Feb 192018
 

Sukhoi Su-35 (photo : Mil.ru via commons.wikimedia.org)

Komsomolsk-on-amur, Jakartagreater.com – Pesawat tempur Su-35 telah membuktikan kemampuannya di Suriah, tak tertandingi di udara, ujar Wakil Menteri Pertahanan Rusia Yury Borisov, dirilis TASS, 8/2/2018.

“Saya percaya ini adalah salah satu pesawat taktis operasional terbaik di dunia, dan tidak ada duanya di udara. Pilot kami telah memberinya nilai tinggi setelah apa yang terjadi di konflik Suriah. Kendaraan ini memiliki masa depan yang hebat,” kata Borisov kepada wartawan selama kunjungan ke Pabrik Gagarin Komsomolsk-on-Amur Aircraft hari Kamis (8/2/2018).

“Terima kasih banyak kepada pekerja pabrik kami yang selalu menanggapi permintaan kami, ada tim pemeliharaan yang beroperasi secara stabil di Hmeymim, sehingga servis pesawat Su-35 selalu di atas 80%,” Borisov menjelaskan.

The Gagarin Komsomolsk-on-Amur Aircraft Plant adalah cabang dari perusahaan Sukhoi dan bagian dari United Aircraft Corporation. Pabrik ini memproduksi pesawat Su-35S, Su-35 dan Su-30 dan sedang mengembangkan tempur generasi kelima T-50. Pesawat Sukhoi Superjet 100 juga dirakit di platformnya.

Jet tempur Su-35S adalah pesawat tempur super-manuver multinole Rusia 4 ++ yang dikembangkan oleh Sukhoi. Pada tahun 2016, Pabrik Gagarin Komsomolsk-on-Amur Aircraft memulai sebuah kontrak untuk membangun 50 pesawat Su-35S untuk Kementerian Pertahanan.

Berbagi

  78 Responses to “Rusia Bangga dengan Performa Su-35 di Suriah”

  1.  

    11 pesawat full combat !!!! mantabbbbb

  2.  

    Su-35 is the BEST

  3.  

    Saya jga bangga walau negriku yg katanya KAYARAYA cuma bisa beli 11 unit SU35,,.

    •  

      “katanya KAYARAYA” << Kata siapa berdasarkan apa dan buktinya apa?
      Paradigma yang salah diajarkan disekolah2 akhirnya menimbulkan persepsi yang salah kaprah.

      Indonesia ada diperingkat 100 berdasarkan GDP per capita (disesuaikan dengan purchasing power parity) pada th 2016 (No 1. paling kaya dan yg terakhir paling miskin).

      1. Qatar – 129,726
      4. Singapore – 87,082
      30. Japan – 38,893
      49. Malaysia – 27,234
      52. Russia – 26,109
      77. Thailand -16,835
      100. Indonesia – 11,699
      104. Srilanka – 11,189
      141. Timor Leste – 4,186
      168. Zimbabwe – 1,953
      189. Afrika Tengah – 656

  4.  

    kemampuan service SU35 selalu diatas 80% …
    sebuah kemampuan teknis yg perlu diperhatikan jurus nya utk persiapan saat kita kelak operasikan SU35 …

  5.  

    Tiada duanya di dunia???…

    Apa bisa ngrontokin F15 upgraded, F18 upgraded, F35 apalagi F22???

    Sesepuh, monggo dibabar ?

    •  

      semua belum ada yg tau kenyataannya bung , sebab antara su-35 & pesawat yg anda sebut itu belum pernah head to head,
      dan juga blm ada yg tau pesawat yg anda sebutin tadi bisa merontokkan su-35 ,,,,,

      •  

        Kalau head to head kasihan toh bung, nanti kepalanya pada benjol semua sebab antar kepala pada dijedotin satu sama lain, kepala dijedotin sama kepala (head to head)

      •  

        analisa pembalik…superrrrrrrrrrrr

      •  

        Bung Putra Sanjaya, saya tahu belum ada yang head to head.

