Nov 092016
 

small-asw-ship

Almaz Central Marine Design Bureau akan memasarkan korvet anti kapal selam Project 23.420 ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Korvet Project 23.420 dirancang terutama untuk menggantikan korvet parchim class yang sudah ketinggalan jaman.

Almaz Central Marine Design Bureau juga tidak menutup kemungkinan pembelian korvet dengan disertai transfer teknologi.

Korvet anti kapal selam Project 23.420 memiliki bobot sekitar 1.300 ton dengan panjang 75 meter dan lebar 13 meter. Kecepatan maksimum korvet diharapkan sekitar 30 knot.

korvet akan dipersenjatai dengan meriam utama AK-176MA 76 mm atau canon otomatis AK-306 kaliber 30 mm, untuk pertahanan udara dilengkapi rudal anti-pesawat ZM-47 Gibka, dua senapan mesin 12,7 dan sistem torpedo kapal selam Paket-E / NK atau sistem rudal anti kapal selam dan bom kedalaman RPK-8E. Korvet juga dilengkapi pesawat tanpa awak (UAV) yang ditempatkan di dek.

Saat ini, Angkatan Laut Rusia mengoperasikan korvet Project 20.380 yang dilengkapi dengan sistem anti kapal selam Paket-NK serupa. Paket-NK juga dipasang pada fregat Project 22.350 yang saat ini masih dalam tahap konstruksi.

paket-nk_boiky_steregushchiy_class_corvette_russian_navy_1 paket-nk_boiky_steregushchiy_class_corvette_russian_navy_2

Sistem Paket-NK adalah persenjataan anti kapal selam dan perlindungan anti serangan torpedo otomatis yang terintegrasi dengan sistem sonar kapal dan sistem Combat Management System (CMS) kapal.

Sebuah torpedo Paket-NK memiliki diameter 324 mm dan panjang sekitar 3.2 meter. Bobotnya sekitar 385 Kg dengan hulu ledak setara 70 Kg TNT. Kecepatannya berkisar dari 30 sampai 50 knot dengan jangkauan 10 mil laut.

Paket-NK nantinya akan menggantikan sistem roket-torpedo anti kapal selam RBU yang sudah dalam pelayanan sejak tahun 1960-an.

Berbagi

  51 Responses to “Rusia Siap Ekspor Korvet Anti Kapal Selam Pengganti Parchim Class”

  1.  

    mbok yag ditawarkan Senjatanya saja.. urusan kapal kita sudah mampu…diizinkanKah ?

    •  

      Bisa bung. Untuk urusan persenjataan kan sebenernya produsennya juga bukan produsen kapal. Kita bisa misalnya bikin platform KCR yang digedein (misal KCR 75 atau KCR 80) atau PKR yang dikecilini. Sebisa mungkin sih apa yang kita udah bisa bikin sendiri ya kita manfaatin. jadi tinggal paket senjata atau radar yang blom bisa bikin aja kita import.

  2.  

    huuuaseemmmmm

  3.  

    Sebelum keduluan yang laen

    Borooooong !!!!!

  4.  

    meleset lagi, meleset lagi….. heeemmmm

  5.  

    baru di tawarkan apa emang mau beli.?

  6.  

    Borong torpedo Paket-NK & rudal Club-S agar dapat ToTnya untuk di instal di next PKR Sigma & next Changbogo kita…

    •  

      ga ada yg lebih istimewa bgt dari spesifikasi torpedo nya.. jangkauan nya standar, kecepatan nya juga.. klo yg di jual nya torpedo skhval 2.0,, baru wajib borong ..

    •  

      @andri cahyadi : Torpedo Paket-NK memiliki diameter 324 mm dan panjang sekitar 3.2 meter. Bobotnya sekitar 385 Kg dengan hulu ledak setara 70 Kg TNT. Kecepatannya berkisar dari 30 sampai 50 knot dengan jangkauan 10 mil laut (18.52 km)

      Setidaknya jika kita memiliki torpedo Paket-NK ini jika dapat di instal untuk KS-22 kita, torpedo ini hampir mengimbangi range torpedo negara tetangga di selatan wilayah kita.
      Karena kecil kemungkinan kita dapat memiliki dan mendapatkan ToT torpedo MU90/Impact yang sudah di miliki oleh negara tetangga sebelah selatan kita.

      A244/S Mod 3 berdimensi panjang 2,75 m, diameter 324mm, bobot 254 kg, memiliki kecepatan tertingginya 36 knot dan jangkauan maksimum 13,5 km dengan kecepatan rendah.
      Hasil karya Italia dan Prancis.

      Torpedo MK-54 berdimensi panjang 2,72 m, diameter 324 mm, dan memiliki berat 276 kg hanya memiliki kecepatan maksimum 40 knot.
      Efektif diluncurkan dari kapal permukaan, helikopter dan pesawat udara.

