Mar 192019
 

Peluncuran rudal jelajah jarak jauh, Kalibr © Kemenhan Rusia via TASS

JakartaGreater.com – Biro desain Northern telah memulai mengembangkan dokumentasi konstruksi untuk fregat modern dari Proyek 22350M yang mampu membawa hingga 48 rudal jelajah Kalibr, kata sebuah sumber di sektor pertahanan dan produksi mengatakan kepada TASS pada hari Minggu.

“Biro desain Northern (Utara) telah menyelesaikan rancangan fregat Project 22350M dan kini sedang mengembangkan dokumentasi desain kerja untuk kapal-kapal ini sejalan dengan pesanan taktis dan teknis dari pelanggan”, kata sumber itu.

Fregat akan memiliki bobot hingga 7.000 ton, juga akan mampu membawa rudal jelajah hipersonik Zircon.

Fregat baru akan memiliki sistem kendali tembak otomatis universal untuk semua tugas penghancuran. “Ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan tempur mereka”, sumber itu menekankan.

Angkatan Laut Rusia saat ini dengan kapal utama proyek 22350, Admiral Gorshkov. Dan produksi masal pertama Admiral Kasatonov dari proyek 22350 sedang menjalankan uji coba. Kapal-kapal ini memiliki kapasitas 4.500 ton, dan masing-masing dapat membawa hingga 16 rudal jelajah Kalibr.

Uji peluncuran rudal hipersonik 3M22 Zircon buatan Rusia © New Update Defence via Youtube

Putin Ungkap Kecepatan Zircon Mencapai Mach 9

Saat berpidato di hadapan Majelis Federal Rusia, bulan lalu, Presiden Vladimir Putin telah menyinggung Zircon, yang digambarkan itu sebagai rudal hipersonik berkecapatan hingga mencapai Mach 9.

Presiden Rusia mengatakan ini adalah “inovasi lain, pekerjaan yang mamu menghasilkan dan akan selesai sesuai jadwal”. Ia memiliki jarak tembak lebih dari 1.000 kilometer (540 nm) dan mampu menghancurkan target di darat dan di laut, tambahnya.

Secara khusus, angka-angka yang disebutkan oleh Putin ini jauh di atas prediksi para ahli sebelumnya baik dari lokal dan luar negeri, yang yakin bahwa jarak tembak Zircon hanya akan mencapai antara 215 – 270 mil laut (400 – 500 km) dan kecepatan tertinggi dibatasi antara Mach 5 dan Mach 6.

Menurut Putin, Zircon terutama ditujukan untuk mempersenjatai anjungan-anjungan di laut seperti “kapal perang permukaan dan kapal selam, termasuk yang sudah operasional dan sedang dibangun yang telah dilengkapi dengan peluncur rudal jelajah Kaliber. “Oleh karenanya, ini tidak akan menjadi terlalu mahal bagi kita”, katanya.