Mei 262019
 

Moskow, Jakartagreater.com   –    Teknologi militer Rusia kini tidak lagi menciptakan sebatas Rudal konvensional atau pun nuklir, dengan berbagai jangkauan dan ukuran. Mereka telah melangkah lebih jauh.

The concern Techmash (bagian dari Rostec) sedang mempertimbangkan kemungkinan membuat proyektil untuk sistem peluncuran roket multi laras yang akan menghantam target dengan Impuls Elektromagnetik, ujar Wakil Direktur Jenderal Techmash Alexander Kochkin kepada TASS, dirilis 24-5 -2019.

“Masalah membuat proyektil seperti itu sedang dibahas. Ada ide-ide konseptual yang kami siapkan jika ada permintaan dari pelanggan,” kata Kochkin, menjawab pertanyaan tentang perancangan proyektil Rudal untuk sistem peluncur roket multi laras dengan hulu ledak yang akan menghasilkan Impuls Elektromagnetik, serta Rudal perang elektronik.

Dia menambahkan bahwa pelanggan negara secara personal dari Kementerian Pertahanan Rusia belum mengeluarkan pertanyaan teknis untuk proyektil tersebut. Menurut sumber terbuka, proyektil Elektromagnetik menghasilkan Impuls Elektromagnetik yang kuat ketika meledak.

Para ahli menilai proyektil jenis ini tidak hanya semacam referensi peperangan elektronik, karena mereka bukan hanya menekan sasaran, jamming, atau membuat lingkungan elektronik palsu, tetapi juga mengenai target musuh, “membakar” homing heads Rudal, yang juga alat komunikasi, navigasi dan operasi satelit, dan lain sebagainya.

Sebelumnya dilaporkan bahwa beberapa negara, seperti AS, Israel dan Rusia, sedang melakukan pekerjaan untuk membuat senjata seperti itu.