Mar 312019
 

Su-35 Rusia (photo : facebook MoD Russia)

JakartaGreater.com – Rusia bersedia untuk meningkatkan pembelian minyak sawitnya secara drastis dari Malaysia, kata Viktor Kladov, Direktur Rostec State Corp international cooperation and regional policy.

Sebelumnya Rusia sudah membantu Malaysia memodernisasi armada pesawat tempur Su-30MKM melalui mitra Malaysia ATSC Corp, menjadikan Su-30MKM masih dapat terbang hingga 15 tahun kedepan.

Angkatan Udara Malaysia berencana untuk menon-aktifkan dua skuadron atau 18 pesawat tempur MiG-29N Fulcrum., dan Rusia sedang mempertimbangkan untuk menawarkan kepada Angkatan Udara Malayisa pesawat tempur Su-35 atau bahkan jika ingin lebih tinggi lagi bisa membeli Su-57E terbaru.

Menurut Viktor Kladov kepada New Straits Times, Rusia bersedia membeli minyak sawit Malaysia dalam jumlah besar untuk meningkatkan perdagangan bilateral, dan ditukar dengan persenjataan dan peralatan pertahanan serta alih teknologi.

โ€œKami menyadari larangan minyak kelapa sawit untuk biofuel di Eropa, dan Rusia selalu siap membantu Malaysia dengan membeli lebih banyak minyak sawit. Saat ini, 90 persen minyak sawit Rusia diimpor dari Indonesia dan kami bermaksud mengubahnya (sesuai keinginan Malaysia).

โ€œSaya secara pribadi telah berbicara dengan Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad tentang masalah ini pada pertemuan pribadi dengannya kemarin, dan memuji dia atas visinya yang hebat. Ini dapat mengarah pada peningkatan paket penyeimbangan pertahanan yang dapat sangat menguntungkan Malaysia, โ€katanya dalam sebuah wawancara khusus di pameran Maritim dan Aerospace Internasional Langkawi (Lima) 2019.

Eropa adalah pembeli terbesar minyak kelapa sawit Malaysia setelah India dan sekarang bahkan Cina telah mengurangi impor komoditas tersebut.

Sebelumnya pembelian pesawat tempur MiG-29N dan Su-30MKM juga menggunakan kesepakatan offset beberapa ratus juta dolar yang sebagian menggunakan minyak sawit.

Karena keterbatasan anggaran, Angkatan Udara Malaysia telah menunda program pengadaan pesawat tempur multi-peran (MRCA) hingga tahun 2025, dan kemungkinan Malaysia akan berupaya memperbaiki armada jet tempurnya dengan pesawat latih tempur MB339 Aermacchi buatan Italia.

Menurut Kladov, dengan keinginan Malaysia pada pesawat latih tempur MB339 Aermacchi, Rusia juga siap menjual pesawat latih serang YAK 130 yang serupa dengan MB339 Aermacchi.

StraitTimes

 Posted by on March 31, 2019

  35 Responses to “Rusia Bersedia Barter Su-35 dengan Minyak Sawit Malaysia”

  1.  

    90 persen minyak sawit Rusia diimpor dari Indonesia dan kami bermaksud mengubahnya (sesuai keinginan Malaysia), sedih jg dengernya.

    •  

      Sedih banget.. russia rela gak lagi beli sawit indonesia dan beralih ke sawit malaysia supaya pesawatnya dibeli.. ya mw gimanapun sekarang semua butuh uang.m mana yg menguntungkan itu yg bakal di dekati… soalnya indonesia selalu “akan” mungkin russia capek dengernya…

      •  

        Pertama, yang dirubah adalah prosentase, bukan jumlah tonase, berarti ada kemungkinan Russia menambah import minyak sawit. Jika ini yang terjadi berarti Indonesia dan malaysia tetap export kesana.

        Kedua, kalau malaysia beli 18 atau 1 skadron menurut kategori mereka, gak mungkin offset pembelian 11 unit bisa mengalahkan pembelian 18 unit. Ini cuma urusan dagang biasa.

      •  

        Blm ada rencana malay mmborong su 35, jd kok sudah sampai barter siih
        ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    •  

      ๐Ÿ˜› ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

  2.  

    gw udh seneng baca judulnya diawal..eh terus muncul tulisan “Malaysia”..auto bdmd kekekekekek

  3.  

    sukhoi nya udah bicara langsung dg pak Mahatir sih … jadi langkahnya jg bisa cepet dpt keputusan, kagak pake ribet neh !!!

