Apr 222019
 

Mikoyan-Gurevich MiG-29M2 Fulcrum. (@ jetphotos.com via commons.wikimedia.org)

Moskow, Jakartagreater.com  – Produsen senjata negara Rusia Rosoboronexport (bagian dari perusahaan teknologi tinggi Rostec) akan mendemonstrasikan lebih dari 200 sistem senjata di pameran dirgantara internasional FAMEX-2019 pada Rabu 24-4-2019 di Santa Lucia, Meksiko, ujar kantor pers perusahaan melaporkan pada hari Senin 22-4-2019, dirilis TASS.

“Eksposisi Rusia akan ditampilkan pada stand Rosoboronexport (No. 121 di Hall C) dan Rusia Helicopters Group (No. 118 di Hall D), di mana pelanggan asing akan dapat melihat lebih dari 200 item persenjataan dan militer.  Selain itu, delegasi dari Irkut Corporation akan menunjukkan produk mereka, “kata kantor pers perusahaan.

Senjata Rusia yang akan ditampilkan di pertunjukan dirgantara Meksiko memiliki prospek terbesar di pasar Amerika Latin, kata kantor pers perusahaan.

Perangkat keras militer ini termasuk pesawat tempur Yak-130, MiG-29M multirole fighter, Mi-17V-5, Helikopter angkut militer Mi-171Sh, Helikopter Mi-35M transport dan Helikopter serang, Ka-52 dan Mi- Kapal perang 28NE dan Helikopter multirole ringan Ka-226T.

Orion-E, Orlan-10E dan Takhion Drone, dan juga sistem Rudal / pertahanan udara Pantsyr-S1, sistem Rudal permukaan-ke-udara Viking dan Buk-M2E,  Man Portable anti serangan udara Verba dan Igla-S juga memiliki potensi besar di pasar Amerika Latin.

  17 Responses to “Rusia Demonstrasikan 200 Sistem Senjata di FAMEX-2019”

  1.  

    Semoga TNI tertarik dengan salah satu sistem pertahanan udara rusia ..

  2.  

    Yang unik itu ka-226T…

  3.  

    TNI MINIM SISTEM PERTAHANAN NEGARA. SEPERTINYA ORION -E DAN ORLAN -10E CUCOK UNTUK ARMADA SEGALA KAWASAN KITA. PLUS DI BENTENGI RUDAL BULK ATAU VIKING MAKIN KECHUT DAH FPDA. HEHEHEEE

    •  

      Orion -E dan Orlan-10 itu UAV, bukan hanud. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

      •  

        SELAIN GAGAL FAHAM TERNYATA SIFAT ENTE SBG SALES KURANG WAWASAN HAHAHAHAHAA

      •  

        Ini orang gk pernah nyimak, jadi otaknya agak kurang singkron. Saya kasih contoh misalnya ada sebuah artikel berbunyi ” Kemenhan anggarkan $ 1 M untuk pengadaan rudal Zircon ”
        Kemudian si oon ini komen, rudal zircon bukan rudal pertahanan. Krn dia pikir kemenhan itu singkatan kementrian pertahanan. Jadi gk cocok beli rudal jelajah. Karena kementrian pertahanan maka harus beli rudal pertahanan…. Wk wk wk…

    •  

      ngarang itu TD-2000B pertahanan udara bukan lihat amunisinya segambreng-gambreng..
      banyak begitu kok di bilang minim

      •  

        xaxaaa…….. setelah kehilangan beberapa pulau apakah ente yakein amunisi kita gak minim bro

        •  

          Apa hubungannya kehilangan pulau ama minim amunisi?? Ente gak tau ya kalo Sipadan-Ligitan diselesaikan lewat pengadilan internasional, bukan lewat perang. Udah nuduh orang lain gagal paham, eh masih ngawur juga nih anak. Sadar woi sadar… Ngawal juga ada batasnya woi…

          Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Typo : Ngayal…

          •  

            kasihan sekali dikau………
            ada proses sebelum pengadilan intrnasional toh………….. hahahaaa
            ada kesempatan PERANG mempertahankan bilan memang harus…
            knapa gk boleh perang…………. pola pikir ente type ASU banget, …………
            klo makan bolehlah kau sembarangan
            klo ngomeng kau sikat dulu gigi kau itu cah…. hahahahaaa

          •  

            Setau ane Sipadan-Ligitan sebenarnya masih bisa diselesaikan lewat jalur diplomasi beras

          •  

            Mana sempet Indonesia perang orang lagi ngadepin OPM dan GAM. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

      •  

        Amunisi dari Si mbah Samberlangit aka S-60 yg masih segambreng yah… Kalau emang mo mikir ngirit begitu mustinya SPAAG baru rusia Derivatsiya PVO juga bisa jadi pilihan untuk di ambil karena pake amunisi yg sm dng si mbah samberlangit xixixi…