Oct 202016
 

0_2ceab2_20ddbb24_orig
Pada 19 Oktober 2016, pabrik Irkutsk menyerahkan dua pesawat tempur multiguna Su-30SM dengan nomor lambung 29 dan 30 merah (nomor seri 1309 dan 1310) kepada Angkatan Udara Rusia. Su-30SM segera bergabung dengan Skuadron Udara 31, Divisi Angkatan Udara ke-4 bagian dari armada udara Distrik Militer Selatan Rusia.

0_2ceaaf_214de63f_orig

Skuadron udara 31 sejak Desember 2014 hanya dilengkapi dengan jet tempur MiG-29, tetapi pada bulan Oktober 2015 mulai menerima Su-30SM baru. Total pada akhir tahun 2016 Skuadron 31 akan diperkuat dengan 24 unit Su-30SM.

Seminggu yang lalu, pabrikan Irkutsk juga menyerahkan empat Su-30SM baru kepada tim aerobatic Rusian Knights.

0_2ceaaa_a0a36923_orig

Su-30SM dilengkapi dengan dua mesin AL-31FP dengan daya dorong vectoring, dikombinasi dengan sayap canard menjadikan Su-30SM pesawat tempur yang supermanuver. Su-30 saat ini sudah memperkuat Angkatan Udara 11 negara, termasuk Rusia. (Su-30 Rusia merupakan Su-30 terbaik dengan modifikasi yang paling canggih)

Kekuatan Skuadron 31 di Millerovo diharapkan sudah lengkap pada akhir tahun 2016. Ada laporan sepertiga kekuatan Skuadron Udara 31 akan terdiri dari jet tempur Su-35 baru.

Bagikan:

  11 Responses to “Rusia Menerima Lagi Dua Su-30SM”

  1.  

    Masih spt yg kmrn isinya

  2.  

    KANG PETRUK, KOK KANTHONGNYA BOLONG MELULU………………..JAHIT DONG……

  3.  

    Sayang kayaknya Sukhoi TNI-AU mentok Pada Varian SU-30 MK2 krn beda pabrik walopun sama2 Su-30

  4.  

    Nanti ya ya mas, masih akan bicarakan dan di kaji sama pak menhan…

  5.  

    Sabar kawan-kawan, saatnya pasti akan tiba. TNI sudah tau apa saja yang harus disiapkan untuk kehormatan bangsa ini. Tunggu saja tanggal mainnya.

    •  

      Ubah mind set pakcik,di tahun 2030 tak ade lagi negara2 pake jet SU30MKM generasi 3 cacat produksi,semua berlomba2 bine jet pejuang generasi 5 buatan tempatan,so indonesia salah satu negara yg akan berjaya bine jet pejuang IFX generasi 5,so melonshit boleh buang SU30MKMnya ke tong sampah sahaje

    •  

      Sebenarnya sia2 TUDM membeli SuKhoi….., karena pilotnya tak mampu. Pernah latihan bersama antara pilot Sukhoi TNI dan TUDM. Pilot2 Sukhoi TUDM tak mampu menjatuhkan bom tepat sasaran ….semua melenceng jauh, sehingga semua sasaran bom masih utuh. Sebaliknya TNI menghabiskan seluruh sasaran bom. Apalagi ketika dogfight…jadi anak bawang. Semenjak itu TUDM tak berani lagi ikut latihan bersama TNI AU. Dan pada kasus Ambalat…Sukhoi TUDM ..melarikan diri kalo ketemu Sukhoi TNI..

  6.  

    Sipp,rusia memang strong

 Leave a Reply