Jul 012018
 

JakartaGreater.com – Pesawat latih tempur MiG-AT, yang dibuat pada awal 1990-an, oleh perusahaan Mikoyan-Gurevich dapat mulai dikirim lagi ke Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dilansir dari laman TASS.

Rencana tersebut diumumkan pada hari Jumat oleh perancang umum dan Wakil Presiden perusahaam United Aircraft Corporation (UAC)  Sergei Korotkov.

“Kementerian Pertahanan RUsia sedang mempertimbangkan kemungkinan menggunakan pesawat ini sebagai basic training (pelatihan dasar), tak ada pesawat tua, semua baru, ada sejumlah indikator sumber daya untuk pesawat tersebut”, katanya.

Dan pada gilirannya, kepala Komite Pertahanan dan Keamanan Dewan Federasi, Viktor Bondarev mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Tass bahwa periode usulan dimulainya kembali produksi pesawat ini adalah pada tahun 2023.

“Ini tentang fakta bahwa pesawat itu dapat mulai dikirimkan ke Angkatan Udara Rusia (VKS) pada tahun 2023”, sebut sang senator, dan mencatat bahwa backlog yang ada pada program MiG-AT bisa mempercepat produksinya.

MiG-AT adalah pesawat latih dasar untuk pelatihan terpadu. Ini dapat digunakan untuk membawa persenjataan tak terarah untuk target darat dan laut. MiG-AT ini kalah dari Yak-130 dalam tender pesawat latih utama untuk Angkatan Udara Rusia, pengerjaan pesawat tersebut telah dibatalkan pada tahun 2010.

Bagikan