Rusia Pasang Satelit Peringatan Dini Serangan Rudal

Moskow, Jakartagreater.com  –   Rusia telah menyiapkan basis ruang angkasa sistem peringatan dini serangan rudal, untuk terus memantau wilayah AS atas kemungkinan peluncuran Rudal balistik, dirilis TASS, Kamis 4-6-2020.

Unit ruang angkasa ini terdiri dari segmen empat satelit yang sepenuhnya mengurus tugas mereka, ujar sebuah sumber di industri pertahanan domestik kepada TASS.

“Dengan peluncuran kendaraan ruang angkasa tipe-Tundra keempat dari kosmodrom Plesetsk pada 22 Mei 2020, sistem ruang terintegrasi Kupol telah dibawa ke struktur minimum yang disyaratkan dan memungkinkan pelacakan setiap peluncuran Rudal Balistik dan roket ruang angkasa dari wilayah Amerika Serikat.  Satelit menyelesaikan misi mereka di dalam orbit sepenuhnya, “kata sumber itu.

Satelit Tundra “dilengkapi dengan perangkat pengintai inframerah nest generation yang memungkinkan untuk mencatat dengan sangat tepat peluncuran Rudal dengan latar belakang permukaan bumi,” katanya. Satelit juga “mampu melacak lintasan penerbangan Rudal Balistik dan memprediksi area jatuhnya hulu ledak mereka dalam mode otomatis,” kata sumber itu.

Keempat satelit Tundra dari sistem ruang angkasa Kupol Rusia bergerak di sekitar Bumi dalam lintasan orbit (elliptical) dengan ketinggian maksimum 35,00 km dari penerbangan mereka di atas bumi. Jalur penerbangan mereka terletak bersudut satu sama lain, membentuk konstelasi yang disebut rasi bintang di belahan bumi Utara, ujar sumber.

Sistem peringatan dini serangan Rudal Rusia

Tiga satelit Tundra pertama diluncurkan pada 2015, 2017 dan 2019.

Sistem ruang terintegrasi Kupol diatur untuk melibatkan sembilan satelit baru. Pengelompokan orbital Kupol dirancang untuk menggantikan sistem peringatan dini serangan rudal Oko dan Oko-1 yang mati.

Sistem peringatan dini serangan Rudal Rusia terdiri dari dua eselon: segmen ruang yang saat ini terdiri dari 4 satelit Tundra dan komponen berbasis darat yang terdiri dari stasiun radar tipe Voronezh yang menngkover semua arah ancaman bahaya Rudal.

Sistem ini dirancang untuk mendeteksi dalam waktu sesingkat mungkin dan melacak Rudal Balistik yang diluncurkan ke wilayah Rusia atau sekutunya.

21 pemikiran pada “Rusia Pasang Satelit Peringatan Dini Serangan Rudal”

  1. Di darat ada sistem hanud berlapis dr mulai S-500 kemudian S-400 lalu Buk-M3 dan THor dan Tunguska serta Pantsir yg didukung oleh radar Pasif Moskva dan komplek Jammer terkuat didunia yaitu Krasukha.
    Sementara dr ruang angkasa didukung oleh komplek satelit Tundra yg memantau lokasi peluncuran rudal balistik lawan.
    Perpaduan keduanya semakin membuat ruang udara Rusia tertutup oleh kemungkinan serangan rudal lawan. Bagaikan jubah pelindung transparan yg sangat sulit ditembus.

    Disatu sisi Rudal2 nuklir hipersonik Rusia yg memiliki kecepatan lebih dr mach 10 dng mudahnya melenggang masuk ke wilayah musuh tanpa terbendung.
    Ternyata sungguh mudah bagi Rusia menghapus negara sono dr peta dunia….xicixicixicixicixi

          • Jng setress ya dek setelah di gangbang….xicixicixicixi

            Mojok sana lg dek lintah cirit biriit sambil mencreet……xicixicixicixi

          • kwkwkwk, tenang mbh saya anti stress mbh, justru mau menyadarkan stress dan kehaluanmu mbh, supaya bisa sadar, comenmu biar gk delusi mbh, xixixixixixi

          • Mencreet lg dipojokan ya dek lintah pangeran mencreet yg mulai stresss

            Level PAUD mana ngerti dunia militer yg kamu tau cuma buat roti bantet.sampe.mencreet.dek….xicixicixicixici

        • Semua negara nuklir selalu beralasan “menunggu lawan menyerang dahulu”, tentunya menyerang dg nuklir bukan menyerang dg boikot barang lawan layaknya perang dagang. Jadi begitulah mereka mengembangkan berbagai senjata berbasis nuklir namun sekadar dipakai sebagai efek deteren, sampai Tuhan menutup hati dan pikiran salah satu pemimpin negara nuklir, untuk … menyerang … Serem

    • s-500 mmg uda ada di rusia, kok gak keliatan, bknya br s-400, yg bikin bingung itu amerika-rusia sm2 buat senjata hebat tp 1 un gak pernah meleduk di pake, sia2 dong kl cm buat nakut2in, mending indo senjata gak hebat tp ada senjata kuntilanak,genderuwo,kolor belang buat nakut2in.

      • lebih baik memiliki daripada tidak sama sekali bung… kalau tidak punya, ketika tiba2 butuh ya meringis… kalau punya ketika butuh ya tinggal dipakai saja…
        Secara umum negara yang memiliki sistem hanud yang kuat akan sulit untuk didikte… itulah yang dilakukan oleh Turki ketika tiba2 membeli S-400 dari Russia, karena saat itu Erdogan kawatir setelah adanya kudeta yang gagal, jelas kalau dia sedang di incar, jelas dia tidak ingin bernasib seperti Saddam Hussein atau Gaddafi yang diacak negaranya oleh barat… itu juga kenapa yang dibeli S-400

Tinggalkan komentar