Sep 172018
 

Jet tempur multiperan Su-30SM Angkatan Udara Rusia Β© Kemhan Rusia via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pemerintah Rusia telah membantah klaim bahwa jet tempur Sukhoi yang dipasok ke Malaysia sulit dipertahankan, mengatakan bahwa pesawat tersebut telah berhasil digunakan di banyak negara yang mengikuti jadwal pemeliharaan yang tepat.

Dilansir dari laman Free Malaysia Today, pemerintah Rusia mengatakan bahwa tidak ada keluhan dari negara lain yang membeli jet tempur canggih tersebut selama pekerjaan untuk pemeliharaan dan servis dilakukan secara rutin sehingga pesawat akan tetap β€œdalam kondisi prima untuk melayani tujuan mereka.

Pesawat tempur buatan Rusia telah banyak bertugas di berbagai negara di seluruh dunia dan menunjukkan keandalan dan daya tahan mereka.

“Di India, misalnya, hampir 300 unit jet tempur multiperan Su-30MKI dan MiG-29 merupakan andalan kemampuan Angkatan Udara negara itu”, sebut kedutaan besar Rusia di Kuala Lumpur, sebagai tanggapan atas laporan yang menyebut bahwa jet tempur buatan Rusia mahal untuk dipertahankan karena birokrasi dan kurangnya transparansi dari pihak Rusia.

Laporan sebelumnya yang mengutip seorang pejabat tinggi Malaysia yang akrab dengan aset Angkatan Udara Malaysia, yang menyalahkan “grounded” jet tempur Su-30MKM Malaysia disebabkan oleh cara Rusia dalam melakukan bisnis.

Dia mengatakan bahwa cara Rusia melakukan bisnis tidak “terbuka atau transparan” seperti yang dilakukan negara-negara Barat lainnya, menambahkan bahwa ada rincian yang tidak diungkapkan ke Malaysia ketika jet tersebut dijual.

“Di tengah-tengah pengadaan, kami tidak diberitahu tentang perlunya melakukan pemeliharaan jenis tertentu setelah 10 tahun, yang hanya dapat mereka lakukan”, kata pejabat itu, menambahkan bahwa prosedur ini berbeda dengan pembelian jet tempur dari AS.

Tetapi Rusia menolak klaim itu, yang disebut “bias dan tidak profesional”. Dikatakan bahwa Angkatan Udara Kerajaan Malaysia (RMAF) sendiri telah menyebutkan bahwa kurangnya pendanaan dari pemerintah sebagai alasan atas masalah yang kini dihadapi oleh armada jet tempur Su-30MKM Malaysia.

Pemerintah Rusia menyebutkan bahwa kegagalan untuk membiayai pemeliharaan armada bisa dihindari jika memang Malaysia berniat untuk mempertahankan armada jet tempur Sukhoi Su-30MKM tetap dalam pelayanan.

“Para pakar militer Rusia dan asing berkali-kali mengakui bahwa pesawat tempur Rusia adalah merupakan salah satu yang termurah di dunia dalam hal harga dan pemeliharaan, disaat yang sama itu memberikan kinerja yang sangat baik dalam memenuhi misi operasional”, tambahnya.

Masalah yang dihadapi oleh jet tempur Su-30MKM Malaysia tersebut mencuat bulan lalu ketika Menteri Pertahanan Malaysia Mohamad Sabu mengatakan bahwa hanya 4 dari 18 unit Sukhoi Su-30MKM yang dapat terbang, sementara yang lain sedang dalam perbaikan.

Kedutaan Besar Rusia mengatakan permasalahan “birokrasi dan ketidakefisienan” dalam hal pemeliharaan armada jet tempur Sukhoi sebenarnya berasal dari pihak Malaysia sendiri.

Dikatakan bahwa ini karena pihak berwenang Malaysia di masa lalu telah menandatangani perjanjian pengadaan langsung dengan berbagai perusahaan swasta asal Rusia yang menjadi penanggungjawab untuk dukungan teknis dan pasokan suku cadangnya.

“Prosedur itu tidak transparan dan mengakibatkan buruknya perawatan jet tempur buatan Rusia”, katanya, menambahkan bahwa praktik itu baru-baru ini diubah ketika kedua negara telah menugaskan lembaga yang berwenang untuk menyelesaikan masalah terkait dengan pemeliharaan Sukhoi.

