May 172017
 

Gambar artistik Pasukan Khusus Rusia, Spetsnaz. © www.mega-art.kz

Para ahli kimia dari Universitas Negeri Saratov telah berhasil menemukan solusi membran yang mampu melindungi personil militer dari senjata kimia dan biologi sambil membiarkan udara dan uap meresap, menurut Leonid Kossovich, seperti dilansir dari TASS Defense.

“Bekerjasama dengan mitra industri, seragam eksperimental telah dibuat untuk Departemen Pertahanan dan Departemen Dalam Negeri untuk di pakai selama masa uji coba. Saat seluruh pengujian selesai, mungkin tahapan produksi massal dapat dipertimbangkan”, kata Kossovich, Presiden Universias Negeri Saratov.

Pengujian seragam khusus yang terbuat dari kain membran khusus tersebut akan selesai di akhir tahun ini. Sertifikasi material akan segera menyusul.

“Otoritas wilayah Saratov akan bergabung dalam proyek ini ditahap berikutnya, mereka sudah mengerjakan investasi sebuah proyek untuk memproduksi kain kain membran secara lengkap”, ujar Kossovich.

Membran unit tersebut kedap air, virus, bakteri, toksin dan alergen. Pemakai seragam aman dari efek berbahaya zat kimia dan biologis. Di saat yang bersamaan, kain nanofiber tersebut memiliki pori-pori berukuran mikro (microprorous) yang memungkinkan sirkulasi uap dan udara.

Kain tersebut dibuat dalam kerangka kerja Fund for Perspective Research yang lebih besar untuk menciptakan perlengkapan tempur masa depan. Penelitian dimulai pada tahun 2014.

“Atas permintaan seorang mitra di Moskow, kita akan mulai membuat kiriman membran nanofiber dalam jumlah besar, sekitar tujuh kilometer panjangnya”, jelas Kossovich.

Materi baru ini mungkin berguna tidak hanya untuk memproduksi seragam militer, tapi juga pakaian dan perlengkapan untuk para atlet ekstrim dan penjelajah kutub.

“Properti dari produk Rusia telah melampaui rekan-rekan asingnya. Membran serat nano tidaklah mahal, dengan seluruh rantai produksi yang ada di Rusia. Selama ini semua bahan kedap udara dan air harus diimpor. Produk kami pasti akan banyak diminati di pasar domestik. Sejumlah produsen besar menyatakan bahwa mereka sangat tertarik”, kata Kossovich.

  7 Responses to “Rusia Kembangkan Membran Anti Senjata Kimia dan Biologis”

  1. uhhhhhh……

  2. Bentuk perlingdungan para prajurit adah dengan inovasi dan modernisasi peralatan militer.
    Indonesia pasti juga bisa saatnya nanti.

  3. cocok juga untuk pasukan buru asap yang memadamkan hutan yang dibakar tanpa ribet harus pakai masker
    wajib diborong seratus kilometer Dan minta t o t

  4. HUAHAHA !!! Cuma rongsokan doang…

    KAGAK MONCER NI BARANG !!!

  5. wuehebaaat!!!harus di borong nih!!!!

  6. Teknologi semakin maju, semogaaja SDM RI bs menciptakan penemuan yg bermanfa’at dan bs menghasilkan devisa negara!

 Leave a Reply