Rusia Akan Melaksanakan Penerbangan Observasi ke AS

Pesawat Tupelov Tu-154M milik Angkatan Udara Rusia (VKS) © Dmitry Terekhov (CC BY-SA 2.0)

JakartaGreater.com – Rusia akan melaksanakan sebuah penerbangan pengamatan diatas wilayah Amerika Serikat di bawah Perjanjian Open Skies pada 25-30 Maret, sebuah surat kabar yang berafiliasi dengan Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan di hari Senin, seperti dilansir dari laman Sputnik.

“Dari tanggal 25-30 Maret, sekelompok inspektur Rusia berencana untuk melaksanakan penerbangan observasi (pengamatan) menggunakan pesawat Tu-154M LK-1 Rusia diatas wilayah Amerika Serikat”, menurut surat kabar Krasnaya Zvesda (Red Star).

Surat kabar juga menuliskan bahwa penerbangan observasi yang akan datang akan dimulai dari lapangan udara Open Skies Treaty di Great Falls dan memiliki jarak maksimum 5.130 km atau sekitar 3.188 mil yang mencakup wilayah udara Amerika Serikat.

Selama periode yang sama, tim ahli dari Slovakia-Polandia akan melakukan penerbangan pengamatan menggunakan pesawat Ukraina di atas wilayah udara Rusia serta Belarusia, sementara pengamat Rusia dan Belarusia akan terbang melintasi wilayah udara Polandia. Jangkauan maksimum penerbangan tersebut adalah 1.400 km.

Sebelumnya, penjabat kepala Pusat Pengurangan Risiko Nuklir Nasional dari Kementerian Pertahanan Rusia, Ruslan Shishin, mengatakan bahwa penerbangan pengamatan lain atas wilayah Belgia, Belanda dan Luksemburg (Benelux) dijadwalkan di bawah Traktat tentang Open Skies telah dilaksanakan pada tanggal 11-15 Maret yang lalu.

Tinggalkan komentar