Rusia dan UEA Lanjutkan Pembicaraan Pembelian Su-35

Su-35. (@ commons.wikimedia)

JakartaGreater.com – Rusia dan Uni Emirat Arab melanjutkan negosiasi mengenai pasokan jet tempur Su-35 Rusia, kata juru bicara Layanan Federal Rusia untuk Kerja Sama Teknis Militer di Dubai Airshow 2019 pada hari Minggu, lansir Tass.

“Negosiasi tentang pasokan jet Su-35 ke UEA terus berlanjut,” katanya.

Su-35 adalah jet tempur multirole generasi 4 ++. Su-35S berbeda dari varian sebelumnya karena dilengkapi dengan rangkaian avionik baru, radar baru, peningkatan tenaga mesin dan mesin dengan vectoring fleksibel 3 Dimensi.

Su-35 dapat mengembangkan kecepatan hingga maksimum 2.500 km / jam dengan jangkauan 3.400 kilometer dan radius tempur 1.600 kilometer. Jet tempur dilengkapi dengan kanon kaliber 30mm dan memiliki 12 cantelan senjata dibawah sayap dan badan.

Sebenarnya UEA sudah menyatakan minatnya pada pesawat tempur Sukhoi sejak tahun 1990-an. Pesawat tempur yang awalnya adalah Su-27 dengan tambahan sayap canard kecil dan beberapa perbaikan lainnya. Pesawat tempur diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas, yang kemudian diberi nama sebagai “Su-27M”, namun UEA akhirnya mendapatkan F-16 Block 60 sebagai ganti pesawat tempur Sukhoi.

UEA menunjukkan minatnya kembali pada pesawat tempur Sukhoi Su-35 yang didesain ulang pada pameran udara MAKS 2015 di Moskow. Su-35 menjadi bagian menu yang dibahas pada saat itu oleh delegasi senior UEA, kata seorang analis pertahanan Rusia. Menurutnya Uni Emirat Arab menyatakan minatnya yang tinggi untuk “memperoleh teknologi pertahanan Rusia yang canggih,” kata analis tersebut.

3 pemikiran pada “Rusia dan UEA Lanjutkan Pembicaraan Pembelian Su-35”

Tinggalkan komentar