  4.  

    Sedih memang memndengar kalimat terahir dimana 90% import kelapa sawit Rusia dari Indonesia , bisa dirubah jika Malaysia membeli pesawat tempur SU-35 atau yang lebih tinggi SU57e . Hal ini mungkin terjadi karena kekecewaan Rusia terkait pembelian Su35 Indonesia yg begitu bayak memakan waktu .
    Namun kita tetap harus optimis bahwa masalah ini akan segera terselesaikan .

  5.  

    berarti thn 2019 ini Su-35 nggak jadi dikirim ke Indonesia dikirimnya ke Malaysia, sepertinya habis juga kesabaran Rusia kepada kita, minta barter dengan hasil alam mereka ok, tapi dari kita malah bingung apa yg mau dibarter khas Indonesia sekali ndak pernah tuntas kalau buat statement dan kerja, sekarang malah disalip Malaysia…siap2 saja ditertawakan dunia…bangsa yang (mungkin) terkenal sebagai bangsa pejuang…dah langsung gemetaran begitu diancam Amerika jika beli senjata Rusia saking gemetarannya sampai bingung ndak bisa mikir barang dagangannya apa yg mau dibarter dgn Rusia…bravo Malaysia…mungkin kita memang harus belajar dari Malaysia (ndak perlu malu akui saja)

  6.  

    prihatin

  7.  

    Malaysia beli Sukhoi pake Sawit, Indonesia beli Sukhoi pake biskuit.. Alamat Indonesia bakal kelewat lagi ama Malaysia nih. Indonesia beli 11 biji Su-35 aja lama banget, ntar Malaysia malah beli 18 Su-57.

    Makanya ingat… Pe-milu nomor 1, nyo-blos nomor 2. Dijamin anggaran pertahanan bakal naik ampe 1,5% dari PDB. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

    •  

      no 2 gabakalan beli Sukhoi… sudah jelas kemana arahnya dia…

    •  

      Lagian, pesawat nya ngerawat saja takde wang… mau beli berapapun entar juga cuman jadi line up list doang… 18 Su-30MKM cuma 4 yang layak terbang… ironis…

      •  

        Makanya, ente kan faham pake pespur Rusia gak ada yg beres semua. Makanya pake buatan Barat. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

        •  

          Mana pespur indonesia yg buatan rusia bermasalah???
          Liat tuh beli bekas 24 unit tp satu nyungsep gk ada gantinya, judulnya hibah tp akhirnya minta duit setara harga bekas pakai = kena tipu,,,beli buatan barat gk boleh ini gk boleh itu, hanya boleh jd pajangan kwkwkwkkkk ???

          •  

            Yg salah bukan pespurnya, yg salah tuh Oknum aparat yg korupsi. Masak duit buat beli parasut malah dipake sendiri. Dan Ente gak tau itu?? Ente mainnya kurang jauh dik. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Begh si entong belagu tau tp ternyata nol, lah india kurang apa kalau bicara uang???? Liat noh 52 unit yg bisa terbang,,,gk ada ceritanya sistem avionik yg campur2 tanpa perhitungan yg tepat tidak akan mengganggu kinerja mesin, itulah sebab f35 bermasalah dan penuh masalah sebab setiap sistem avionik menimbulkan tingkat radiasi tertentu yg bila tanpa perhitungan yg tepat akan mengganggu kinerja mesin yg otomatis jg akan berpengaruh pada sistem kelistrikan pespur keseluruhan,,,jd kalau pengetahuan terbatas gk usah belagu songong ye tong kwkwkwkwkkkkkkkk