        Tapi dari segi SPECS pesawat, kecanggihan radar, berapa banyak senjata yang bisa digotong dan seberapa canggih persenjataan yang dibawanya, counter measure, Electronic War Fare dll, saya ragu apa iya SU35 bisa mengalahkan upgraded F15 Singapore??? gak udah jauh2 ke F22 yang persenjataanya mungkin belum semua diketahui public karena ada weapon bay…

        Maksud saya kok berani buat statement tiada duanya???

        •  

          Klo ragu ya cari di google spreknya F15 upgrade apa saja, lalu spek Sukio 35 apa saja… gampang toh ? atau klo males cari di internet nanya aja sama TNI AU knp pilih Sukio…
          jadi ngapain klo sama2 ga tau berdebat ? qiqiqiqi

        •  

          sederhananya, belum tentu specs yg lebih tinggi itu pasti lebih unggul, dan belum tentu yg inferior pasti kalah… dalam sua analisa ahli selalu disebutkan kemampuan pilot, jam terbang dan pola latihan yg digunakan… untuk pespur yg dimiliki dan dipiloti negara aslinya (USA/Russia/Prancis/Inggris) jelas berbeda dengan pespur negara pemveli dan pengguna, bukan saja masalah spec pesawatnya tetapi faktor kemampuan pilot berperan penting… Jadi tidak heran kalau pernah ada Su-30India mengalahkan F-15USA dlm simulasi latihan… Rafalle mengalahkan F-22… Gripen Thailand mengalahkan Su-27 versi China, Indonesia dgn Sukhoi menang atas F-18 Aussie dlm simulasi tetapi kalah ketika Aussie melibatkan AWACS…
          Ada banyal faktor selain pespur itu sendiri, sama halnya ketika F-15 menjadi inferior dalam manuver ketika full loaded weapon… Selalu disebutkan juga Sukhoi jago manuver sedangkan pespur barat gahar dalam hal sensor… Banyak faktor yg bisa menjadi kunci kemenangan satu atas yg lain…
          Tetapi satu hal, dengan memiliki Su-35 jelas TNI AU bisa membusungkan dada ketika bertemu dengan rekan2 dr negara lain seperti Singapura/Malaysia/Aussie atau bahkan ketika bertemu dengan rekan dr USA… Karena Su-35 merupakan pespur sekelas F-15/Rafalle/Thypoon…

      •  

        Sampe sekarang belum ada head 2 head sama F-22, adanya Head 2 Ass, karena F-22 nya balik kanan grak di suriah

    •  

      US mengakui bahwa yang bisa melawan Su-35 hanya F-22/35

      •  

        Betul begitu???

        Apa sudah pernah diuji dengan Euro Figther Typhoon dan Grippen E dan buatan Eropa lainya???

        Eropa banyak pesawat advance, bukan cuma Rusia dan America.

        Jerman itu pioneer, America aja cuma developer awalnya…

        •  

          Pioneer apaan??? Lah Wright bersaudara itu dari mana?? Pesawat bersenjata pertama dari mana???

          •  

            Wright Brothers memang American Bung Agato.
            Tapi Gustave Whitehead imigrant Jerman juga 2 thn lebih awal 1901 nerbangin pesawat walaupun banyak yang menyangkal. God knows.

            Fokker memang pembuat war plane pertama menggunakan mechine gun yang dipicu putaran propeller supaya tidak mengenai propellernya, tapi aslinya dia niru idenya Baros fari France yang sudah dapat kill list 5 pesawat.

          •  

            Klu mau tau sapa plg awal riset pesawat terbang itu ilmuwan Arab Muslim bung yg tewas dlm uji coba kesekian kalinya, dan manuskrip penelitiannya dibawa ke Eropa dan dipelajari dan dikembangkan oleh orang Eropa. Klu barat mau adil ungkapkan dasar2 penelitian mereka yg ambil pd masa kejatuhan Kekalifahan Andalusia dll.

