Sep 192018
 

Rudal balistik jarak pendek (SRBM) Iskander-M Rusia © Anton Novoderezhkin via TASS

JakartaGreater.com – Sistem rudal balistik jarak pendek (SRBM) Iskander-M Rusia untuk pertama kalinya kembali dikirm dari Urals ke Kirgistan untuk ambil bagian dalam latihan kontra-terorisme internasional yang akan datang, Issyk-Kul Antiterror-2018, menurut layanan pers Distrik Militer Pusat Rusia pada hari Rabu yang dilansir dari laman TASS.

“Sistem rudal balistik jarak pendek Iskander-M untuk pertama kalinya digunakan di Kirgistan. Selama latihan, kru rudal Urals akan melakukan serangan terhadap basis simulasi teroris di pusat pelatihan gunung Edelweiss”, katanya.

Sekitar 1.000 tentara Rusia akan turut ambil bagian dalam latihan Issyk-Kul Antiterror-2018 dari Commonwealth of Independent States (CIS), yang dijadwalkan berlangsung pada 24 September di pusat pelatihan Edelweiss di Kirgiztan.

Operasional-taktis Iskander-M menembakkan rudal siluman balistik semi-kuasi super cepat (ketinggian 50 km) dengan peperangan elektronik, yang dirancang untuk menembus pertahanan rudal musuh dan menghancurkan target pada jarak 500 km.

Iskander-M tetap tak tertandingi hingga 2025

Negara lain tidak akan bisa merancang sistem rudal balistik jarak pendek seperti Iskander-M Rusia sebelum tahun 2025, menurut Panglima Angkatan Darat Rusia Jenderal Oleg Salyukov pada bulan Maret lalu.

“Menurut para perancang, negara-negara asing akan dapat menciptakan tandingannya tidak lebih cepat dari tahun 2025”, kata Salyukov.

Sistem rudal balistik taktis Iskander mampu mencapai target berukuran kecil dan besar dengan jarak hingga 500 km, untuk menghancurkan sistem misil dan peluncuran roket, senjata artileri jarak jauh, pesawat terbang dan helikopter di aerodrome, pos komando dan pusat komunikasi.

Sistem rudal balistik taktis jarak pendek Iskander termasuk peluncur, loader-transporter, kendaraan pemeliharaan rutin, kendaraan pos komando, pos informasi, seperangkat peralatan amunisi dan alat bantu pelatihan.

  9 Responses to “Rusia Kerahkan Sistem Iskander-M ke Kirgistan Untuk Latihan”

  1.  

    rudalnya mantap

  2.  

    Kasian kyrgistan di jadikan lapangan pengetest bom… jelas bgt ruskies msh gamang memakai rudal keren begitu, mendingan latihan itu spt nato di polandia.. lebih jelas n bertuah n tdk asal asalan… sori gw bukan ngefans rusia atopun mamarika, ke2nya negara besar n memiliki msyrkt yg berintelektual tinggi n tdk trllu bergantung kpd pemerintahan

    •  

      Orang latihan ya suka2 mereka… lagian latihan perang NATO seperti apa sehingga disebut lebih hebat??? kalau hanya simulasi dan diimbangi koordinasi pengerahan pasukan… itu namanya mau ngirit…
      Kalau latihan beneran itu ya untuk salah satunya menjajal kemampuan rudal2 yang dimilikinya… apa saja, supaya ketahuan tingkat efektivitasnya, dan sejauh mana memiliki kemampuan dan akurasi termasuk reaksi…
      Lagian mana bisa latihan perang kok di perbandingkan… misal latihan perang TNI akan berbeda dengan latihan perang Angkatan Bersenjata Singapura… aneh

 Leave a Reply