Duta Besar Rusia bahkan menyatakan bahwa “Pada kenyataannya, saat parade militer untuk perayaan Hari Kebangsaan 2018, kita melihat ada 6 jet Sukhoi terbang dalam formasi, tidak 4 seperti yang dinyatakan sebelumnya, ini membuktikan bahwa masalah pemeliharaan sedang dipecahkan secara bertahap dan ada kemauan untuk melakukannya”.

Bagikan:

  62 Responses to “Rusia: Salah Sendiri Jet Su-30MKM Bermasalah”

  1.  

    Menurut saya memang dalam pengadaan alutsista hindari teknologi gado2 dalam satu alutsista. Kecuali kalau sudah duketahui seluk beluk dalamnya teknologi, sesuatu yang terasa mustahil.
    Nambah wacana, insyaallah bermanfaat.
    https://jakapingit.blogspot.com/2011/12/pm-vladimir-putin.html
    Silahkan dibaca.

  2.  

    duh mengenaskan sekali..

  3.  

    Masih mending sukhoi ketimbang f35 lah, belum apa2 sudah trouble dan pinter sujud … πŸ˜€

    Atau mungkin malo*n menganggap bahwa pespur itu tidak perlu pemeliharaan kayak mobil, bisa dipakai terus di gas pol rem pol tanpa service ulang, siapa tahu malo*n juga beranggapan pespur itu gak perlu bahan bakar kale? Siapa tahulah …

  4.  

    Yg transparan itu kas negara si malay, gitu aja nyalahin produsen, tak de wang kan ipin……betul…betul….betul.

  5.  

    kalo pengen gaya punya detterent pastinya perlu modal gede, kalo duit lg cekak ya mingkem dulu aja …

  6.  

    la wong,yg di indonesia,,dr zaman pak de sby,gabluk,alias gak ada plurunya,,baru yg mau dateng,tu su35,kabarnya komplit,,trnyata kemaren”,cuma buat Nduwen,nduwenan jare wong jowo,nk go matuk patukan cobra,ora nyembur upasse..semoga!!! yg su35,,nyembur upasse.

  7.  

    klo berurusan sama maling, biasanya maling teriak maling…..

    nah yg jadi malingnya sopo….
    ayo kita hom pim pa….

    •  

      Salah sendiri Sugimura Agato beli produk asal murah sih. Jadinya repot kan?? Hhhhhhhhhh…. Udah kalo mau reparasi berat harus dikirim ke negara asal, eh life timenya pendek banget lagi. Hhhhhhhhhh…

      Makanya pake produk Rusia pak CIK, walopun lama masih kuat. Garansi terjamin. Liat, Indonesia aja beli Sukhoi bisa dapat banyak kan, coba beli F- 16 bekas….. Ingat kan, waktu Sugimura Agato ditawarin 10 ekor ayam bekas…. Biasanya Sugimura Agato kan suka Nerima yg bekas2 kok yg ayam kagak mau yah??? Hhhhhhhhhh aaaaaajhhhhhhhh

  8.  

    Salah sendiri beli produk asal murah sih. Jadinya repot kan?? Hhhhhhhhhh…. Udah kalo mau reparasi berat harus dikirim ke negara asal, eh life timenya pendek banget lagi. Hhhhhhhhhh…

    Makanya pake produk barat pak CIK, walopun lama masih kuat. Garansi terjamin. Liat, Indonesia aja beli F-16 blok 52 ID bisa dapat banyak kan, coba beli Sukhoi bekas….. Ingat kan, waktu Pak Pur ditawarin 10 kilo bekas…. Biasanya Indonesia kan suka Nerima yg bekas2 kok yg kilo kagak mau yah??? Hhhhhhhhhh

  9.  

    Dari awal Indonesia beli Su-35 itu udah salah. Kenapa??? Karena musuh potensial Indonesia juga pake pespur yg sejenis. Buat apa canggih2 kalo musuh juga tau karakteristik pespur yg kita pake.

