Rusia Membangun Kapal Serang Amfibi Tahun 2020

153
33
Upacara peluncuran kapal dukungan logistik Elbrus, Angkatan Laut Rusia di Severnaya Verf Shipyard, 26 Juni 2015. © Ruslan Shamukov

JakartaGreater.com – Kementerian Pertahanan Rusia dan United Shipbuilding Corporation (USC) telah sepakat untuk memulai pembangunan kapal serang amfibi (kapal induk helikopter) dalam negeri pada tahun 2020 di Northern Shipyard, menurut sebuah sumber industri pertahanan kepada situs berita Rusia, TASS.

“Kementerian Pertahanan Rusia dan USC telah sepakat bahwa perusahaan Northern Shipyard akan melaksanakan pekerjaan pada kapal induk helikopter dan kapal perusak Leader-Class. Perusahaan ini telah melakukan rekonstruksi kapasitas produksi secara komprehensif, termasuk pembangunan sebuah lokakarya untuk membangun kapal-kapal ini”, kata sumber tersebut.

Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa pabrik itu diperkirakan akan membangun kapal induk helikopter terlebih dahulu dan kemudian mulai membangun kapal perusak.

Riset dan pengembangan kapal induk helikopter akan dimulai pada tahun 2018, sedangkan pembangunanannya diperkirakan akan dimulai pada tahun 2020 dan pada tahun 2024 akan bergabung dengan armada Angkatan Laut Rusia.

Gambar menunjukkan Proyek Avalanche dari Institut Pusat Riset Sains Krylov dengan segel Angkatan Laut Rusia. © Krylov CSRI

Kapal serang amfibi pertama dan satu-satunya akan diproduksi pada tahun 2022 dan mulai beroperasi pada tahun 2026.

Sumber lain sebelumnya bahwa kapal serang amfibi akan didukung oleh kombinasi mesin diesel dan turbin gas, di mana mesin diesel adalah yang utama, dan turbin gas digunakan untuk mempercepat daya.

Kapal-kapal tersebut kebanyakan akan membawa helikopter Ka-52K yang akan dikirimkan ke Angkatan Bersenjata Rusia bersamaan dengan kapal induk helikopter tersebut. Kapal-kapal tersebut juga akan melayani helikopter Ka-27, Ka-29 dan Ka-31.

Sebelumnya Wakil Menteri Pertahanan Rusia yaitu Yury Borisov mengatakan kepada wartawan bahwa kapal induk helikopter pertama Rusia akan selesai kira-kira pada tahun 2022.

153 KOMENTAR

    • tehnologi yang jelas mengadopsi hukum archimedes bung indo….xixixi…!!! karna harus melampungkan berat ribuan ton…dengan kedalaman dasar laut yang dangkal jadi harus mempunyai daya apung yang sangat besar….bisa jadi mengadopsi sistem kapal selam dengan pengaturan tekanan udara….mungkin loo bung indo elite…!!!

  1. tehnologi yang jelas mengadopsi hukum archimedes bung indo….xixixi…!!! karna harus melampungkan berat ribuan ton…dengan kedalaman dasar laut yang dangkal jadi harus mempunyai daya apung yang sangat besar….bisa jadi mengadopsi sistem kapal selam dengan pengaturan tekanan udara….mungkin loo bung indo elite…!!!

          • Daripada pesawat kerupuk, mau TTD aja gak jelas kapan. Ditunggu November aja gak datang. Hhhhhhhhhh pesawat kerupuk

          • Kan sudah diakui kalau ada insiden oleh pihak USA, sehingga kondisinya bisa dipastikan terjadi… masalah F-22 kabur atau tidak yang jelas ketika Su-35 merapat, mereka sudah ga ada, padahal ketika Su-25 hadir digangguin… Hoax itu kalau pengakuan sepihak, kalau pengakuan kedua pihak jelas valid dan tinggal di analisa sedikit mengikuti realitas yang terjadi…

          • Kalo sudah gak ada terus gimana ceritanya bisa disimpulkan jadi kabur gitu?? Kan aneh, kalo memang kabur karena pesawat krupuk Dateng lah apa bukti penguatnya?? Apa iya kalo yg datang Su-30 SM, F-22 bakal masih ada disitu?? Kan pasti F-22 juga akan pergi Kalo misi selesai.

