Jun 202019
 

Moskow, Jakartagreater.com -Seorang pejabat Rusia telah memperingatkan bahwa angkatan bersenjata negara itu siap untuk menanggapi pangkalan militer AS baru yang dekat dengan perbatasannya, di tengah kekhawatiran di Moskow tentang aktivitas Amerika yang intensif di Eropa Timur. Dirilis TASS pada Rabu 19-6-2019.

Leonid Slutsky, ketua Komite Urusan Internasional Duma Negara Rusia, mengatakan kepada saluran TV Rossiya-24 bahwa angkatan bersenjata negara itu lebih kuat dari sebelumnya dan siap untuk menanggapi penyebaran Amerika yang dianggap mengancam Rusia.

Slutsky secara khusus menanggapi pertanyaan tentang runtuhnya perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah — ditandatangani dengan AS untuk mencegah proliferasi nuklir — tetapi ia berbicara ketika Pentagon menyetujui ratusan juta dolar dalam bantuan militer mematikan ke Ukraina.

Menteri mengatakan kepada stasiun TV, “Jika Anda menginginkan pendapat saya sendiri, maka tidak, itu tidak mungkin” bahwa AS akan membuka pangkalan militer di Ukraina, kantor berita negara Tass melaporkan. “Namun, upaya semacam ini mungkin terjadi,” tambahnya.

“Mari kita ingat bahwa dengan satu atau lain cara, beberapa orang yang benar-benar berbakat dari Washington memiliki gagasan ini selama masa kepresidenan (mantan Presiden Ukraina Pyotr) Poroshenko,” kata Slutsky. “Namun, ini belum dilakukan.

“Bagaimanapun, Rusia siap untuk menanggapi perkembangan seperti itu. Hari ini, Angkatan Bersenjata kita mampu seperti biasa. Jadi tidak ada sehelai rambut pun di kepala warga negara Rusia yang akan dirugikan.”

Wawancara Slutsky datang ketika Pentagon menyetujui $ 250 juta dalam bantuan militer ke Ukraina, yang masih berperang dengan separatis yang didukung Rusia di Timur negara itu.

Departemen Pertahanan mengatakan dukungan itu akan termasuk senapan sniper, peluncur granat berpeluncur roket, radar kontra-Artileri, sistem deteksi perang elektronik, penglihatan malam hari dan pasokan medis militer.

Invasi dan aneksasi Rusia ke Krimea dan pertempuran berikutnya di Timur Ukraina mendorong pemikiran ulang strategi militer AS dan NATO terhadap Rusia.

Aliansi transatlantik ini memperkuat kekuatan militernya di Eropa Timur, mengerahkan empat kelompok pertempuran ukuran batalion multinasional di Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia secara bergiliran.

Ada juga diskusi tentang pembukaan pangkalan militer permanen di Polandia, yang berbatasan dengan daerah kantong Rusia Kaliningrad, meskipun tidak sesuai dengan Rusia.

Para pemimpin Polandia telah berusaha untuk mempermanis proyek dengan menjanjikan akan menamakan pangkalan itu “Fort Trump” untuk menghormati presiden Amerika.

Pekan lalu, presiden mengatakan akan mengirim 1.000 pasukan AS ke Polandia — diambil dari 52.000 yang bermarkas di Jerman — tetapi berhenti melakukan komitmen ke pangkalan Amerika baru di sana.

Ketidaksepakatan atas Perjanjian INF juga telah meningkatkan prospek perlombaan senjata baru antara Washington dan Moskow di Eropa.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Presiden Ronald Reagan dan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev pada tahun 1987, yang melarang peluncuran Rudal nuklir dan konvensional dengan jarak dari 500 kilometer (310 mil) ke 5.500 kilometer (3.417 mil).

  21 Responses to “Rusia Akan Bertindak Jika AS Buka Pangkalan Militer Dekat Perbatasan”

  1.  

    Sang pengacau USA bertingkah lagi…. “SUDAH KU DUGA”

  2.  

    kalau si pendengki kan kerjannya selalu membuat keruh suasana.
    ga di mana pun.termasuk di negara kita.

  3.  

    Sudah biar dilibas rusia sekalian daripada nuklirnya rusia expired lebih baik dipakai perang aja

  4.  

    Ternyata lawakan Rusia jauh lebih lucu. Rusia bilang gak ada yg salah kalo Rusia datang dan buat Pangkalan permanen di Suriah karena itu atas undangan pihak Suriah.

