Sep 252018
 

Fregat Admiral Gorshkov (Proyek 22350) Angkatan Laut Rusia © Peter Kovalev via TASS

JakartaGreater.com – Penelitian dan pengembangan untuk fregat generasi baru proyek 22350M telah dimulai di Rusia, menurut keterangan CEO Severnaya Verf (Northern Shipyard), Igor Ponomaryov, dalam wawancara dengan TASS.

“Kami berpartisipasi dalam pekerjaan ini bersama dengan Biro Desain Utara, tetapi parameter fregat dan jumlah mereka akan ditentukan oleh Kementerian Pertahanan. Pekerjaan sedang berlangsung. Saya tak yakin bahwa 4 kapal akan cukup untuk Angkatan Laut, yang membutuhkan penggantian kapal laut biru”, katanya.

Proyek 22350M

Ponomaryov sebelumnya mengatakan bahwa fregat Proyek 22350M yang diperbarui akan membawa persenjataan yang lebih kuat dan mampu melakukan fungsi sebagai kapal perusak rudal.

Panglima Angkatan Laut Rusia, Vladimir Korolyov mengatakan bahwa Angkatan Laut berharap memiliki 4 unit fregat Proyek 22350 di tahun 2020. Setelah itu proyek akan ditingkatkan.

Menurut kepala United Shipbuilding Corporation Alexey Rakhmanov, kapal-kapal ini membawa lebih banyak senjata dan yang lebih efektif daripada proyek 22350 saat ini. Wakil Panglima Angkatan Laut Rusia, Laksamana Madya Viktor Bursuk mengatakan Angkatan Laut ingin memiliki fregat yang pertama ditingkatkan dari Proyek 22350M pada tahun 2026.

Berbeda dengan destroyer, fregat memiliki bobot yang lebih kecil serta senjata yang kurang kuat. Meskipun tugas kedua kelas kapal tersebut sangat identik, kapal perusak memiliki persenjataan yang lebih baik dan peralatan radio-elektronika untuk operasi tempur independen. Kapal perusak juga dapat digunakan untuk beroperasi sebagai pemimpin grup penyerang.

Bagikan:

  9 Responses to “Rusia Mulai Kembangkan Fregat Generasi Baru”

  1.  

    Litbang nya gk pernah libur..onoo waee..

    •  

      Dengan biaya minimalis menghadilkan karya maksimal. Aaaaaaayyyyyoooooooooooo Indonesia tunjukkan kemampuanmu. Jangan mengedepankan ego pribadi yang akibatnya bangsa dan negara jadi rugi.

      Wahai para ilmuwan, bukalah telingamu, dengarkan permintaanku!. Aaaammmiiiiiiiiinn.

  2.  

    Pewayangan. Dunia saat sedang memesuki jaman kandi hawa / satu sama lain saling menyimpan hawa nafsu amarah yang semakin lama semakin besar. Seandainya diumpamakan balon, balon yang ditiup terus menerus itu nanti ada batas akhir menahan kekuatan tiupan. Kalau dipaksakan terus menetus lama-lama nanti meletus. Itu balon! Bagaimana dengan perasaan hati manusia? Samaja, kalau satu negara thd negara lain saling manas2i, suatu saat nanti emosi itu akan meledak jadi perang tak terkendali. Kalau sudah tidak terkendali, nuklir biologi dan kimis ikut dibawa.
    Pewayangan ini dibuat untuk mengendalikan dunia dari kejadian perang yang tak terkendali. Dengan cara mempengaruhi imajinasi massa global, insyaalllah dunia bisa dikendalikan.

  3.  

    Mending untuk bngun destroyer Leader class, lebih garang

    •  

      selain sovremennyy ..memang future detsroyer lider class sedang on going..tapi freegat ini sangat cocok untuk peran pertahanan pesisir atau untuk meneror rombongan kapal2 musuh..biar kecil..gendongan nya ituloh..xixixii

      •  

        Betul bung,

        sesuai akidahnya, dalam masa damai terutama di nusantara ini, peran destroyer tidak terlalu signifikan bedanya dengan fregate. Dan kemampuan destroyer bisa digantikan 2-3 fregate dengan kemampuan khusus yang masing-masing saling mendukung.

        Dengan demikian, pada masa damai tidak perlu mengirim semua kemampuan (1 destroyer = 3 fregate), tapi cukup 1 fregate patroli di area tertentu.
        Pada masa krisis baru semua kemampuan dikerahkan. Menghemat biaya, sdm dan sda untuk operasionalnya.

  4.  

    Kapal kecil dengan kemampuan serang luar biasa… sangat cocok untuk negara Indonesia…

  5.  

    Type yg lama belum beli sdh ada yg baru.

  6.  

    Kalau tidak cukup 4? Cetak 20 unit
    😀 😆

 Leave a Reply