Feb 242019
 

JakartaGreater.com – Setelah tiga bulan melakukan negosiasi alot dengan pabrikan Helikopter Rusia, Kementerian Pertahanan Rusia membatalkan rencana pembelian helikopter serang termodern Mi-28NM. Alasannya adalah harga yang terlalu tinggi dan produsen helikopter yang tidak mau mengubah harganya.

Mi-28NM adalah helikopter tempur “digital” pertama Rusia yang menggunakan full glass cockpit, mesin VK-2500-1 baru, dan rudal supersonic anti tank Chrysanthema (9M123M) dengan jangkauan 10 km.

Menurut Interfax, Kementerian Pertahanan Rusia mengundurkan diri dari pesanan helikopter Mi-28NM karena ketidakcocokan harga, meskipun negosiasi dengan produsen sudah berlangsung selama tiga bulan.

Informasi ini sangat mengejutkan karena pada 11 Februari 2019, Pemimpin Helikopter Rusia, Andrei Boginsky, memberi tahu para wartawan tentang rencana pengiriman helikopter seri terbaru Mi-28NM pertama kepada Angkatan Darat Rusia yang dijadwalkan pada April 2019.

Alih-alih membeli helikopter baru, Angkatan Darat Rusia berencana untuk memodernisasi helikopter Mi-28 yang sudah ada. Alternatif lain adalah membeli lagi helikopter KA-52 yang lebih terjangkau harganya.

Pengunduran diri dari pembelian Mi-28NM yang baru dan sangat mahal mungkin bukan hanya akibat anggaran yang terbatas, tetapi juga karena ada pergolakan kecil yang terjadi di antara para politisi dan Pemerintah Rusia. Grup Helikopter Rusia tidak mendapatkan pesanan dari dalam negeri. Selama pameran Army-2018 di Moskow, produsen memamerkan helikopter serang Mi-28NM versi ekspor yang ditujukan untuk pembeli asing.

Helikopter tempur terbaru Mi-28NM sebenarnya memiliki kualitas yang benar-benar baru saat pertama hadir ke industri penerbangan Rusia.

Helikopter Mi-28NM memiliki sistem avionik dan sistem kontrol digital, selain itu juga dilengkapi dengan sistem pertukaran data dan sistem komunikasi modern yang memungkinkan helikopter berkomunikasi dan mengontrol drone tempur.

Mi-28NM dilengkapi persenjataan meriam utama 30mm, rudal berpandu Chrysanthema 9M123M dengan jangkauan hingga 10 km dan berbagai sistem persenjataan lainnya.

Mi-28NM juga menggunakan mesin buatan Rusia VK-2500-1, bukan lagi mesin impor TW3-117WMA buatan Ukraina. Baling-baling utama terbuat dari bahan komposit anti proyektil kaliber 20-30 mm, dan bentuknya diubah untuk meningkatkan tenaga helikopter. Beberapa pihak di Rusia mengklaim helikopter Mi-28NM setara dengan helikopter tempur AH-64E Apache Guardian milik AS.

Defence24

 Posted by on Februari 24, 2019