    Kalo soal harga, kan ada utang. Kalo mau lebih canggih, kan ada F-35, bisa isi ulang diudara, jangkauan juga lumayan. Atau kalo mau jangkauan jauh dan bisa angkut banyak ya pake aja F-15SE atau F-15E. Kan kelar, kalo ketemu Ama Su-35 China cukup terbang lebih tinggi aja ntar juga rudalnya susah nyampainya. Hhhhhhhhhh

    •  

      Musuh potensial Indonesia ada Sonotan dan ada Sonora. Baik Sonotan dan Sonora itu adalah sama-sama FPDA. Dan sangat jelas Su-35 dipilih oleh TNI AU untuk melawan pespur buatan Barat yang konon katanya tercanggih yakni F-35. πŸ˜€

      Klo utk China sendiri, menurut saya tidak dalam waktu dekat, mereka tuh jauhnya ribuan kilometer dari NKRI, jelas saat ini mereka bukan ancaman potensial…. Yang paling urgent kenapa TNI AU memilih Su-35 adalah karena saat ini Indonesia dikelilingi oleh negara-negara bekas jajahan Inggris yg selalu iri atas kemajuan yg dicapai NKRI. πŸ˜€

      Jadi, masalah sebenarnya adalah “anda tidak mengerti tapi anda itu sok pintar”, sehingga dengan dasar pemikiran yg salah maka analisis anda menjadi ngawur. πŸ˜† wkwkwkw sudah jelas pemikiran anda menyesatkan diri sendiri bung πŸ˜› wkwkwwkwk…

      Tuh liat, AS cuma bisa geleng-geleng dengan komentar anda diatas. :mrgreen:
      Jepang aja sampe mikir ribuan kali untuk menerima anda jadi warga negaranya πŸ˜›

      •  

        Yaa begitulah agato gak jauh beda dgn agatong πŸ˜† sampai dibilangnya pilot india 171 mati karna menerbangkan mig 25, pdhl mig 25 india tdk sampai segitunya, supaya agato tau, amerika juga pernah mmbongkar mig teknologi mig 25 yg dipiloti victor belenko yg mmbelot ke amerika & sekutu, blm lg mig 25 irak yg dibawa amerika kenegaranya yg katanya guna penelitian,

        Dgn demikian apakh loe agatobmsh juga tdk percaya sejarah perang dingin mengenai teknologi sovyet klu amerika itu tukang kampret bermodal
        πŸ˜€ πŸ˜†

        •  

          Gimana mau percaya, kan dia cuma bisa mikir dikit, tapi merasa mikir banyak πŸ˜† wkwkwk semua yang bung @Huha sampaikan cuma bisa dicerna oleh warga Jkgr yg bisa berfikir multi dimensi, bukan yang parsial seperti beliau πŸ˜› hihihi

        •  

          Apa hubungannya pilot mati di India Ama Victor Balenko??? Kalo ngawar ngiwir itu liat konteksnya,.. gak usah asal. Udah banyak yg nulis di artikel gimana buruknya kualitas Mig-25. Padahal India punya anggaran militer besar, bisa biayain perawatan banyak pespur.

          Karena Ente Ama Lingkar gak bisa bahasa Inggris, nih ane kasih artikel bahasa Indonesia ttg Mig-25 yg bikin banyak pilot mati di India.
          https://internasional.kompas.com/read/2012/05/02/23353617/171.Pilot.AU.India.Tewas.karena.Kecelakaan

          Sumbernya jelas kredibel.

          •  

            Eloe yg mmberikan linknya, tapi loe sendiri gak ngerti juga, itukan katanya masalah manusia & masalah tekhnis, bukan ada dikatakannya setelah pulang perawatan dari russia itu mig jd peti mati,
            Kaca matamu sudah terbalik agatong, apakh perlu diperbaiki lingkar?,

            & mmng mig 25 itu jadi primadona πŸ˜† bagi amerika sehingga amerika kampret bermodal rela menggelontorkan dana utk mengiming imingi victor belenko gaya hidup modern supaya victor belenko mmbelot dari sovyet & yg terakhir mig 25 irak yg dibawa ke amerika, katanya guna penelitian, blm lg yg lainnya
            πŸ˜€ πŸ˜†

          •  

            Lah maintenance itu termasuk masalah teknis bukan??? Makanya dasternya dipake biar gak ngawar ngiwir ngawur gitu. Hhhhhhhhhh

          •  

            Gak ngerti juga, sudah parah loe agatong, coba loe pakai kaca mata tukang kaca πŸ˜† :lol:, supaya loe ngerti, masalah tekhnis itu bisa jd blm dilakukannya perawatan, bukan dikatakannya baru pulang dr perawatan itu mig jadi peti mati terbang
            πŸ˜€ πŸ˜†

