Apr 242019
 

ilustrasi: Kapal Selam Borei class Rusia. © Kemhan Rusia

Severodvinsk, Jakartagreater.com  – Kapal selam khusus bertenaga nuklir Proyek 09852 Belgorod akan menjadi yang pertama dalam membawa Drone bawah air strategis Poseidon. Kapal selam ini diluncurkan di Sevmash Shipyard di Rusia Utara pada Selasa, 23-4-2019 ujar TASS melaporkan dari tempat kejadian. Presiden Rusia Vladimir Putin menyaksikan upacara peluncuran kapal selam melalui tautan TV.

Seperti yang dikatakan Kepala Sevmash, Mikhail Budnichenko, pada saat upacara pengeluaran kapal selam, “pembuat kapal perusahaan akan memenuhi semua tugas membangun kapal dalam jangka waktu yang ditetapkan dan dengan kualitas tinggi.” Setelah itu, Kapten Komandan Kapal Anton Alyokhin secara tradisional membenturkan sebotol sampanye pada papan kapal.

Konstruksi kapal selam kini telah terapung. Sebuah sumber di industri pertahanan sebelumnya mengatakan kepada TASS bahwa tes reaktor nuklir kapal selam dan uji coba dermaganya dijadwalkan untuk tahun ini. Belgorod akan melakukan uji coba laut pada tahun 2020, setelah itu akan dikirim ke Angkatan Laut pada akhir tahun itu, sumber tersebut mencatat.

Sumber lain di industri pertahanan mengatakan kepada TASS bahwa kapal selam baru akan dapat membawa 6 pesawat bawah laut strategis. Kapal selam bertenaga nuklir Belgorod awalnya dibangun di bawah Proyek 949A ‘Antey.’ Kapal selam itu disiapkan di Galangan Kapal Sevmash pada 24 Juli 1992. Pada 20 Desember 2012, kapal itu disipkan kembali di bawah Proyek 09852.

Operasi yang tepat karakteristik dari kapal selam bertujuan khusus dirahasiakan dan tidak diketahui saat ini. Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan pada November 2018 bahwa kru kapal selam Belgorod telah dibentuk. Drone bawah air yang kemudian bernama Poseidon diluncurkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam Pidato kenegaraannya kepada Majelis Federal pada 1 Maret 2018.

Pemimpin Rusia mengatakan bahwa Rusia telah mengembangkan Drone yang mampu bergerak pada kedalaman dan pada jarak antarbenua dengan kecepatan berlipat ganda melebihi kecepatan kapal selam, torpedo paling canggih dan semua jenis kapal permukaan.

Seperti yang dikatakan oleh presiden Rusia, Drone ini dapat dipersenjatai dengan amunisi konvensional atau nuklir, yang akan memungkinkan mereka untuk menyerang berbagai sasaran. Drone Poseidon akan menampilkan jangkauan operasi yang tidak terbatas dan kedalaman operasional lebih dari 1 km.