Oct 262014
 
Ilustrasi oleh Dmitry Divin.

Ilustrasi oleh Dmitry Divin.

Dalam forum Open Innovations yang diselenggarakan minggu lalu, Direktur Utama Foundation for Advanced Research Andrey Grigorev mengumumkan, para peneliti saat ini sudah mulai proses pembuatan pesawat terbang generasi keenam. Ia menjelaskan bahwa pesawat tempur model baru tersebut akan dibuat dari material komposit.

โ€œTugas kami adalah menciptakan dasar bagi pembuatan pesawat tempur generasi keenam. Saat ini, kami sedang mempertimbangkan proyek-proyek terkait. Sebagian besar berhubungan degnan material dan mesin penggerak pesawat,โ€ kata Grigorev.

Tampilan Baru

Meski tahapan umum proyek ini sudah cukup jelas, belum ada pandangan seragam mengenai prediksi bentuk pesawat tersebut dan misi apa yang akan disematkan pada pesawat baru ini.

Badan pesawat akan dibuat dari material komposit (rekayasa campuran dari dua bahan atau lebih) yang kuat dan ringan. Pesawat tempur ini bukan hanya akan memiliki kecepatan supersonik, melainkan pula pada tahap-tahap penerbangan tertentu ia juga dapat melaju dalam kecepatan hipersonik lebih dari 6-7 Mach. Tentu tidak semua logam dapat menahan panas yang diterima oleh badan pesawat akibat gesekan tersebut. Oleh sebab itu, perlu material komposit baru yang dapat menjawab semua kebutuhan tersebut.

Pesawat tempur generasi keenam ini membutuhkan mesin penggerak baru dengan daya tinggi yang mampu bekerja tak hanya di atmosfer tetapi juga di ruang hampa udara. Tidak menutup kemungkinan, salah satu misi pesawat tersebut adalah terbang di ruang angkasa terbuka dan mengelilingi jalur orbit bumi.

Selain itu, pesawat ini membutuhkan sistem penangkap gelombang dan avionik baru yang mampu bekerja secara efektif dan stabil di setiap moda penerbangan. Kendaraan tempur ini pun perlu media penghantar sekitar dan harus bisa menjaga komunikasi dengan pusat komando darat dan udara, serta satelit luar angkasa. Sistem electronic warfare pesawat ini bertujuan meredam sistem komunikasi dan kendali milik musuh sekaligus juga untuk menetralisasi rudal udara-ke-udara ataupun darat-ke-udara.

Saingan pesawat ini belum dapat diprediksi. Saat ini, proses pembuatan โ€œpesawat tempur masa depanโ€ tersebut sedang berada dalam tahap perancangan. Perancang sama seperti petinggi militer yang merupakan kliennya, harus menyepakati bentuk kendaraan tempur, misi dan tujuan pesawat, persenjataan yang melengkapinya, serta pilot yang kelak menerbangkan pesawat ini.

Artikel ini tidak merefleksikan opini resmi RBTH. (VivaNews / RBTH Indonesia).

  51 Responses to “Rusia Mulai Proyek Pesawat Tempur Generasi Keenam”

  1. 1

  2. Saat kfx/ifx jadi, rusia sudah menggunakan gen ke 6……

  3. mendefinisikan kebutuhan saja sangat menantang, apalagi meembuatnya

  4. Msh sepi

  5. Satu lagi bukti kemachoan papa bear.F22 siap2 di ketepel

  6. hadirrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

  7. Kecepatan 6-7 mach..aje gile klo pala nongol dikit abis semua tuh kulit ma rambut si jokinye….rusia strooong…hehehe tuh ilustrasi gambarnye ngeledek ape gimane gitu..??

    ….NKRI HARGA MATI….

  8. penelitian metalurgi dan material komposit/ nano komposit sangat penting, karena manfaatnya yg sangat besar, bukan hanya untuk kepentingan militer.
    ini yang harus dikejar peneliti indonesia,
    jadi ketika mengembangkan pesawat tempur misalnya, untuk membuat airframe dan engine-nya kita sudah punya dasar / bahan baku untuk membuatnya, tidak perlu impor lagi.
    tidak seperti sekarang yang untuk Aluminium standar penerbangan (bahan baku airframe) saja kita harus impor, padahal bahan baku mentah kita sangat melimpah !
    tidak ada kata terlambat untuk sebuah ilmu ! IMHO

  9. Lho beLum rampung Generasi Ke – 5 , kok Langsung Loncat generasi ke – 6 , apakah merujuk ke SU35s , SU1.44 ,SU47 , atau PAK-FA50 yang Nota bene Generasi Lima yang sering diberitakan , Atau hanya gertak sambeL beLaka ๐Ÿ™‚

  10. Seperti apa bentuknya pesawat gen 6

  11. ikut bangga.
    knapa? karna bila rusia yang punya teknologi indonesia besar kemungkinan bisa memilikinya, walau hanya dalam bentuk barang jadi. he he he.

    indonesia saat ini IFX dulu harus terbang tu barang.