      MU90/Impact merupakan torpedo generasi ketiga, berdimensi panjang 2,85 m, diameter 323,7 mm, berbobot 304 kg, memiliki kecepatan maksimum 50 knot dan dengan kecepatan rendah mampu mencapai target di jarak 23 km.
      Diproduksi oleh EuroTorp konsorsium dari perusahaan pertahanan WASS, DCNS International dan Thales yang sepenuhnya menjadi torpedo standar NATO.
      Digunakan oleh Angkatan Laut Perancis, Italia, Jerman, Denmark, Polandia dan Australia.

      Torpedo MK-48 ADCAP Mod CBASS iberdimensi panjang 5,79 m, diameter 533 mm, bobot 1,676 ton, membawa 292,5 kg hulu ledak dan dengan kecepatan maksimumnya adalah 55 knot dan jangkauan efektif 50km dengan kecepatan 40 knot.

      DM2A4 Seehecht (sebutan ekspor: SeaHake mod 4) adalah torpedo kelas berat ini berdimensi panjang hingga 7 m (tergantung jumlah baterai), diameter 533 mm, bobot 1,37 ton, kecepatan maksimumnya 50 knot dan jangkauannya 50 km.

      Torpedo 62 (versi ekspornya disebut Torpedo 2000) dari SAAB adalah torpedo dual-purpose kelas berat yang berdimensi panjang 6m, diameter 533 mm, bobot 1,45 ton dapat mencapai target yang jaraknya lebih dari 40 km dengan kecepatan maksimum 40 knot.

      Torpedo Spearfish berdimensi panjang 7 m, diameter 533 mm dan bobot 1,85 ton serta memiliki kecepatan 80 knot dan daya jangkau hanya 54 km.

      F-21 berdimensi panjang 6 m, diameter 533 mm dan berbobot 1,3 ton, memiliki kecepatan hingga 50 knot, dengan jangkauan 50 km. 

      Torpedo Blackshark hanya memiliki kecepatan 50 knot dan daya jelajahnya hanya 50 km.

      Sedangkan torpedo Shkval-E adalah torpedo dengan panjang 8,2 m, diameter 533 mm dan bobot 2,7 ton ini membawa hulu ledak tinggi yang setara dengan 210 kg TNT.
      Sistem propulsinya terdiri dari hydro-reactive jet dan solid-fuel rocket booster memberikannya kecepatan tertinggi hingga 200 knot.

      Lalu untuk torpedo Shkval Block 2 belum ada speknya di dumay…

  7.  

    bungkus ToT nya..

  8.  

    cuma tertarik di tabung hitam itu…itu yg mesti di dpt tot nya

  9.  

    Cantik & Stylist & Gahar … tonase minim kemampuan maxi
    ane mau nabung buat beli Corvette ini
    ada ToT nya tuh …

  10.  

    Angel komen

  11.  

    Dpt tawaran terus dari banyak ngara, tp ditolak semua oleh indonesia…

  12.  

    Menarik tawarannya..

  13.  

    Tawarkan ke vietnam z pasti langsung tanda tangan, kalo nawarin indo hrs siap diminta blueprintnya 😀

  14.  

    Kalo cuma anti kapal selam mending kcr-60 versi anti kasel dipersenjatai torpedo sama rudal RBU600 kalo muat bs di padang rudal mistral seperti di korvet sigma biar agak garang dikit tdk polos melompong 😀

  15.  

    4 Kapal Battle cruiser? Maksud neng cintia Kirov class? Coba jawab pertanyaan saya, memangnya kirov class masih diproduksi? memangnya produsen mau menjualnya berikut armamentnya? MIKIIIRRRR

  16.  

    Ingat ya, lebih baik menyebarkan 100 telur di 100 keranjang, dibanding 100 telur hanya di 1 keranjang. Tinggal di torpedo pecah jadi abu tuh keranjang.

  17.  

    Ya ini..cocok untuk pengganti korvet Parchim .
    Khusus untuk mencari Dan menghadapi kapal Selam …
    Tidak harus semua nya punya missile anti kapal …harus ada Spesialisasi…
    Biasanya Russia sangat Ahli Dalam hal itu ..

  18.  

    Ya ini..cocok untuk pengganti korvet Parchim .
    Khusus untuk mencari Dan menghadapi kapal Selam …
    Tidak harus semua nya punya missile anti kapal …harus ada Spesialisasi…
    Biasanya Russia sangat Ahli Dalam hal itu ..

  19.  

    Bocah ingusan dia

  20.  

    Kenapa RE Martadinata Class tdk dibuat yg versi ASW dengan ditambahkan variable deep sonar dan kelengkapan anti kapal selam lainnya?

    •  

      Udah setting an Dari DSME nya bung. . kagak boleh sama mamarikanya. .
      Mau pake rudal rusia mrk jga ogah nyambungin interkoneksi dgn alutsista rusianya. . .

    •  

      @perenung

      Duitnya belum ada oom….untuk sementara VDS-nya diwakili oleh dipping sonar yang dipasang di heli panther.

    •  

      @Perenung : Benar apa yang di katakan bung @Uling Putih, saya hanya ingin menambahkan saja bahwa sementara waktu ini TNI AL lebih mengandalkan 11 unit Heli Panther AS565 + KRI Rigel 933 & KRI Spica 934

      KRI Rigel 933 & KRI Spica 934 merupakan salah satu kapal perang pertama yang dimiliki oleh Indonesia berjenis Multi Purpose Research Vessel (MPRV).
      Kapal tersebut berada dibawah kendali jajaran TNI AL di bawah satuan Survei Hidro-Oseanografi.

