Sep 162019
 

Sistem rudal pertahanan udara S-400 Triumf dalam formasi siaga © Russian MoD via Wikimedia Commons

Moskow, Jakartagreater.com –   Rusia telah menyelesaikan tahap kedua pengiriman satu set resimen sistem Rudal pertahanan udara S-400 dengan pesawat angkut ke Turki sebagaimana ditetapkan oleh kontrak, ujar kata kementerian pertahanan Rusia pada hari Minggu 15-9-2019, dirilis TASS.

“Pada 15 September 2019, sebagai bagian dari pelaksanaan kewajiban kontrak, pesawat angkut militer Rusia menyelesaikan tahap kedua pengiriman komponen sistem Rudal pertahanan udara S-400 ke Turki,” kata kementerian itu. Kementerian pertahanan Turki melaporkan penyelesaian fase kedua sebelumnya.

Laporan pertama tentang pembicaraan antara Rusia dan Turki tentang pengiriman sistem Rudal pertahanan udara S-400 muncul pada November 2016. Rusia mengkonfirmasi pada September 2017 bahwa kontrak terkait senilai $ 2,5 miliar telah ditandatangani.

Berdasarkan kontrak, Ankara akan mendapatkan satu set resimen sistem Rudal pertahanan udara S-400 (dua batalion). Kesepakatan itu juga mempertimbangkan transfer sebagian teknologi produksi ke pihak Turki.

Pengiriman dimulai pada 12 Juli 2019. Selama tahap pertama, dari 12 Juli hingga 25 Juli 2019, 30 pesawat angkut militer mengirimkan komponen S-400 ke pangkalan udara Muret Turki. Tahap kedua dimulai pada 27 Agustus 2019. Triumf S-400 Rusia (nama pelaporan NATO: SA-21 Growler) adalah sistem Rudal antipesawat jarak jauh terbaru yang mulai beroperasi pada tahun 2007.

Rusia dirancang untuk menghancurkan Rudal pesawat, rudal jelajah dan balistik, termasuk Rudal jarak menengah, dan target permukaan. Sistem ini dapat mencapai target aerodinamis pada jarak hingga 400 kilometer (249 mil) dan target balistik taktis terbang dengan kecepatan 4,8 km/s (3 mi/s) pada jarak hingga 60 kilometer (37 mil).

Sasaran seperti itu meliputi Rudal jelajah, pesawat taktis dan strategis, serta hulu ledak Rudal balistik. Radar sistem mendeteksi target udara pada jarak hingga 600 kilometer (373 mil). Rudal permukaan-ke-udara 48N6E3 dari sistem dapat mengenai sasaran aerodinamis pada ketinggian 10.000-27.000 meter dan ancaman balistik pada ketinggian 2.000-25.000 meter.

Bagikan: