding.” Katanya.

Pada bulan Mei, Raytheon berhasil menguji dua rudal Pike, teknologi ini juga mudah diintegrasikan dengan penanda laser lainnya yang sudah ada. Pelontar granat M203 dari senapan M4 masih perlu dimodifikasi untuk dapat menembakkan rudal Pike.

Military.com.

Komentar ditutup.

Most Popular

Komentar