Dec 102018
 

Puncak acara peringatan pada Sabtu,15-12-2018 akan dilaksanakan di Ambarawa, dan rencananya upacara langsung dipimpin Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa. Berbagai atraksi akan ditampilkan seperti terjun payung, flypass helly, Marching Band Taruna Akmil.

Ambarawa, Jakartagreater.com   –    Sebagai tuan rumah peringatan Hari Juang Kartika (HJK) 2018 terpusat, Komando Daerah Militer IV/Diponegoro (Kodam IV/Dip) menggelar berbagai kegiatan yang menarik dan melibatkan masyarakat. Demikian diungkapkan oleh Kapendam IV/Dip Kolonel Arh Zainudin, S.H,M.H. dalam rilis tertulisnya, pada Sabtu 7-12-2018, Semarang.

Tahun ini, peringatan HJK atau hari lahirnya TNI AD dilaksanakan secara terpusat di Ambarawa. Tujuh puluh tiga tahun lalu, tepatnya 15 Desember 1945, Tentara Kemerdekaan Rakyat (TKR) dibawah pimpinan Jenderal Soedirman (waktu itu masih berpangkat Kolonel) berhasil memukul mundur pasukan Belanda dan merebut kembali wilayah Jawa Tengah.

“Kini, menjelang peringatan peristiwa yang sangat heroik tersebut, mulai hari Jumat 7-12-2018, kita menggelar pameran Alutsista TNI AD di lapangan Pangsar (Panglima Besar) Jenderal Soedirman, Ambarawa,” jelas Kolonel Arh Zainudin.

Berbagai rangkaian peringatan HJK lainya pun tidak kalah menariknya seperti Festival Band  pada Sabtu, 8-12-2018 dan 3 Fun atau Fun Bike, Fun Walk dan Fun Aerobik pada Minggu, 9-12-2018.

“Puncak acara peringatan Sabtu,15-12-2018 akan dilaksanakan di Ambarawa, dan rencananya upacara langsung dipimpin Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa. Berbagai atraksi akan ditampilkan seperti terjun payung, flypass helly, Marching Band Taruna Akmil dan berbagai atraksi menarik lainnya,” kata Zenudin lebih lanjut.

”Sebagaimana tema kegiatan, TNI AD mengabdi dan membangun bersama Rakyat, mari kita sambut peringatan HJK ini bersama-sama, sebagai bentuk kebanggaan dan penghormatan para Pahlawan yang berhasil menegakan kehormatan bangsa Indonesia,” tegas Kolonel Arh Zainudin.

Lapangan Pangsar Jenderal Soedirman, Ambarawa yang menjadi pusat aktifitas peringatan HJK, sejatinya hanyalah lapangan olahraga, namun dengan adanya berbagai Alutsista TNI AD, kini berubah layaknya pangkalan satuan perang yang dipenuhi masyarakat dari berbagai usia.

“Silakan, siapapun boleh datang dan saksikan langsung. Apapun yang TNI AD miliki, semuanya milik rakyat. Kita (Prajurit) hanyalah pengemban amanah rakyat untuk mengoperasionalkan Alutsista tersebut, guna mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI” tandas lulusan Akademi Militer tahun 1996 ini.

Dalam pameran tersebut digelar berbagai Alutsista terbaru TNI AD, seperti Helly Apache, Rudal Starstreak (Rudal canggih artileri pertahan udara), Tank Leopard R1 dan R4 milik satuan Kavaleri, dan Tank M113. Panser Anoa buatan PT Pindad, Meriam 76 dan 155 Caesar milik Artileri Medan, Kapal Motor dan berbagai persenjataan dan kendaraan tempur lain.

“Semuanya bisa dilihat bahkan dipegang dan dinaiki sambil berfoto selfi bersama keluarga maupun sahabat. Gratis, bahkan ada door prize,” pungkas Kapendam Kolonel Arh Zainudin. ( tniad.mil.id)