Jan 132018
 

Rusia telah mulai mengembangkan prototipe sistem pelontar api berat masa depan yang dinamai Tosochka. © Sergei Bobylev

JakartaGreater.com – Asosiasi Riset dan Produksi Rusia, Splav mulai mengembangkan prototipe sistem heavy flame-thrower atau pelontar api berat generasi masa depan yang disebut Tosochka, seperti dilansir dari laman situs berita TASS.

“Asosiasi Riset dan Produksi Splav sedang mengerjakan pengembangan prototipe sistem heavy flame-thrower generasi baru yaitu Tosochka, untuk melakukan uji coba awal. Sistem dengan perbaikan karakteristik akan dipasang pada sasis beroda”, kata CEO Techmash Holding Company, Vladimir Lepin pada hari Jumat.

Pada tahun 2017, Splav telah meluncurkan proyek Proryv (Terobosan) sebagai bagian dari program investasinya untuk memperluas kapasitas produksinya. Di bawah proyek baru ini, perusahaan mengakuisisi sebuah workshop (lokakarya) baru yang akan mulai beroperasi pada tahun 2019. Workshop baru ini akan meluncurkan produksi amunisi untuk beberapa sistem peluncur roket multi laras Tornado-S terbaru, kata CEO Techmash.

Secara simultan, Splav akan terlibat dalam area produksi baru untuk menggelar kendaraan tempur dan transporter-loader. Proyek ini akan memungkinkan Splav untuk beralih dari eksperimental ke produksi massal. Perusahaan lokakarya baru juga akan meluncurkan produksi amunisi untuk sistem peluncur roket multi laras Grad.

Bagikan Artikel :

  5 Responses to “Rusia Kembangkan Heavy Flame-Thrower Generasi Baru”

  1. Mungkin Mbh Mien Bisa Atraksi Selain Di Bakar Pake Propelan Bathok Seperti Di Bakar Pake Tos Heavy Flamethrower

  2. Senjata baru niyeeee, tapi roket sebelumnya masih menggunakan pemandu satelit, tapi ini mungkin tidak

    Hahhaahaaaa

  3. Patut dicontoh PT.PINDAD dgn paltform roda rantai!

 Leave a Reply