    Lah kalo Lithuania, Estonia, Moldova, dan Latvia ngundang USA buat bangun Pangkalan disana kan gak salahnya USA, lagian sesama sekutu NATO juga. Aneh bin ajaib itu Rusia. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  5.  

    Yah, walopun tanpa nuklir dan USA gak pake sekutu sekalipun, Rusia gak ada bandingannya lawan USA.

    Kenapa? Karena wilayah yg harus dijaga oleh Rusia terlalu luas, jumlah alutsista udara dan lautnya aja lebih banyak USA. SDA dan keuangan lebih kuat USA, apalagi soal Manpower, 3:1 tuh USA vs Rusia. Apalagi kalo START dan INF resmi dicabut, bisa kelimpungan tuh Rusia.

    Bayangkan kalo sekali buat hulu ledak 1MT dan ICBMnya butuh USD 25 juta lalu Rusia pake semua anggarannya yg sebesar USD 66,3 milyar Rusia cuman bisa buat 2652 rudal plus hulu ledaknya dalam setahun.

    Bandingkan dg USA yg punya anggaran militer setahun aja mencapai USD 750 milyar. Itu kalo dijadiin ICBM plus hulu ledaknya aja bisa jadi 30.000 buah, 7x dari yg dipunya Rusia saat ini. Makanya Rusia gak usah Aneh-aneh deh lawan Uncle Sam. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

    •  

      Ente pikir rusia bodoh, satu aja serangan invasi us ke rusia maka rusia positif melakukan serangan mematikan ke wilayah us dan pangkalan2 militernya’ china tak akan membiarkan rusia sendiri sebab ini peluang yg baik tuk menghancurkan us, china pasti turut melancarkan serangan mematikan itu dan mengutamakan menargetkan pangkalan2 militer yg besar disekitar wilayah terdekat china, ini akan menjadi bencana dunia dan rakyat us akan merasakan penderitaan yg panjang, aku pastikan jerman dan perancis tak akan membantu us bila tak menemukan alasan yg tepat atas invasi us ke rusia karena mereka tak akan mau terlibat perang yg menghancurkan ini tanpa alasan yg benar2 tepat’ kontra ini akan membuat polemik baru diantara anggota koalisi eropa dan us yg berpotensi terpecahnya kekuatan koalisi us, rusia jg punya sumber daya alam yg mumpuni tuk menekan biaya produksi masal sistem rudal mereka jd semuanya tak segampang yg kau bayangkan, justru ini efeknya bisa membuat peradaban manusia berakhir sebab potensi perang ini bisa merembet ke nagara2 bila sudah memuncak.

    •  

      Ente pikir rusia bodoh, satu aja serangan invasi us ke rusia maka rusia positif melakukan serangan mematikan ke wilayah us dan pangkalan2 militernya’ china tak akan membiarkan rusia sendiri sebab ini peluang yg baik tuk menghancurkan us, china pasti turut melancarkan serangan mematikan itu dan mengutamakan menargetkan pangkalan2 militer yg besar disekitar wilayah terdekat china, ini akan menjadi bencana dunia dan rakyat us akan merasakan penderitaan yg panjang, aku pastikan jerman dan perancis tak akan membantu us bila tak menemukan alasan yg tepat atas invasi us ke rusia karena mereka tak akan mau terlibat perang yg menghancurkan ini tanpa alasan yg benar2 tepat’ kontra ini akan membuat polemik baru diantara anggota koalisi eropa dan us yg berpotensi terpecahnya kekuatan koalisi us, rusia jg punya sumber daya alam yg mumpuni tuk menekan biaya produksi masal sistem rudal mereka jd semuanya tak segampang yg kau bayangkan, justru ini efeknya bisa membuat peradaban manusia berakhir sebab potensi perang ini bisa merembet ke nagara2 bila sudah memuncak.

