Jul 072016
 

Rusia dan Amerika Serikat telah melakukan kesepakatan untuk meningkatkan koordinasi militer antara kedua negara di Suriah. Presiden Rusia Vladimir Putin juga meminta Presiden Amerika Serikat Barack Obama agar membantu memisahkan kelompok oposisi moderat dari kelompok teroris seperti Front Al Nusra.

Kesepakatan itu tercapai setelah Putin dan Obama melakukan perbincangan via telepon pada Rabu (6/7) waktu setempat. Keduanya menekankan pentingnya memulai kembali perundingan damai Suriah yang disponsori PBB setelah dua putaran perundingan yang digelar di Jenewa sejak awal tahun ini berakhir tanpa membuahkan hasil.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, menyambut keputusan 72 jam gencatan senjata yang diumumkan tentara Suriah bertepatan dengan hari raya Idul Fitri. Ia berharap, akan ada gencatan senjata dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Selama ini, hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat selalu terhambat oleh banyaknya perbedaan pendapat mengenai konflik di Suriah. Moskow dan Washington mendukung dua kubu yang berlawanan dalam perang saudara yang terjadi di negeri tersebut.

Sumber: Antara

Berbagi

  11 Responses to “Rusia dan Amerika Serikat Tingkatkan Koordinasi Militer di Suriah”

  1.  

    Aneh

  2.  

    gambar diatas ;

    obama ingin jabatan tangan, tapi dipeloti ama putin sambil tangan kanan mengepal tinju….

    xixixi….

    •  

      kl nggak pakek pampers pasti bakal keliatan tu celananya basah hahahaha…..

    •  

      Mengapa tidak dilihat dari segi kebesaran hati obama sebagai orang yang memulai jabat tangan, padahal sebagai sesama pemimpin negara besar, ditambah lagi sebagai rival saya kira gengsi akan selalu ada diantara keduanya.

  3.  

    Masa sih???????

  4.  

    Yang ngaku bowo harus di usir palsu jelek gak bermutu

  5.  

    kwaaaakk…kwaaaakkk…kwaaaakk….

  6.  

    mbah bowo hater bermunculan…

    xixixi….

  7.  

    kok ngomongin si bowo terus dah jadi trending topik tah.wah bowo hebat sukses bisa jadi artisnya jkgr…!

 Leave a Reply