Agu 242018
 

Sejumlah senjata anti-tank yang digunakan di medan tempur Suriah © Russian MoD via Live UA Map

JakartaGreater.com – Kementerian Pertahanan Rusia telah membuat kejutan besar dalam ajang “Army-2018” saat mengambil posisi yang menonjol untuk menampilkan rudal anti-tank Javelin buatan AS yang ditemukan di Suriah, seperti dilansir dari laman Almasdar News.

Di antara rudal anti-tank Rusia yang diperoleh di medan perang Suriah dan ditampilkan di Angkatan Darat-2018 kali ini terdapat sejumlah rudal anti-tank Javelin buatan AS, ada pula rudal anti-tank MILAN buatan Jerman-Prancis.

Apa yang unik tentang prototipe dari Javelin AS yang disajikan Rusia di ajang Army-2018 adalah bahwa purwarupa tersebut merupakan yang terbaru dan terbaik yang dimiliki oleh militer Amerika Serikat.

Secara khusus, rudal Javelin itu dilengkapi dengan hulu ledak multi-guna. Berkat hulu ledak tersebut, Javelin, mampu menghancurkan pasukan musuh, menghancurkan target berlapis baja, menghancurkan bangunan dan bahkan benteng.

Varian terbaru tetap mempertahankan kemampuan untuk menghancurkan tank tempur utama. Selain perbedaan hulu ledak, amunisi FGM-148F Javelin sedikit lebih ringan dari varian pendahulunya.

Menurut publikasi, Javelin dirancang untuk menyerang semua jenis tank, kendaraan lapis baja dan bahkan benteng pertahanan musuh. Rudal tersebut memiliki berat 11,8 kg, dan panjang 110 cm, diameternya 127 mm, rudalnya ditempatkan ditabung peluncuran untuk melindunginya dari kerusakan lingkungan.

Amunisi Javelin dilengkapi dengan penembus Explosive Reactive Armor (ERA) yang ada pada tank modern. Roketnya memakai “soft launcher”, sehingga aliran jet ketika proyektil yang tersisa sangat kecil, membuatnya lebih aman bagi penembak dan pasukan yang ada disekitarnya. Rudal ini memiliki jangkauan efektif antara 75 – 2.500 meter, sedangkan jangkauan maksimumnya hingga 5.000 meter.

Dengan parameter yang dipublikasikan tersebut, rudal anti-tank Javelin buatan Amerika berhak menyandang gelar sebagai rudal anti-tank terbaik dunia.

Namun, rahasia Javelin sekarang bukan lagi milik AS sendiri dan sangat mungkin Rusia akan membuat versi yang sama atau bahkan menemukan cara yang efektif menangani jajaran rudal tersebut dari rampasan perang yang didapat.

Bagikan:

  18 Responses to “Rusia Hadirkan ATGM Javelin di Army-2018”

  1.  

    Di alenia terakhir itu rupanya yg menjadi kata kuncinya.

  2.  

    berarti paragraf sebelum yg terakhir adalah pengakuan atas produk org lain lebih unggul.
    toh jika dibuat kwnya kualitasnya tdk lebih baik drpd asli.

  3.  

    kita mesti beli yg banyak nih.
    tapi…….duite ada ga y.

  4.  

    Hurraa.. Rampasan perang di Suriah nich..

  5.  

    Ketik Hastag Sebanyak banyakx

    #Jokowi2019BersamaRakyatTNIKuat
    #Jokowi2019BersamaRakyatTNIKuat
    #Jokowi2019BersamaRakyatTNIKuat
    #Jokowi2019BersamaRakyatTNIKuat

  6.  

    Itu APILAS bukan Javelin @jakartagreater. Jangan jadi corong propaganda Russia terus lah,skali kali pinter dikit

  7.  

    Betul, yang di gambar adalah APILAS buatan GIAT Perancis.

  8.  

    kalau yg namanya rudal panggul? incarannya itu panas & logam ke target, sama dgn rudal panggul russia yg banyak dipakai diperang timur tengah, hanya saja yg mmbedakan bagai mana tank trsebut mengantisivasi rudal trsebut, bukan sedikit tank buatan amerika & barat hancur di sengat rudal panggul

  9.  

    Intinya…Rusia dapat informasi baru dari javelin….bongkar

  10.  

    Itu bisa utk nembak kirik sama bebek gak?

  11.  

    Setelah memperoleh rudal utuh, sekarang ada ATGM… benar2 Russia panen di Suriah…

 Leave a Reply