      •  

        Menurut pewayangan lo ya! Didunia saat ini ada dya peta jalan perang. Yang satu ada di tangan Illuminasi / Freemasonry / Zionis Internasional. Satunya lagi adalah serat pedhalangan ringgit purwa. Pewayangan dibuat para wali tujuannya jangan sampai yahudi menguasai dunia dengan cara merebut peta jalan PD3. Gunakan pewayangan untuk mempengaruhi imajinasi massa global. Kalau ini berhasil, dunia dirubah idiologinya dengan idiologi Pancasila versi global. Siapa yang menguasai peta jalan PD3, dia yang menjadi semacam pengator scor dalam sebuah liga.

      •  

        Setuju bung lingkar. Sekutu AS ngga mau NKRI berdikari. Ada sj yg memantik keributan, si Aussie, Malay dll.

      •  

        haaaahhh ???? Sugimura Agato binti China sdh ganti nama??? jadi Sugimura Agatong binti jemut. hhhhhhhhhh aaaahhhhh

      •  

        Yakin Bung Lingkar?? Ente lupa Ama Nine Dash line kah??? Lupa kejadian KRI Imam Bonjol mau ditembak Ama kapal CG China??? Kasus Nelayan nyuri ikan di Natuna Ampe pemerintah menamai Laut Natuna Utara???? Nine Dash Line jelas-jelas melewati laut ZEE Indonesia di Utara Natuna dan Ente mau bilang bukan masalah???

        Lalu buat apa TNI bangun pangkalan gabungan yg biaya pembuatannya Ampe ratusan triliun?? Buat apa Apache ditaruh di Natuna??? Buat pajangan kah??? Buat berburu ubur-ubur kah??? Ente sotoy bener, ngerasa lebih jaguh dari pemikir2 di Mabes TNI, Kemenhan dan BIN ya…. Ente pernah baca buku putih terbaru TNI belum???

        •  

          Saya sangat ingat, cuma yg jadi masalah adalah anda itu dasarnya sudah salah, jadi mau dikembangkan seperti apapun komentar anda ya pasti hasilnya ngawur πŸ˜› wkwkwkw πŸ˜†

          Emang ente kira Natuna itu lebih dekat ke China ya? Perlu kalibrasi otak nih πŸ˜† wkwkwkw, dengan dibangun pangkalan di Natuna, NKRI bisa pencet Singapura dan Malaysia klo macem-macem. Masalah dengan China itu masalah jangka panjang… Konfrontasi kecil cuma bumbu doang… Masalah data dan informasi, saya gak perlu bilang ke anda, bung, itulah makanya disebut Rahasia… Sampai disini Anda paham? saya yakin pasti tidak…

          •  

            Kalo mau mencet Singapura atau Malaysia, kenapa gak bangun pangkalan di Sumatera atau Bintan aja. Lah kalo jarak China ma Natuna jauh, lalu kok bisa kapal Coast Guard China bisa sampe ZEE Indonesia?? Apalagi Ampe ngancem pake meriam.

            ” Alasan pembangunan pangkalan militer di Natuna adalah untuk antisipasi konflik di laut China Selatan.” Itu yg nyebutin Panglima TNI loh, gak ada ceritanya buat mencet Singapura atau Malaysia.
            https://nasional.tempo.co/read/784770/ryamizard-pastikan-pembangunan-pangkalan-militer-natuna

            Ente tuh sotoy, bicara soal rahasia2 segala. Kayak abis lulus dari Lemhannas aja padahal baca buku putih TNI aja gak pernah… Kalo gak tau tentang strategi nasional atau apapun itu lebih baik diam aja daripada sok-sokan pake imajinasi sendiri. Omongan ente cuman bakal diketawain Ama Intel Koramil. Hhhhhhhhhh

          •  

            Nah, makanya pelajari konsep πŸ˜€ jd bangun pangkalan itu bukan sekedar ada uang dan kemauan, tapi juga strategi πŸ˜€ kenapa dibangun di Natuna? jelas ini ada strategi untuk ke depan, πŸ˜€ makanya yg penting itu dasar bung, klo gak tahu ya seperti anda deh jadinya πŸ˜› wkwkwkw

