Mar 202019
 

Fregat Admiral Gorshkov © Peter Kovalev via TASS

JakartaGreater.com – Rudal hipersonik buatan Rusia, Zircon akan diluncurkan dari sebuah kapal perang untuk pertama kalinya pada akhir 2019, sebuah sumber di kompleks industri militer Rusia mengatakan kepada TASS pada hari Selasa.

“Uji coba peluncuran rudal dari kapal angkatan laut rencananya akan dimulai pada akhir tahun. Fregat kelas Admiral Gorshkov, juga dikenal sebagai Proyek 22350 Armada Utara akan digunakan”, kata sumber itu, menambahkan bahwa uji coba sebelumnya termasuk uji-coba meluncurkan rudal Zircon dari darat.

Biro desain Northern, Rusia telah mulai mengembangkan dokumentasi konstruksi untuk fregat modern dari Proyek 22350M yang mampu membawa hingga 48 rudal jelajah Kalibr termasuk rudal jelajah hipersonik Zircon, menurut sumber pertahanan hari Minggu.

“Fregat baru Proyek 22350M akan memiliki bobot 7.000 ton, dan mampu membawa rudal jelajah hipersonik Zircon”, katanya.

Fregat Admiral Gorshkov bertugas di Armada Laut Utara © Kemenhan Rusia via Wikimedia Commons

Fregat baru akan memiliki sistem kendali tembak otomatis universal untuk semua tugas penghancuran. “Ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan tempur mereka”, kata sumber itu menekankan.

Saat berpidato di hadapan Majelis Federal Rusia, bulan lalu, Presiden Vladimir Putin telah menyinggung Zircon, yang digambarkan itu sebagai rudal hipersonik berkecapatan hingga mencapai Mach 9.

Presiden Rusia mengatakan ini adalah “inovasi lain, pekerjaan yang mamu menghasilkan dan akan selesai sesuai jadwal”. Ia memiliki jarak tembak lebih dari 1.000 kilometer (540 nm) dan mampu menghancurkan target di darat dan di laut, tambahnya.

Secara khusus, angka-angka yang disebutkan oleh Putin ini jauh di atas prediksi para ahli sebelumnya baik dari lokal dan luar negeri, yang yakin bahwa jarak tembak Zircon hanya akan mencapai antara 215 – 270 mil laut (400 – 500 km) dan kecepatan tertinggi dibatasi antara Mach 5 dan Mach 6.

  One Response to “Rusia Akan Uji Zircon Akhir 2019 di Admiral Gorshkov”

  1.  

    Sementara masih sebatas angan-angan RI bisa seperti itu