  6.  

    su-35 mantab ,
    f-35 kelaut aja …

  7.  

    seandainya SU-35 dilengkapi jammer Khibiny, jika terjadi duel SU-35 vs F-35 atau SU-35 vs F-15SE/F-15E menang mana ya..??

    •  

      Tergantung pilot, jam terbangnya, sensor yg dipake, senjata yg dibawa hingga bantuan yg dimiliki baik bantuan tempur, data radar, hingga support BBM.

      Kalo 1 on 1 tergantung seberapa cepat pespur bisa menangkap musuh di radarnya. Khibiny dipake kalo musuhnya dah ketahuan di radar musuh. Kalo belum ketahuan ya gak bisa dipake, soalnya emisi jammingnya bisa ketahuan dan posisi pengguna Khibiny bisa ketahuan dari jarak jauh karena emisi jamming itu biasanya sangat kuat apalagi ketika dipake, bisa saja jamming juga mengganggu sensor aktif dan Avionik pespur yg lagi make dan ngidupin Khibiny. Makanya pake Jamming kayak Khibiny gak bisa sembarangan, salah make bisa2 malah pespur sendiri yg kena tembak.

      •  

        Disini saya bayangkan jika SU-35 dilock dulun oleh F-35 yg siluman bung agato.. jadi rudal dari F-35 melesat menuju sasaran lebih dahulu. Apakah rudal dari F-35 masih berfungsi jika jammer khibiny berfungsi dengan baik.?? Mudahnya gini.. jadi SU-35 tidak perlu menghindar jika dikejar rudal F-35, cukup hidupkan khibiny pasti meleset juga tuh rudal. sambil menghindar, SU-35 bisa mengejar F-35 yg lemah dalam manuver.. hhha..

        •  

          Belum ada data pasti apakah Khibiny bisa membutakan sensor milik AIM 120 AMRAAM C7 apalagi Yg varian D. Kalo pake yg lama seperti AIM 7 Sparrow ya bisa aja Khibiny sukses membutakan sensornya.

          Dalam pertempuran udara modern belum pernah ada data 1 lawan 1 kecuali saat latihan. Tapi jikalau terjadi walopun Su-35 bisa mendeteksi RCS F-35 dari jarak sekitar 90-120 km, tapi akan menjadi pencarian yg Sulit seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Dan pastinya pengembangan F-35 untuk lebih Stealth lagi sedang dilakukan agar lebih mudah menghadapi bukan hanya pespur generasi keempat tapi juga kelima.

          •  

            kalau seandainya SU-35 bisa lolos dari sergapan rudal pertama, sang pilot tinggal cari kira2 arah koordinat asal datangnya rudal yg dilepaskan F-35. Memacu SU-35 sampai kecepatan 2300km/jam untuk mencapai jarak 30-50km dari F-35, saat itulah mungkin RCS F-35 cukup besar untuk dilihat radar dan dikunci rudal dari SU-35. Saya ini sebenarnya awam soal beginian bung agato.. hanya menghibur diri kalau pilot2 TNI AU pasti bisa menghadapi 77 F-35 Aussie.. xixixi..

          •  

            Bung Bagas, biasanya kalo pespur nembak itu liat ancamannya. Kalo dirasa susah ya bakal di salvo 2 tembakan rudal BVR dg 2 rudal BVR yg lain dipersiapkan untuk tembakan selanjutnya. Tehnik menembak juga ada caranya.

          •  

            Hal yg mudah kok dipersulit sih bro….
            Dibuat melintir sana sini. Kalo urusan jammer, brp besar sih kemampuan daya batrey dr radar yg dimiliki rudal yg kecil itu.? Mana besar dibanding power si khibiny.? Ingat perang teluk 1, saat pasukan Nato mau mulai serangan.? Dilakukan dng membutakan radar Irak, pesawat apa yg dipake.?

