Oct 252018
 

Pesawat udara tanpa awa, ZALA 421-16E buatan Rusia © ZALA AERO

JakartaGreater.com – Sebuah anak perusahaan Kalashnikov Group, ZALA AERO telah menunjukkan perangkat baru pengacau sinyal navigasi satelit untuk kendaraan udara tak berawak (UAV) dalam pameran keamanan Interpolytex 2018, seperti dilansir dari laman TASS pada hari Rabu.

“Modul kompak ditempatkan di bawah sayap pesawat udara tak berawak dan menekan sinyal sistem navigasi satelit dalam radius hingga 5 km, ini juga memblokir operasional semua perangkat yang menggunakan sistem navigasi satelit untuk bernavigasi”, sebut kantor pers Kalashnikov.

Sistem pengacak sinyal navigasi satelit ini telah dikembangkan untuk pasukan Operasi Khusus. Sistem ini dapat digunakan untuk menetralisir peralatan musuh yang dapat menimbulkan ancaman terhadap fasilitas yang dipertahankannya.

Sistem baru ini akan memperluas jangkauan perangkat peperangan elektronika yang dikembangkan oleh ZALA. Ini terdiri dari senapan anti-drone REX-1 serta perangkat man portabel ZONT. Sistem pengacak sinyal navigasi satelit yang baru telah berhasil menyelesaikan uji coba dan terbukti efisiensinya.

Senjata counter-unmanned aerial vehicle (UAV)

Pameran keamanan Interpolytex 2018 berlangsung di All-Russian Exhibition Centre (VDNKh) di Moskow pada 23-26 Oktober sudah untuk ke-22 kalinya. Tahun ini, ada 46 produsen peralatan khusus asing dari Belarus, Jerman, Kanada dan China telah mengajukan tawaran untuk berpartisipasi dalam pameran tersebut.

  One Response to “Rusia Ciptakan Sistem Drone Pengacak Sinyal GPS”

  1.  

    Perasaan cepet bener jadinya barng baru. kl negara maju yg bikin.

 Leave a Reply