Apr 242017
 

Sistem S-350 Vityaz. © Wikipedia

MOSKOW – Sistem pertahanan udara terdepan Poliment-Redut milik Rusia dan sistem pertahanan udara jarak menengah berbasis darat S-350 Vityaz akan di tempatkan sebagai sistem rudal terpadu, menurut kepala insinyur perusahaan pertahanan Almaz-Antey pada hari Senin (24/04/2017), seperti dilansir dari Sputnik News.

Sistem rudal Poliment-Redut berasal dari sistem pertahanan udara Vityaz berbasis darat, yang menggunakan rudal pertahanan jarak jauh 9M96.

Militer Rusia saat ini sedang menguji sistem pertahanan udara dan rudal mobile kelas menengah S-350 Vityaz, dan diharapkan dapat diselesaikan tahun ini. Senjata baru akan menggantikan yang versi lebih tua S-300PS dan melengkapi untuk sistem seperti Buk-M3 , S-300VM4, S-400 dan S-500.

“Pengujian sistem rudal anti pesawat S-350 Vityaz saat ini sedang berlangsung”, menurut Gumyonny. “Peluncuran pertama telah berhasil dan karakteristik sistem telah terbukti serta akan digunakan pada skala besar untuk penggantian sistem rudal pertahanan udara S-300PS”.

S-350 dibangun menggunakan radar AESA canggih terbaru dan kendaraan komando baru. Sebuah baterai S-350 standar akan mencakup kendaraan komando, dua buah radar dan delapan kendaraan peluncur. S-350 menggunakan pemandu radar aktif, kemampuan pencegat “hit-to-kill” sama seperti sistem pertahanan udara S-400 dan dapat menyerang target pada ketinggian 75 mil (lebih 120 km). Sistem S-350 dapat menyerang 16 target secara bersamaan dengan total 32 rudal pada satu waktu.