  12. Mampu keluar angkasa… Wah jamannya Star Wars nih…

    Jika pesawat tempur bisa sampai gen 6, pesawat komersil seharusnya juga tidak mau kalah

    Yang pingin keluar angkasa bukan cuma pilot ๐Ÿ˜€

  13. Pakfa blom produksi massal tp udh lngsung ngejar ke generasi 6
    Mantap dah
    Semoga indonesia kebagian jatah

  14. Ayo kebut IFX.

  15. klw kecepatan pesawat generasi ke 6 rusia bisa nyampe 6 sampai 7 march, ngejarnya pake apa ye,,

  16. blm terbukti kawan lek U-mar ..itu br rencana yg entah butuh brp puluh tahun br terealisasi,atau bs saja cm isapan jempol..pak-fa saja blm tuntas,gmna dong hehe

  17. Setelah IFX moga bisa IRP (Indonesia Rusia Project) Amin.Doa.com

  18. Mungkin ada hubunganya ilmuan sukhoi yang datang kegunung padang untuk mencari teknologi nano purba?

  19. Kecepatan segitu 6-7 mach, manusia sanggup bertahan kagak yak?
    Apa generasi keenam itu tanpa pilot kayak drone?

  20. Ikut nyimak.. kita tunggu saja kabar selanjutnya

  21. kalau lompat ke gen 6. berarti pesanan yang gen 5 sudah jadi semua,tinggal pengiriman

  22. Mungkin karena produk rusia lebih sexy :mrgreen: Tapi itu ada juga update dari j-31, gripen dan produk lokal kok.

    IMHO

  23. rusia mmg keren..org2 d sbagian belahan bumi ini blm memikirkan mreka sudh mau msuk dlm thap rancangn.. rusia memang strong piss

  24. oya dan lbih gila lagi harus bsa menglilingi orbit bumi..

  25. Horaaayyy jenderal ryamizar ryacudu jadi Menhan…lanjutkan General…sorry oot

  26. bahan komposit ya dr indonesia kali yaaaaa… he…he….

  27. Sekedar analisa,
    Mungkin ini yg disebut project ghoib antara rusia dgn anakcucu negri atlantis,
    Krn berdasarkan clue artikel diatas pespur superstealth gen 6 akan dibuat menggunakan bahan nano composit, sdg kan bahan nanocomposit tersebut adalah bahan rekayasa teknologi hasil ciptaan anak negri atlantis yg saat ini baru digunakan utk membuat trimaran kebanggaan nya, he,he,he …
    Maaf kalo keliru, maklum hanya sekedar analisa wong ndeso …

    • wow ..cakep.

      aku pikir masih pakai bahan komposit made in china…yang murah meriah itu. tapi rentan terbakar.

      pantesan trimarannya agak lamban dalam hal starting project lagi setelah kejadian terbakar kemarin.

      BTW…tuh kompositnya masih berbasis karbon kah?

      kerjasama indonesia rusia memang kayaknya akan terus melaju pesat tanpa ada yang mampu menghalangi. rusia punya pengalaman dan kemandirian dalam desain dan rekayasa
      industri aeronatik, outer space, perkapalan dan persenjataan.

      indonesia bagus dalam design & rekayasa industri digital dan komputasi, nano teknologi, aeronatik, serta perkapalan…..disinilah menurutku kerjasama yang saling menunjang dan melengkapi…alias sinergi. tak perlu lagi ada jegal2an karena masing2 menyadari, dan membutuhkan.

      lain halnya dg pihak barat….belum2 mereka kan memposisikan sebagai pihak yang lebih tinggi….sehingga seenaknya bisa menjegal, memanipulasi…dsb.

      aku punya ramalan utk 50 – 100 tahun tuh…bangsa2 barat (USA plus Israel dan eropa barat) akan jauh teringgal dg rusia dan indonesia. dalam banyak hal teknologi tinggi.

      • Komposit hasil karya anak negri yg digunakan kaprang Trimaran terbaru, lebih tepatnya mgkn bisa diliat pada artikel Trimaran yg sebelumnya, teknologi nanocomposit yg anti api/tdk mudah terbakar dn kekuatannya melebihi baja hasil karya anak negeri sendiri bung.

  28. akhirnya menhan favorit gw yang terpilih

  29. Izin Menyimak…Wajib Hadir….

  30. Hadirr..!!!

  31. ijin nyimak

  32. Salam kenal tuk seluruh warjager jakarta greater, saya sdh 1 tahun setiap hari hanya jadi penonton, dan saya ingin bergabung menjadi warga jakarta greater…seandainya diperkenankan.Salam NKRI.agoenk trading jakbar.

 Leave a Reply