Sep 042018
 

Sprut-SDM-1. (photo: Boevaya mashina via commons.wikimedia.org)

Moskow, Jakartagreater.com – Indonesia dalam waktu dekat akan memesan dari Rusia, self-propelled anti-tank cannons “Sprut-SDM1”, kata Direktur eksekutif Kurganmashzavod, yang merancang dan memproduksi Sprut-SDM1, Peter Tyukov, dirilis TASS, 24-8-2018.

“Octopus” dapat menjadi amfibi dan mengambang, ia memiliki komponen bersenjata yang sangat baik. Mobil lapis baja kami ternyata sangat sukses, Rosoboronexport akan mengakhiri kontrak dengan orang Indonesia dalam waktu dekat, “katanya.” Sebelumnya, sejumlah negara di Asia Tenggara menunjukkan minat terhadap Sprut-SDM1.

Sprut-SDM1 (kode NATO  2S25M) merupakan  self-propelled mechanized anti-tank gun 125-millimeter, tracked armored vehicle yang didisain untuk pasukan udara Rusia yang akan dimulai pada bulan Oktober 2018.

Dalam International Military-Technical Forum “Army 2018”, Rusia juga optimis sejumlah Alutsistanya akan dibeli oleh negara lain, yakni:

  • Frigates untuk India,
  • Helikopter Ka-52K untuk Mesir,
  • Prospek penjualan Rudal BrahMos ke negara Asia,
  • UAV Orion-E air reconnaissance systems ke Timur Tengah,
  • Tank T-90M ke China,
  • Komplek radar “Sopka-2” ke Belarusia,
  • Truk militer Kamaz ke Sierra Leone,
  • Kapal Selam ke Filipina