Rusia Akan Kembangkan Sistem Rudal Anti Pesawat Generasi Kelima

9
7

MOSCOW – Sebuah sistem rudal anti-pesawat generasi kelima berdasarkan pada sistem Buk, yaitu rudal pertahanan udara jarak menengah yang kompleks dapat dikembangkan dalam waktu 7-10 tahun, kata Direktur Institute R&D Tikhomirov, Yuri Bely kepada TASS Defense.

(Foto: Yuri Belinskiy/TASS)

Institute R&D Tikhomirov merupakan bagian dari Group Almaz-Antey Rusia, produsen sistem rudal pertahanan udara jarak jauh S-300 dan S-400.

“Pengalaman dalam mengembangkan sistem hi-tech yang kompleks menunjukkan bahwa penciptaan sistem rudal anti-pesawat jarak menengah generasi kelima mungkin membutuhkan 7 hingga 10 tahun di tengah situasi yang kondusif”, katanya.

“Sebuah keputusan mendasar telah diambil untuk melanjutkan pekerjaan dari rudal anti pesawat yang kompleks, Buk, tanpa menunggu penugasan teknis resmi dari Departemen Pertahanan Rusia”, kata Bely. “Almaz-Antey telah melanjutkan pekerjaan yang relevan dengan dana sendiri”, tambahnya lagi.

“Sistem baru diharapkan untuk menggabungkan perbaikan lebih lanjut dalam kemampuan anti jamming, kemampuan bertahan, bertempur otomatis dan integrasi pada robot. Rudal tersebut juga memiliki jangkauan deteksi dan jarak menghancurkan yang luas serta integrasi lebih dekat ke dalam sistem pertahanan udara terpadu, dengan kata lain, memiliki dukungan yang lebih luas dari pada sistem kendali jaringan-pusat”, katanya.

JakartaGreater

9 COMMENTS

  1. Kami mengharapkap kepada pemerintah perhatikan kepada putra-putra bangsa yang mempunyai kemampuan, krn sebenarnya bangsa ini mempunyai kemampuan yg lebih dari bangsa lain, tapi pemerintahnya kurang peduli.

    Klo memang ingin maju cobalah anak2 yg punya ide terhadap keamanan negara, kemajuan negara di inventarisir dan dicari mana yang terbaik jangan kita selalu mengandalkan orang asing

LEAVE A REPLY