Jul 132016
 

Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel) akan mengumumkan lokasi unit militer sistem pertahanan anti rudal THAAD Amerika Serikat (AS). Penyebaran sistem anti rudal ini telah memancing kemarahan China dan membuat Korea Utara (Korut) mengancam akan melakukan balasan.

Sejumlah media Korsel melaporkan, daerah dekat kota Daegu, sebelah tenggara Korsel, akan dipilih menjadi lokasi penempatan. Namun, Kementerian Pertahanan Korsel menolak untuk mengkonfirmasi laporan.

Sistem anti rudal THAAD ini sepenuhnya akan ditanggung oleh AS. “Situs dan pangkalan serta fasilitas akan disediakan oleh kami. Kami tidak memiliki rencana apapun untuk membeli sistem THAAD,” kata Menteri Pertahanan Korea Selatan Han Min-koo kepada komite parlemen seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/7/2016).

Korsel dan AS sebelumnya telah mengumumkan telah menyepakati penyebaran sistem pertahanan rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD). Sistem pertahan ini dimaksudkan untuk melawan ancaman rudal dari Korut, di tengah meningkatnya ketegangan diantara kedua negara.

Namun, Senin lalu, militer Korut mengancam akan membalas langkah yang diambil Korsel dan AS dengan ‘respon fisik’ begitu lokasi dan waktu penyebaran diputuskan. Penyebaran sistem rudal THAAD juga menuai protes dari China yang merasa terancam dengan keberadaan sistem rudal itu.