Feb 082019
 

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, menegaskan bahwa diplomat dan militer Rusia akan melakukan segala kemungkinan untuk mencegah penyebaran rudal Amerika Serikat (AS) ke Baltik.

“Saya akan melakukan segala upaya yang mungkin untuk mencegahnya…. Saya yakin bahwa setiap orang yang entah bagaimana terlibat dalam kebijakan luar negeri kami, kegiatan pertahanan dan keamanan akan bekerja sebagai tim untuk mencegah situasi yang berarti segala sesuatu yang menjadi landasan keamanan Eropa selama beberapa dekade telah musnah,” kata Ryabkov dalam konferensi pers pada hari Kamis.

Kolonel Jenderal Viktor Yesin, penasihat komandan Pasukan Rudal Strategis Rusia dan mantan kepala staf Pasukan Rudal Strategis, mengatakan kepada TASS sebelumnya bahwa rudal balistik jarak menengah AS, jika dikerahkan ke negara-negara Baltik, akan dapat mencapai Moskow dalam waktu tiga hingga empat menit. Menurut dia, waktu kedatangan akan tergantung pada jenis rudal dan jalur penerbangan mereka. “Waktu kedatangan rudal Tomahawk sekitar satu jam, sementara rudal balistik jarak menengah dapat mencapai Moskow dalam tiga hingga empat menit,” kata Yesin.

Masalah perjanjian INF
Perjanjian INF, yang ditandatangani oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat pada 8 Desember 1987, mulai berlaku pada 1 Juni 1988. Perjanjian ini berlaku untuk rudal darat jarak menengah (1.000-5.000 kilometer) yang ditempatkan dan tidak dikerahkan kisaran (500-1.000 kilometer). Washington pada banyak kesempatan menuduh Rusia melanggar Perjanjian itu, tetapi Moskow dengan kuat menolak semua tuduhan dan menyatakan keluhan terkait ketidakpatuhan Washington.

Pada tanggal 1 Februari, Trump dan Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengumumkan penangguhan kewajiban Washington di bawah Perjanjian INF mulai 2 Februari. Washington bertekad untuk menarik diri dari perjanjian dalam enam bulan, kecuali jika Rusia kembali ke kepatuhan “yang nyata dan dapat diverifikasi”.

Pada 2 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa Moskow juga menangguhkan perjanjian tersebut. Dia menyerahkan instruksi untuk menahan diri dari memulai pembicaraan dengan Washington mengenai masalah ini dan menekankan bahwa AS perlu menunjukkan kesiapan untuk dialog yang setara dan substantif.

Sumber: TASS

 Posted by on Februari 8, 2019

  2 Responses to “Rusia Cegah Penyebaran Rudal AS ke Negara-Negara Baltik”

  1.  

    Siapapun tau amerika itu bagaimana….suka menuduh negara lain berbuat jahat padahal ia adalah biang kejahatan d dunia ini