Rusia Akan Ekspor Su-35 dengan Pod Pengecoh Rudal

54
8

main-qimg-91bab601decc66d3ad67397e41c98f59-c

Su-35 yang akan dilempar untuk pasar ekspor keluar negeri akan dilengkapi dengan sistem avionik yang meliputi radar, sistem control dan comand, berbagai sensor dan perangkat peperangan elektronik baru. Hal tersebut dinyatakan oleh perusahaan Concern Radio-Electronic Technologies (Kret) asal Rusia. Sistem elektronik yang akan dipasang pada Su-35 juga akan mencakup radar Irbis-E, sistem control persenjataan dan system countermeasure.

Beberapa ahli berpendapat Su-35 Rusia dapat menjadi pesaing serius pesawat tempur F-15 Amerika Serikat, Eurofighter dan Rafale Perancis.

Selain memiliki kecepatan supersonik yang tinggi dan kapasitas beban persenjataan yang besar serta kemampuan manuver yang luar biasa, kini Su-35 varian ekspor yang dilengkapi dengan sistem peperangan elektronik membuatnya ‘tidak akan tersentuh rudal musuh’.

Sistem peperangan elektronik akan meningkatkan tingkat kemungkinan selamat dari serangan rudal musuh hingga 25 – 30 kali lipat. Sebagai gambaran dalam perang di Georgia, pesawat-pesawat tempur Rusia yang hancur dikarenakan masih ‘polos’ dan belum dilengkapi electronic countermeasures system.

54 COMMENTS

  1. Negosiasi Indonesia-Rusia untuk Su-35 masih alot. Masih jauh dari sepakat.
    Indonesia ngotot ToT karena tuntutan UU.
    Sedangkan Rusia nggak kasih ToT dengan alasan:
    -Mungkin ada yang belum yakin kemampuan aviasi Indonesia
    http://jakartagreater.com/indonesia-belum-siap-transfer-teknologi-su-35/
    -Yang dibeli Indonesia terlalu sedikit, cuma 8 ekor. Rusia akan kasih ToT hanya jika pembelian minimal berapa unit (itu hal wajar).

    Maka, sebaiknya Indonesia mengalah saja: Belilah Su-35 sebanyak 100 unit agar dikasih ToT.

  2. dari judul artikelnya terkesan …nanti yang akan dibeli dibekali teknology baru dan siap bersaing dengan pesawat lain yang setara… dah beli saja 3 skuadron tapi bertahap biar TOT tidak hangus sesuai dengan UU

  3. Tunggu aja tanggal 2-5 november pas di sela” indo defence pak RR bakal tanda tangan kontrak pembelian sukoi su-35. Tp tanda tangan kontrak ngumpet” soal nya mau beli bnyak biar dapet TOT dan biar tetangga ga pada ribut. Soal nya pembelian su-35 nya dalam jumlah besar ..
    Jadi lah november ceria buat para pecinta sukoi su-35 ..
    Lagi ngimpi basah hahahaha ..

  4. apaboleh buat, mau gimana lagi kuatnya cuma beli 8 ngarepin TOT lebih mabok lagi berharap 10 tahun lagi bisa beli PAK/FA T50 mungkin bakal lebih ngeyel lagi cuma beli 4 juga maksa TOT, lama kelamaan malas juga Rusia berhubungan bisnis dgn Indonesia, penjualan bisnis senjata Rusia kan murni bisnis gak ada politik

    • @Kusni kasdut : Kenapa jadi turun spek?
      Daripada SAAB Gripen lebih baik Typoon.
      SAAB Gripen bukanlah pespur Heavy Fighter Class…

      Untuk MIG-35, dikarenakan produk baru, kemungkinannya agak lama dikirimnya, akan tetapi sekema ToT-nya kemungkinan dapat lebih mudah, dikarenakan perusahaan Miyokan saat ini sedang butuh dana dan juga mencari partner untuk membangun produk pespur gen 5 kelas medium fighter.

LEAVE A REPLY