            Gini aja deh, Ane coba ikuti logika ente. Anggap aja F-22 kabur takut Ama tuh pespur krupuk. Lah sekarang, apakah Rusia masih ngebomin sisi timur sungai Efrat?? Enggak kan?? Coba aja lagi, ntar kalo ga F-22 ya F-15 yg datang buat ngusirin. S-400 lagi diumpetin, takut kena hajar bom dari drone kayu ya. Hhhhhhhhhh

          • Memangnya disisi timur sungai efrat ada apa??? ISIS??? atau oposisi moderat??? bukanya yang menguasai Kurdi???
            ISIS sudah lenyap kecuali kalau diumpetin sama USA, kan dalam pembicaraan dengan USA oposisi moderat tidak dimasukan dalam bagian teroris yang harus diperangi… jadi ngapain harus susah payah nyebrang efrat kalau disana sudah tidak ada ISIS, justru lebih aneh lagi kalau ada ISIS karena itu wilayah yang mestinya menjadi ruang operasi militer USA??? ngapain saja katanya memerangi teroris???
            Drone kayu sudah di jabarkan panjang lebar, 13 drone 7 rontok oleh pantsir dan 6 berhasil diambil alih, 3 dijatuhka ke tanah dan meledak 3 lagi dalam kondisi utuh… sebenarnya justru Russia yang pamer karena sukses besar, dan ngapain itu pesawat intai USA di saat serangan drone berlangsung malah berseliweran didekat situ selama 4 jam???
            dan justru Russia malah berhasil mendapat sumber seranganya…

            https://sputniknews.com/middleeast/201801121060708674-russia-base-attackers-destroyed-drones/

    • Itu ditunda karena cuaca tidak mendukung, pesawat all weather sekalipun kalo kondisi hujan dg badai ya milih ditunda dulu. Makanya Russian Fanboys biasakanlah baca artikel jangan baca judul aja ya, yg ngasih link juga mau coba2 mancing buat Russian fanboys, ya disambar lah Ama mereka padahal mereka gak tau kondisi apa2. Hhhhhhhhhh

          • tetap saja batal… mau cuaca kek mau apa kek… di Japan prakiraan cuaca di TV itu menjelaskan cuaca sampai 1 minggu kedepan, bahkan jika ingin melakukan trip atau perjalanan bisa meminta untuk mendapatkan perkiraan cuaca jauh2 hari dan itu sangat akurat…
            Masak ya negara sebesar USA tidak bisa memprediksi cuaca??? sampai akirnya rencana pengiriman yang seharusnya kemarin jadi tertunda…

          • Karena ada perubahan cuaca makanya ditunda untuk beberapa hari kedepan. Lah ente sendiri kan dah ngomong diatas tadi. Wajar lah karena disini juga musim ujan.

            Ente tau safety gak?? Percuma pernah kerja di Jepang kalo gak tau safety.

          • iya tetapi prakiraan cuaca itu bisa mendeteksi cuaca sampai beberapa hari atau minggu kedepan, termasuk potensi adanya badai…
            kalau bisa mendeteksi pasti bakalan memilih hari yang dipastikan cuacanya baik, bukanya tiba2 mengaku karena cuaca buruk ditunda… seperti tidak ada persiapan ataupun perencanaan penerbangan… aneh

          • Lah cuaca kan sulit diprediksi untuk 2minggu atau lebih. Sebagian besar sekitar 7-10 hari kedepan. Itu dilihat dari besarnya kumpulan awan cumulonimbus dan siklon. Jadi jangan dikira cuaca bisa diprediksi dg tepat dalam 1 bulan atau bahkan satu tahun kedepan. Apalagi saat global warming sekarang.

