Rudal Udara-ke-Udara Turki Tampil Perdana di IDEF 2017

29
10

Rudal udara-ke-udara Merlin (atas) dan Peregrine (bawah) yang dipamerkan di IDEF 2017. (IHS Markit/James Bingham)

Dua rudal udara-ke-udara asli Turki telah diungkapkan oleh Tübitak Sage di pameran pertahanan IDEF 2017 di Istanbul: rudal udara-ke-udara pertama yang akan dikembangkan oleh negara ini.

Terdiri dari rudal jarak dekat yang dikenal sebagai Gökdogan (‘Peregrine’) dan Bozdogan (‘Merlin’), rudal tetap dikembangkan untuk Angkatan Udara Turki.

Peregrine menggunakan daya dorong tinggi, propelan asap padat yang meredam dan sistem penghembus serta penembakan elektronik, dengan vectoring dorong yang memberikan kemampuan manuver yang disempurnakan, terutama pada jarak dekat. Rudal menggunakan pencitraan inframerah resolusi tinggi dual-warna (IIR) dengan alat ‘advanced’ counter-countermeasures dan desain hulu ledak ‘unique’.

Sementara itu, Merlin juga menggunakan propelan asap padat yang redup, tanpa vectoring dorong Peregrine. Juga menggunakan sistem penguncian dan penembakan elektronik yang sama seperti Peregrine, baik Merlin dan Peregrine dapat digunakan dengan peluncur rudal LAU-129.

Merlin menggunakan solid-state radio frequency (RF) seeker, dengan kemampuan ‘launch and forget’. Rudal tersebut juga dapat digunakan dalam lock-on setelah mode peluncuran, dengan update datalink dari pesawat juga memungkinkan rudal tersebut diperbarui dalam penerbangan. Seperti Peregrine, Merlin menggunakan counter-countermeasures, tapi juga bisa membuat jamming.

Kedua rudal ini telah dikembangkan untuk digunakan pada pesawat F-16 Fighting Falcon milik Angkatan Udara Turki, dengan pengujian darat telah dilakukan.

Sumber: IHS Jane

29 COMMENTS

    • Sementara itu, Merlin juga menggunakan propelan asap padat yang redup
      ——————
      ???? apaaa ini ???
      Smokeless propelant kalee..
      bhs indonesia nya menjadi:
      bahan pendorong dengan jejak asap yg sedikit.

  1. Mau nanya nih…bagai mna sih jalannya pertempuran pespur..? Apa mnang kalah bisa ditentukan hanya dengan siapa yg pnya rudal paling jauh jangkauannya…?
    Terus bukankah rudal yg jangkauan nya jauh jga tetap hrus di tembakan dari jarak yg dekat

    Mohon pencerahannya

    • Bung F16 strong… Banyak faktor yg menetukan dlm pertempuran udara, selain kemampuan rudal ada lagi yg terpenting yaitu kemampuan pesawat itu sendiri plus sistem radar pesawat dan jangan lupa skil pilot juga sangat menetukan karena bagaimanapun juga canggihnya sistem Rudal, radar, dan pesawatnya tanpa diawaki pilot yg profesional semua akan sia2

      • Biar skil pilotnya tingkat dewa kalo pesawat dan rudalnya era pd-2 lawan pesawat gen-5 plus rudal BVR cukup mba bowo yg sepuh yg jadi pilot pencet tombol rudal BVR di jamin lawannya tidak tersisah 😀

  2. Salut buat Turkiye! Indonesia semoga jg bs mandiri alutsista walau dgn cara Lisensi atau pengembangan dan produksi bersama, klu sudah dapat teknologi kuncinya bs mengembangkan secara mandir seperti Turkey,China dan negara Besar lainnya!ngareb.com.he3

  3. 1. jalannya prtempuran diangkasa om, jlnnya mulus kok kahkahkahkah
    2. gak bisa om bnyak faktor lain. seperti faktor umur pilot misalnya kahkahkahkah
    3. liat dulu kemampuan radarnya om. radar jebot missile bvr gak masuk.
    kahkahkah panjang itu critanya om, google aja, kalau bisa bhs inggris bnyak itu penjlesannya kahkahakah

  4. Salut dgn Turki, mandiri dlm alutsista kapan ya RI bisa spt Turki hwhwheh mudah2an dgn kerjasama medium Tank sbg awal dari kerjasama yg berkelanjutan, kita sdh ada modal dasar dibidang roket.. Tinggal RI belajar sistem kendali… Salam

LEAVE A REPLY