Nov 072018
 

Sistem rudal anti-pesawat Buk-M3 buatan Rusia © Sergei Bobylev via TASS

JakartaGreater.com – Rusia akan mendemonstrasikan sistem rudal pertahanan udara Viking terbaru yakni varian ekspor kompleks rudal Buk-M3 untuk pertama kalinya diluar negeri pada China Airshow 2018 di Zhuhai tanggal 6-11 November, menurut kantor pers eksportir senjata RosOboronExport (ROE) Rusia pada hari Selasa.

Eksportir senjata Rusia itu juga akan menunjukkan perangkat keras militer terbaru dari daftar ekspornya, seperti tanker pengisian bahan bakar di udara Il-78MK-90A serta pesawat angkut militer Il-76MD-90A, seperti dilansir dari laman TASS.

“Di Zhuhai, sistem rudal pertahanan udara Viking terbaru, pengembangan lanjutan dari keluarga kompleks rudal permukaan-ke-udara Buk yang terkenal, dipamerkan untuk pertama kalinya di pameran internasional”, menurut juru bicara ROE.

Produk alutsista terbaru untuk Angkatan Udara termasuk jet tempur multi-peran super manuver Su-35, jet tempur multi-guna MiG-29M/M2, pembom tempur Su-32, dan juga produk-produk baru di daftar ROE: Il- 78MK-90A tanker pengisian bahan bakar udara dan pesawat angkut militer Il-76MD-90A.

Pada ajarng China Airshow 2018, Rusia juga akan meluncurkan tur demonstrasi helikopter Mi-171A2 dan Ansat di seluruh Asia Tenggara, kata juru bicara ROE.

“Tur akan diadakan oleh Russian Helicopters, produsen helikopter, dengan dukungan ROE. Para pengunjung dan peserta dalam pameran di Zhuhai dapat melihat kemampuan dari helikopter ini dan mengajukan pertanyaan tentang karakteristik teknis serta operasional mereka kepada perwakilan dari kedua perusahaan”, menurut keterangan perusahaan.

Secara keseluruhan, eksportir senjata asal Rusia akan mendemonstrasikan lebih dari 100 sistem senjata di stan pamerannya. China Airshow 2018 di Zhuhai adalah merupakan salah satu pameran yang paling representatif dan terbesar dari semua pameran internasional, di mana perusahaan turut ambil bagian.

Sistem rudal pertahanan udara Viking

Kompleks rudal pertahanan udara Viking adalah modifikasi varian ekspor untuk sistem misil permukaan-ke-udara Buk-M3 terbaru yang diterima untuk dinas di Angkatan Darat Rusia. Sistem senjata ini adalah penyempurnaan lanjutan dari sistem rudal pertahanan udara jarak menengah dan dirancang untuk melindungi pasukan dan fasilitas infrastruktur terhadap serangan udara modern dan masa depan di tengah jamming dan anti balasan.

Dibandingkan dengan pendahulunya, Buk-M2E, jarak tembak Viking ini telah meningkat hampir 1,5 kali menjadi 65 km. Jumlah target yang dapat terlibat secara bersamaan telah meningkat 1,5 kali menjadi 6 sasaran untuk setiap peluncur swagerak sementara jumlah rudal permukaan-ke-udara yang siap diluncurkan dalam posisi menembak dari dua unit tempur telah meningkat dari 8 menjadi 18 rudal.

Sistem rudal pertahanan udara Viking juga memiliki opsi integrasi dengan kompleks rudal permukaan-ke-udara Antey-2500. Viking mampu menyerang dengan akurasi tinggi tidak hanya pesawat dan unsur-unsur senjata presisi tetapi juga rudal balistik dan rudal jelajah serta target laut dan darat.

  4 Responses to “Rusia Pamerkan SAM Jarak Menengah Baru”

  1.  

    Nah…!!! Kalo bisa rudal mampads,jangan kecil2.buat yg seperti ini besarnya.

  2.  

    kita baru bisa merakit tp video di youtube sdh heboh.
    sudah bisa bikin .
    hemmm merakit sama bikin beda tipiiiis.

  3.  

    varian ekspor

    lagi

  4.  

    Borong ilmunya melalui lisenci.he3

 Leave a Reply