            Lalu kemungkinan bertemu antara SU-35 dan F-35 pada ketinggian yg sama itu berapa persen.? Jika jawabnya kecil kemungkinan, artinya besar kemungkinan terdeteksi radar. Gak perlu pake teori salvo dan teknik menembak segala. Tekniknya cukup simple, tekan tombol pilih rudal lalu tekan tombol Fire maka melesatlah rudalnya. Itu tekniknya, gak ada teknik lain. Kecuali ada teknik lain, pake buka kokpit lalu lempar rudalnya ke musuh…..xixixixi
            Teori simple kok dibuat mbulet.
            Blom lg bicara rekam jejak panas yg terdeteksi Irist nya.!
            Bikin pusing aja,…..xixixi

          •  

            Pesawat apa yang di pake bung Ruskye??? jadi kepo….

          •  

            Bung Ruskye, tiap teknologi pasti semakin maju, ada Jammer Pod pasti sensor pada rudal AAW juga dikembangkan untuk semakin mampu menghadapi Jamming, atau bisa juga dg taktik dan teknik khusus. Lah buat apa ngembangin rudal AAW kalo ada Jammer termasuk Jammer Pod. Bawa aja amunisi kaliber 25/30 mm dan bawa Jammer Pod. Ntar jadinya kayak PD 1 atau PD 2. Lagian jamming tidak hanya digunakan untuk mengacaukan penembakan atau mengacaukan serangan rudal tapi juga buat mengacaukan Avionik pespur musuh.

            Tentunya musuh juga tau hal ini dan berusaha mengantisipasinya.

          •  

            Radar pencari radar rudal Active Radar Homing secara inheren rentan terhadap serangan elektronik, terutama AMRAAM [email protected] Beda sama rudal yg pake sistem penjejak infrared pasif macam AIM-9 yg lebih suli di jamming..

            Kalo ampe disensor juga komen dikit gini.. Kebangetan bung diego.. Xixixixixixixi

      •  

        Wahhh,, lg ngebahas si khibiny nih.. Xixixixixixixi

        Radar pencari radar rudal Active Radar Homing secara inheren rentan terhadap serangan elektronik, terutama AMRAAM. Beda sama rudal yg pake sistem penjejak infra red pasif macam AIM-9 yg sulit di jamming..

        “Even with six AIM-120’s in the F-22, sometimes it is not enough,” one senior Air Force pilot told the National Interest. “The Pk [probability of kill] of those missiles is low against a DRFM jamming fourth gen+ threat.”

        “We—the U.S. [Department of Defense]—haven’t been pursuing appropriate methods to counter EA [electronic attack] for years,” a senior Air Force official with extensive experience on the F-22 told The Daily Beast. “So, while we are stealthy, we will have a hard time working our way through the EA to target [an enemy aircraft such as a Russian-built Sukhoi] Su-35s and our missiles will have a hard time killing them.”

        Kutipan diatas menandakan betapa takutnya US.. Yg katanya punya pesawat stealth,, tp ga punya rudal yg cukup buat ngerontokin SU-35..xixixixixixixi

      •  

        Busett dehhh, bung diego sensi bener ane 3x komen tentang khibiny di sensor melulu.. Xixixixixixixi

  8.  

    ehem…,

  9.  

    Masih klaim2 sepihak baik dr barat dan timur, seharusnya bs terjadi duel maut diudara Syria.ngareb yg tak pasti.he3

    •  

      F-22 Raptor aja kabur diajak duel sama Sukhoi 35.. beraninya sama Su-25.. kalo alasannya masuk ke wilayah Suriah gak masuk akal.. contoh besar waktu F-18 Hornet masuk ke Bawean, dikejar sama F-16 TNI AU aja berani ngelock dan malah ngajak duel.. padahal masuk wilayah Indonesia.. ya intinya F-22 Raptor takut kalah duel sama Sukhoi 35 dan bisa menjatuhkan harga diri F-22 Raptor atau Amerika..

  10.  

    Aku rasa msh kalah hebat sama super tukimin to le!!