            Orang Pranata Mangsa yg disini bisa akurat prediksinya aja jadi gak bisa dipake karena kacau balau musimnya.

          • cuaca seburuk apa yang mengakibatkan penundaan penerbangan??? setiap hari penerbangan komersil selalu dilakukan dari pagi sampai malam hari… bahkan jika kondisi bandara tujuan tidak benar2 dalam situas yang masuk kategori berbahaya mereka tetap melakukan penerbangan normal… dan jika ada delay atau menggunakan alternatif bandara itu juga dilakukan ketika penerbangan dilakukan…
            Awan cumulonimbus tidak akan sampai memblok semua angkasa, bisa dilakukan tindakan berkelit kan pesawatnya super manuver… sedangkan jika ada badai siklon itu lebih mudah diprediksi, dan selama siklus berlangsung maka saat dikisaran itu jelas tidak akan dilakukan penjadwalan… jelas aneh ketika sudah dipinformasikan akan dilakukan pengiriman tiba2 di tunda untuk alasan cuaca…
            Pesawat komersil tidak ada yang delay dan tetap terbang, kecuali yang terjadi di USA yang sedang ada badai salju…

          • Kalo muter kejauhan, lagian prosedur pengiriman alutsista tiap negara kan beda-beda. Apa salahnya nungguin 1-2 yg penting pesawat lainnya jg dah datang. Itu lebih baik daripada TTD aja dibatalin terus kan. Padahal gak ada panas gak ada badai tuh. Hhhhhhhhhh

          • Ga salah nunggu 1-2 hari atau bahkan seminggu, yang masalah itu ketika sudah di informasikan mau dikirim tiba2 batal… alasan cuaca… bukankah itu seperti tidak mampu memprediksi kondisi cuaca yang terjadi??? bukanya seharusnya dipastikan cuaca aman untuk penerbangan baru dipastikan, kesanya kan tidak menguasai mengenai kondisi cuaca yang akan terjadi…
            TTD kan sudah dibahas di lapak2 sebelah kalau yang bikin ribet itu justru Indonesia, karena permintaan yang terlalu rumit, sehingga pilihan yang dimiliki Russia semakin sulit sehingga mereka mesti alot dalam memastikan menyetujui item mana yang dipilih sebagai bagian dari imbal dagang… coba saja dibeli ga pakai aneh2 imbal dagang pasti sudah TTD dari kemarin2… kitanya saja yang ribet menjadikan prosesnya jadi rumit, toh juga kita yang memang pingin beli kok… kalau dibilang ga ada panas dan badai jelas salah, badainya kita yang bikin karena pakai imbal dagang pakai karet bahkan sempat ada kerupuk keluar segala…

          • Ya jelas lancar lah, ga seribet sekarang… makanya baca lagi mengapa alot, itu sudah dimuat dibeberapa lapak sebelah… dijelaskan kalau alotnya di pihak Russia dalam memilih apa yang akan di putuskan menjadi bagian dari imbal dagang, dan disitu dijelaskan juga kalau salah satu yang membuat sulit kita jualnya maunya bukan karet mentah tetapi maunya Russia beli produk jadi seperti ban dll, sampai diolok2 beli karet gelang…

  2. Negara Russia sudah mencairkan dana anggaran armada pertahanan militer nya $351 milyar, yg kemarin dikabarkan $611 milyar diubah mnjadi $351 milyar anggaran 2017 sampai dengan 2027 yg digunakan untuk memiliki armada pertahan militer canggih, sperti pespur full stealth, kapal induk, kapal tempur, kaselpur, helpur, tank tempur mbt T14, tank tempur angkut, rantis terbaru, ranpur terbaru, rudal canggih, torpedo canggih, teknologi perangkat elektronik canggih & sebagainya,
    yg masih memungkinkan & dibutuhkan sesuai situasinya akan diupgrade sperti kapal induk admiral kuznetsov & upgrade sebagainya

    Hahhaahaaaa