          •  

            Ente nanggepin siapa?? Salah lapak kah?? Apa hubungannya Su-30MKI dg F-35??? Kayaknya gak ada deh. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Nah di situ telminya ente, kenapa tidak ada hubungannya su30 mki dengan f35???? Ada dong kesamaannya, yaitu pemasangan sistem avionik yg tidak terukur dengan kemampuan mesin menahan efek radiasi aviaonik, f35 terlalu banyak mengandalkan sistem komputerisasi avionik sehingga mengganggu kinerja mesin yg ujungnya jg mengganggu sistem kelistrikannya’ untung aja f35 barang us sehingga mereka punya pengalaman untuk sedikit mengakalinya sehingga sepertinya aman, lah india dan malaysia punya ilmu apa untuk mengakalin sistem avionik yg radiasinya tak terkendali??? Jd bukan salah rusia kalau su30mki dan su30mkm bermasalah, ya salah mereka sendiri memakai sistem avionik campur sana campur sini seenak jidad tanpa mengikutsertakan pihak rusia, terbukti ente telmi tong,,KWKWKWKWKWKWKKK

    •  

      Setuju Bung kalau coblos itu urusan no.1 kalau kalah biar direlakan no.2 saja, wes gak usah dipikirin, salam satu nyali, wani !!!!!! Semoga Su-35 datang tepat waktu ente2 yang ragu silahkan teruskan melongo

  8.  

    iya ..ini yg lelet kementrian perdagangannya sihh ..

  9.  

    Semoga malingsial memakan umpan crunchy-nya Russia…….

    *semoga armada mas tidak ada yg jadi korban lagi…..tapi yang lain (xixixi…)

  10.  

    wajar Rusia mancing ke Malaysia,pun bila deal toh ngak serta Merta,,itu kan baru kemungkinan,pun bila iya,saya tetap bangga dgn kemampuan prajurit TNI AU yg pastinya bolehlah diadu skill dng tetangga sebelah.

  11.  

    Masalah sawit ini rusia mgkin sedang bermain tombak brmata dua, penekanan kata2 “90% dari indonesia” sptnya bluffing utk kita,” Sukhoimu jelasnya gimana nih ?!”

  12.  

    Ini tanda bahwa tidak ada masalah dengan sistem imbal dagang sudah tuntas pengkajian theknisnya, kalau pun kemaren ada sedikit kendala itu karena emang baru kali ini pembelian alutsista itu dengan sistem imbal dagang jd wajar bila ada kendala dalam pengkajian theknis imbal dagang.

  13.  

    Alustista kita jgn di pengaruh unsur politik kita harus punya sikap cinta tanah air apa yg terbaik buat NKRI kita kita harus tegas segala sesuatu yg menykut pembelian penggunaan Alustista Tampa tekanan dr luar.kita harus buktikan hal tsb jgn takut untuk di bilang condong ke salah satu blok kita kalao itu menguntungkan kita. Liat sekililing kita, mereka itu punya teman ada yg membackup mereka dr Bella kalao terjadi sesuatu belajar dr sejarah. sdgkan kita malah mau meninggalkan sahabat tua kita ingat bro dia itu sahabat kita.bljar dr sejarah siapa yg pasang badan buat kita. Jgn habis manis seph di buang. Ingat bro yg nama sahabat itu egk bakal mengecewakan kita. tinggal kita sendiri mau tidak menjadi sahabatnya. Beberapa x mereka mau merangkul tp kita malah menolak rakulan. Mereka. Jgn mau tertipu dgn bujuk rayu mereka yg memberikan pesawat hibah agar kita tidak lepas dr kontrol mereka. Skrg saya liat sahabat kita sepertinya tidak simpatinlg tiggl kita sendiri mau gimana.

  14.  

    Silahkan aja di hubung2kan dengan politik tp pakai analisis yg cerdas bukan penuh nafsu kekuasaan tp otak cekak,,,hahahahaaa

  15.  

    90% dari indonesia, bisa jadi dan mungkinkah ada beberapa alutsista kita dari papa bear yang barter minyak sawit kita. Mudah-mudahan saja itu 35SI dan pensil arhanud…

  16.  

    SESUAI PROPOSAL PLAN B……………… TAKDE BARANG UANG PUN JADILAH……………
    SEKARANG PERSOALIN NYA…………..
    MALONS APAKAH DI SANKSI AMRIKI JUGA ????

  17.  

    Russia cerdas nawari malon, secara area wilayah membantu Indonesia dan malon dari gangguan china dan amrik, secara khusus agar Indonesia tidak terlalu ditekan amrik, secara ekonomi bakalan nambah pundi devisa dan bikin Indonesia mau melirik SU57 dan rudal buatan Russia… ๐Ÿ˜€

  18.  

    Mendunia…

  19.  

    Amer semakin tertinggal

    ๐Ÿ˜Ž