            Klo bicara intel, saya gak perlu beritahu anda, cuma kata kunci adalah… untuk saat ini hanya ada tersisa 2 orang di NKRI ini yg bertugas (senior) πŸ˜€ siapakah mereka? wkwwkwkkw

            intelijen itu bukan soal lulusan, tapi relasi dan jaringan bung πŸ˜€ tapi saya yakin anda tak paham sebab semua info anda berdasarkan link, sementara data intelijen itu tak memberikan 1 link pun untuk anda πŸ˜› :mrgreen:

    •  

      Kata ente musuh kita itu aussie, kok berubah lagi? Kalau kemungkinan musuh kita pakai su 35 juga, pilihan kita sudah tepat, masa Su 35 mau dilawan sama f16 atau f35? Apa gak ditertawain? F35 takut hujan dan petir pinternya f35 itu ya sujud di Tanah … πŸ˜€

    •  

      Mana tau dia kita punya banyak negara sok akrab di sekeliling tapi aslinyamah, meski keliatan adem ayem aslinya mah tetep aja nganggep musuh terutama bule nyasar di Asia… yah mungkin Agato lol bakal bela mereka secara mereka babu majikanya agato dan sesama …. harus saling bela… xixixixxi πŸ˜€
      ah iya, padahal dulu dia sendiri bilang semua harus ada antidotnya…
      Barat ya SU35
      Timur ya F16

    •  

      Konon fee green hilton yang seharusnya emas batangan tetpaksa diganti saham perusahaan. Kalau bisa yang diminta duluan Boeing, Northrop, LM dll biar Indonesia bisa cepat memproduksi pesawat dan alutsista lainnya.

    •  

      Yang sering melakukan Black Fligh itu ya F-15 sama F-18… jadi membeli Su-35 itu sudah sangat pas…

  10.  

    yuk saksikan saja,,jadwal kdatangan su35,yg udah ky karet…molor..pun klau dateng,haiyuh…smua media mberitain,#SU,35 mbok yo agak rahasi dikit 2018.

  11.  

    Permisi, nambah wacana. Semoga bermanfaat. Aammiiiiiinnn.
    https://jakapingit.blogspot.com/2018/09/surutnya-kejayaan-amerika-serikat.html
    Silahkan dibaca.

  12.  

    Kalau negara lain makenya aman2 sajah, cuman beruk yg bermasalah….bisa di pastikan beruk saja yg tak pandai mengelola management SU 30MKM….

  13.  

    haaaahhh ???? Sugimura Agato binti China sdh ganti nama??? jadi Sugimura Agatong binti jemut. hhhhhhhhhh aaaahhhhh

  14.  

    Sukhoi Su-30MKM Royal Malaysia Air Force

    https://www.youtube.com/watch?v=Jg7D8KIFPJ8&t=22s

  15.  

    kalau huha mah pengemar daster..tapi saya mah pengemar persib..hhhhh

    •  

      Apaluh apa apaan nama gue disebut sebut, apakh loe sudah bosan mnjwb? Yaa loe tanya itu aming lee mengapa pria tersebut masih dirahasiakannya, apakah atut istri sipria, atut keluarganya atau atut lainnya, tapi bisa juga menunggu keluarganya tdk ada lg kalleee, diantara itu, tapi yg pasti loe tanya saja klu loe sudah bosan mnjwb
      πŸ˜€ πŸ˜†

  16.  

    oh tukang ngintip cs patih prabotan xixi

  17.  

    Lagian Malaysia ini aneh… jelas2 mereka dekat dengan kubu barat tapi kok membeli pespur buatan Russia… bukan mambeli F-18/F15 justru malah belinya Su-30, mungkin karena terlalu bernafsu ingin mengimbangi Indonesia yang kala itu terpaksa harus membel Su-27 dan Su-30…

    •  

      Ama barat ada uang ada barang, klu ama russia diberikan kemuduhan, uang tdk cukup? imbal dagang pun diterima, jadi samaΒ² untung, bahkan calon astronotnya utk terbang keangkasa russia yg mengajarkan,

      tapi masalahnya beruk tdk bisa mnjg teknologi jammer su 30 asal russia yg dgn mudah dibongkar amerika, oleh karna itu russia enggan utk mengingatkan beruk dalam perawatan su 30
      πŸ˜€ πŸ˜†

 Leave a Reply