Jan 112019
 

Peluncuran rudal jelajah Kalibr dari korvet Buyan-Class, Grad Slavyazhsk © South Front

JakartaGreater.com – Rudal jelajah Kalibr-M baru dengan jangkauan lebih dari 4.500 km saat ini sedang dikembangkan untuk Angkatan Laut Rusia, sebuah sumber dari kompleks industri militer mengatakan kepada TASS pada hari Selasa, 8 Januari 2019.

“Rudal jelajah presisi tinggi berbasis kapal terbaru, Kalibr-M dengan jangkauan tembak maksimum lebih dari 4.500 km sedang dikembangkan untuk Angkatan Laut Rusia. Penciptaan rudal ini pada tahap penelitian ilmiah dan dibiayai oleh Kementerian Pertahanan Rusia”, kata sumber itu.

Sumber tersebut mengklarifikasi bahwa pengembangan rudal itu termasuk dalam program persenjataan negara hingga 2027, dan misil harus diserahkan kepada armada sebelum akhir program.

Spesifikasi rudal jelajah Kalibr buatan Rusia © Federasi Ilmuwan AS

Sumber menambahkan bahwa rudal baru ini akan berbeda dari rudal Kalibr yang ada dalam pelayanan saat ini, baik dalam hal dimensi dan jangkauanya yang lebih jauh. “Ini akan jauh lebih besar, bobot hulu ledaknya akan mendekati 1 ton”, kata sumber itu.

Menurut sumber itu, kapal perang permukaan berukuran besar akan dilengkapi dengan itu, mulai dari fregat, hingga kapal selam nuklir. “Kalibr-M ini dirancang untuk menghancurkan fasilitas darat dan akan dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir”, katanya.

TASS tidak memiliki konfirmasi resmi atas informasi yang diberikan oleh sumber tersebut.

Saat ini, sistem rudal Kalibr sedang beroperasi dengan Angkatan Laut Rusia. Menurut data dari sumber terbuka, jarak tembak maksimum rudal jelajah 3M-14 dari kompleks ini, yang terbang dengan kecepatan subsonik, mencapai sekitar 2.000 km.