    •  

      Sudah dari 2 hari kemarin, dan tidak ada banyak pengaruh, bahkan Erdogan tetap berusaha berkoordinasi dengan Russia karena mereka paham pentingnya Russia bagi Suriah… justru bisa jadi ini akan menjadi pedang bermata dua bagi Kurdi dan USA…

      •  

        Yg jelas kurdi & pemberontak suriah itu mau dirangkul amerika sebagai bonekanya yg dilengkapi senjata untuk menghancurkan pemerintahan turky & suriah, untuk itu turky meminta ijin masuk ke suriah untuk menghancurkan cita cita milisi kurdi, tapi saat ini operasi militer turky masih dijalur yg diijinkan, jika salah jalur? Maka ijin operasi militer turky akan dicabut & ditandai sebagai ancaman pemerintahan suriah yg mungkin cita cita turky akan dihancurkan pemerintahan suriah.
        Dengan demikian berita yg kalian dengar itu masih berupa dugaan dibalik prasangka saja

        Hahhaahaaaa

  11.  

    https://www.google.co.id/amp/s/international.sindonews.com/newsread/1283410/43/turki-jika-terpaksa-kami-akan-perangi-pasukan-suriah-di-afrin-1519047494

    Nah loh, Pasukan Suriah yang didukung oleh Rusia join Ama Kurdi yg didukung oleh USA buat ngadepin Turki yg anggota NATO dan dikabarkan menjalin aliansi dg Rusia. Jadi ruwet kan??? Hhhhhhhhhh

    •  

      Ahhahaha….suriah aja akan dilawan..berarti yg dibelakang kurdi sebenarnya harus melepaskan kurdi…kalo gak ya dilibas sekalian..(kan USA dibelakangnya)..suriah+rusia tinggal melepaskqn saja selesai..jadi gak akan ruwet itu…

      •  

        Disatu sisi seolah2 mau perang… tetapi disisi lain hanya dengan cara itu Suriah bisa memasuki wilayah Kurdi yang berusaha di bikin steril oleh USA… ga akan perang disana, justru dengan itu maka Turki akan menahan diri dan Suriah bisa memasuki wilayah Kurdi…

        •  

          Ya, saya pikir begitu. Tapi itu juga bisa jadi jebakan buat Suriah kalo tidak hati-hati karena YPG itu juga kuat, apalagi mereka didukung oleh PKK dan Peshmerga yg sebangsa walopun beda negara. Ketiganya sedang bertaruh.

          Suriah akan terfokus di Utara sehingga wilayah Selatan jadi kosong dan Damaskus bisa aja dalam situasi ancaman dari FSA, Kurdi atau pihak pemberontak lain. Mengandalkan Hizbullah dan Iran di Selatan takkan cukup bagi Suriah.

      •  

        Sahabat sejati Suriah hanyalah Iran dengan pasukan proxy nya seperti Hizbullah yang membantu tanpa syarat. Rusia bergabung hanya dikarenakan faktor geopolitik ekonomi yang terancam dicaplok habis Eropa dan USA. Sedangkan Turki dengan Erdogannya adalah musang berkepala dua. Satu sisi bekerjasama dengan USA mendukung dan membudi-dayakan ISIS menghancurkan Suriah disisi lainnya bekerjasama dengan aliansi Suriah-Iran-Rusia menggempur ISIS. Erdogan masih terjebak dengan mimpi indahnya mengembalikan kejayaan kekhalifahan Otoman di Suriah tapi tidak berani face to face langsung dengan Aliansi Suriah. Aliansi Suriah-Iran-Rusia tentu saja tahu muka dua Turki ini, tapi bekerjasama dengan Turki tentu adalah pilihan terbaik daripada tidak sama sekali, minimal pergerakan Turki dapat di kontrol dalam aliansi ini.

  12.  

    jaman sekarang koq ngandelin 1 lawan 1..

  13.  

    Jaman now pakai AWACs mas bro, jadi radius radar dan lainnya sudah terproses.
    Radar AWACs jangkauannya lebih jauh dari radar pespur.
    Satelit memiliki peran peran penting dalam semua alutista zaman now.
    Jadi jumlah pespur bukan lagi faktor utama jika sudah terditect oleh AWACs.

 Leave a Reply