    •  

      Agato cuma tau mmbandingkan anggaran militer, tpi agato tdk tau klu seandainya china & jepang menarik uangnya dr pembelian surat hutang amerika bakalan kelimpungan amerika, bahkan kapal indukpun bisa dijual utk mmbiayai pengoprasian seluruh armada amerika, krna tdk ada lg uang tunai yg ada hanya benda berupa aset itupun jk masih layak dijual
      😆 😆

  6.  

    tapi kenapa jerman yang dulu sangat kuat kalah sama rusia? bukanya luas wilayah rusia itu sebuah keunggulan

    •  

      Simpel, karena supply Batubara dan logam dari Scandinavia udah terganggu ama serangan udara oleh angkatan udara UK, RAF.
      Alasan Kedua, Hitler terlalu naif dengan hanya mendapatkan Baku maka suplai minyak mereka terjamin padahal kalo Jerman ngasih perintah buat ngebom Soviet ampe Ural Soviet bakal kelabakan apalagi saat 1942 angkatan udara Jerman begitu superior dan lebih banyak dari pada Soviet. Sisanya tinggal dibereskan oleh Pasukan Kanto di Timur, itu juga kalo Hideki Tojo bisa meyakinkan Isoroku Yamamoto untuk menghentikan serangan ke Guadacanal dan fokus ke China dan khususnya Soviet.

  7.  

    US invasi Rusia??
    Dikira nuklir Rusia kaleng-kaleng

    •  

      Ya, kalo mereka bisa buat nuklir sebanyak yg bisa USA produksi. Kenyataannya saat ini Rusia gak mampu.

      •  

        Selama ini luh kemana aja tong, Coba cari tau negara pemilik nuklir terbanyak itu siapa? 😀

        •  

          Ane bicara kemampuan produksi massal nuklir saat ini, bukan stock pile hulu ledak nuklir. Paham??

          •  

            Apakah kemampuan produksi masal nuklir bisa dijadikan penentu kemenangan sebuah perang??? Berapa sih persentase perbedaan produksi masal nuklir us dan rusia???? Yg jd kunci itu strategi dan kemanpuan persisi senjata yg membawa nuklir tersebut, kalau satu lawan satu gk ada jaminan us bisa menang perang dengan rusia’ rusia emang punya batas2 kemampuan tp selalu menemukan jalan terbaik untuk menutupi kekurangan mereka.

        •  

          Dik Raden, kalo buat senjata nuklir sih gak perlu pake senjata presisi. Mau CEP 200 meter gak akan masalah kalo hulu ledak yg dimiliki minimal 100 Kt dan sasaran untuk area besar seperti Pangkalan, armada atau kota.

          Prosentasenya gampang dilihat, lihat aja anggaran militernya. Ingat, Soviet runtuh karena keuangan mereka terlalu banyak tersedot untuk anggaran militer sedangkan ekonomi mereka tidak sanggup untuk menahan beban anggarannya

          •  

            Eh tong siape bilang gk butuh wadah senjata persisi???? Emang bisa hantar hulu ledak nuklir dengan tepat tanpa wadah senjata yg persisi, bisaw ente pengen nembak nuklir ke rusia malah kenanya negara lain’ ente ngomong asal muncrat aje,,,apakah stoke hulu ledak nuklir yg disimpan rusia tidak bisa direkayasa menjadi hulu ledak nuklir untuk rudal hipersonic????? Gk ada hubungannya antara jaminan menang perang dengan kemampuan produksi masal nuklir, lagian beda kemampuan produksinya gk jauh amat bedanya, perang nuklir itu tergantung pada strategi yaitu cepat dan tepat sasaran, oleh sebab itu us berusaha mengepung rusia dan rusia memikirkan solusinya dengan memperbanyak jenis2 rudal hipersonic mereka dan kapal selam nuklir dengan kapisitas yg besar untuk rudal2 balistik antar benua yg ditingkatkan kecepatannya menjadi hipersonic, aku yakin satu serangan saja kerusia maka rusia positif menghujani amerika dengan rudal2 balistik hipersonic berhulu ledak nuklir karena prinsipnya perang nuklir ini siapa cepat maka dia punya peluang untuk menang, tp peluang untuk hancur bagi ke dua negara jauh lebih besar oleh sebab itu kedua negara enggan memulai perang.

  8.  

    Agato bodoh sangat ya,… Rusia mau perang dngn amerika aja kenapa harus buat nuklir sebanyak itu,… Klo mau perang iku keadaan darurat yg siap d saat itu ngapain harus buat nuklir ampek ribuan,.. D kapal selam rusia itu aja klo d jumlah yg siap tembak lebih dari 500 snjta nuklir kalau di salvo ke US d tempat straregis udah lumpuh itu amerika bodoh,..

  9.  

    Nuklir sekrg sdh sangat menghancurkan kekuatannya, dan luasnya area kerusakanya,negara kecilpun bisa menghancurkan negara besar,

  10.  

    Hukum nuklir siapa bisa serang daratan lawan lebih dulu kemungkinan menang lebih besar