Jul 012017
 

Sistem rudal Rusia Khrizantema-S dikirim ke pelabuhan Azerbaijan di Baku di Laut Kaspia, dilaporkan Asbarez pada 29/6/2017.

Kendaraan ini dirancang untuk melawan tank musuh dan pengangkut personel lapis baja dan menghancurkan struktur permanen. Kendaraan ini juga membawa rudal yang mampu menyerang pesawat terbang rendah. Unit Khrizantema-S memasuki layanan militer Rusia pada tahun 2005.

Sistem senjata “akan dikirim ke zona garis depan dalam waktu dekat,” ujar kementerian menambahkan.

Sistem rudal Rusia Khrizantema-S (Vitaly V. Kuzmin)

Azerbaijan dan Armenia telah bentrok selama beberapa dekade di wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan dan provinsi-provinsi terdekat. Republik Nagorno-Karabakh (NKR) memproklamirkan kemerdekaannya dari Azerbaijan pada tahun 1991.

Sistem rudal Rusia Khrizantema-S (Mike1979 Russia)

Konflik militer antara Azerbaijan dan Armenia berakhir pada tahun 1994, dan Azerbaijan kehilangan kendali atas wilayah mayoritas etnis Armenia ini. Pertarungan dimulai pada bulan April 2016, dan gencatan senjata sebagian besar gagal dipegang.

Sputniknews.com

  6 Responses to “Rusia Kirim Lagi Sistem Anti-Tank ke Azerbaijan”

  1. buat indonesia mana yah, indonesia kan mitra strategis pagar selatan rusia harusnya di fuul kan sistem pertahanan udaranya dari segala jenis rudal. ndak harus beli lah kan ada gunanya buat keamanan bersama, hheee..

    • Kalau ini mah jelek menurut ane bung… Mending bw atgm manpad contoh kornet yg dari rusia atau yg lebih portable nlaw dari swedia… Anti tank Misile carrier buat tank mah ambil yg kek ADATS aja bisa buat pesawat juga jadinya kan enak buat melindungi ground force

  2. Launchernya kecil amat tapi yg bw tank gede :nohope:
    Mending bw manpad aja deh :ngakaks

    • justru karena sistem atgmnya yg relatif lebih besar dan berat misal dibandingkan javelin /kornet maka dipake platform bmp-3 ifv/tank ringan yg amphibi….missilenya jangkauannya juga relatif lebih jauh sampai sekitar 6 km dgn penetrasi baja sampai 1250mm rha di belakang ERA jd lebih bongsor…susah digotong….selain itu bisa bawa missile dengan warhead tandem HEAT dan Thermobaric lebih banyak sampai 15 biji dengan reload otomatis dan manual… jgn bandingin dengan manpads ..krn ini utamanya buat lawan lapis baja/tank killer….justru varian lainnya malah bisa dibawa helikopter mirip hellfirenya us…kalau macam ADATS rusia udah punya TOR sama pantsyr…

      • rusia kan ada terminator yg menurut sy lebih efektif buat tank killer sekaligus ifv dibanding yg nanggung seperti ini… Btw emang TOR bisa dipake buat engage tank? Kalau ADATS buat tank bisa buat pesawat pun bisa

        • terminator pake atgm kornet yg sekelas javelin penetrasinya di bawah Khrizantema-S tapi unggul di dobel kanon 30mm nya bisa nembak obyek terbang rendah atau obyek didarat dengan armor di bawah mbt modern..tor mmg murni utk pertahanan udara dengan missile sam jarak medium 10-15 km…adats mmg misil nya dual purpose ttpi malah jadi kontradiktif dan tdk efektif karena bekerja stgh2 krn penguncian sam dan atgm jd sangat rumit krn sifatnya yg berbeda bahkan munisi utk sam dan atgm menjadi tdk efektif dlm penghancuran sasaran..operator hrs sangat mahir krn beban dobel target…biaya misil mahal diatas javelin dan hellfire atau stinger…jadi akhirnya pemakai adats lebih cenderung memakainya untuk pertahanan udara seperti kanada pd perang teluk bahkan krn biaya yg mahal dipensiunkan 2007 sebanyak 36 unit peluncur dan thailand 12 unit..
          menurut saya sih Khrizantema-S adalah anti tank kelas berat…mbt modern apabila tersengat misilnya totally disable…

 Leave a Reply