      Kapal buatan Prancis ini dilengkapi Deep Water Multibeam Kongsber EM 302. Peralatan ini memiliki resolusi dan akurasi yang cukup tinggi, dengan menggunakan gelombang suara frekusensi 30 KHz, KRI Rigel-933 yang mampu melaksanakan pemetaan bawah laut hingga kedalaman 7.000 meter.

      Selama ini Indonesia memiliki kapal riset Baruna Jaya yang dioperasikan BPPT dan LIPI. Tapi peralatan riset bawah laut dan pelacak sonar di kapal ini sifatnya portable, bisa dipindahkan ke kapal lain. KRI Spica dan KRI Rigel memang didesain khusus secara lengkap.

      KRI Rigel 933 dan KRI Spica 934 dilengkapi dengan shallow dan deep water multibeam echosounder, yang dapat mendeteksi sensor suara dan gerak dan juga dynamic position, alat yang dikendalikan komputer untuk mengontrol posisi dan arah kapal.

  21.  

    @cintia : Anda mempunyai sumbangsih apa untuk Republik Indonesia kecuali banyak bacot di forum ini…!
    Anda pikir meriset, memuat dan menginstal kapal untuk menjadi seperti bacot anda gampang…?
    Anda pikir meriset dan membuat rudal seringan bacot anda…!
    Dari jaman Indonesia merdeka hingga sekarang, para ahli kapal perang Indonesia untuk sementara waktu ini baru hanya mampu membuat kapal perang jenis Light Frigat PKR Sigma Class.
    Itupun melalui ToT dengan DCNS.
    Dari jaman Indonesia merdeka pada kenyataannya hingga sekarang para tenaga ahli Indonesia belum dapat membuat rudal dengan kualitas yang baik dan hanya sebatas roket.
    Semuanya butuh proses dan waktu, karena teknologi dengan kualitas terbaik butuh ketekunan dan kesabaran.
    Tidak seperti bacot anda yang mengindikasikan sebagai manusia dengan tong kosong nyaring bunyinya.
    Jika anda merasa malu dan lebih banyak bacot provokasi, lebih baik anda pindah kewarganegaraan saja…!
    Di sini / di forum ini yang di butuhkan adalah pejuang dengan berbagai cara lewat diskusi / komentar untuk berbagi ilmu dengan kata dan kalimat yang sopan hingga terjalin silaturahimnya di antara WARJAG.

    Anda adalah salah satu contoh manusia tidak tahu diri, tidak tahu malu dan tidak tahu adat…!!!

    Anda di tegur bukan oleh saya pribadi, melainkan oleh WARJAG yang lainnya juga, untuk menjaga isi komentar anda.

    JIKA PARA ADMIN TIDAK MEMBANDED ANDA JANGAN SALAHKAN KAMI MEMBULY ANDA JIKA TIDAK MENJAGA ISI KANDUNGAN KOMENTAR ANDA YANG PROVOKASI…!!!

  22.  

    @cintia : Saya tidak perduli jika Malaysia ataupun Singapura ingin memiliki alutista apapun…!
    Karena negara lain pun mempunyai hak sesuai dengan rencana dan anggarannya masing-masing negara…!
    Yang kami perdulikan adalah alutista Republik Indonesia dengan cara yang baik dan sopan.
    Karena bagaimanapun kita hanyalah rakyat dan hanya mengikuti kebijakan dari hasil kesepakatan para pemimpin yang bersangkutan.
    Dalam hal ini rakyat Indonesia dapat membagi opininya, ilmunya ataupun lainnya di forum ini dengan komentar yang tidak mengandung sara, menghina para pemimpin ataupun pahlawan serta tidak menuliskan komentar yang sifatnya / mengandung artian provokatif.

    Jika anda merasa sehat lahir batin, jasmani maupun rohani, semoga saja anda paham arti semua kata / kalimat yang saya tuliskan.

    Wassalam..

  23.  

    Kereen dan gahar modelnya..
    Menarik penawarannya..
    Jika jadi dibeli dan diambil blue printnya, bisa kita pakai untuk modifikasi KCR 60.
    Sehingga standarnya KRI punya fasilitas helipad semua.

  24.  

    Kamu kebanyakan nonton naga indosiar. Mendingan kamu perbanyak dulu belajar mengenai alutsista, strategi perang, dll sebelum banyak komentar.
    Tong kosong nyaring bunyinya.

  25.  

    kalau GGS vs Anak Jalanan kira2 yg menang siapa??

  26.  

    cintia njalok dkaprokkkkkk…..wakakaka

  27.  

    PKR itu buat keliling…klo lawan 6 Formi singo nyang ngadepin justru yg bawa yakhont

  28.  

    Bungkus dan ambil tot nya. lgs 9 bj buat gantiin parchim tua tni al.

  29.  

    cintia nih adeknya carin ya

  30.  

    Korban sinetron mau jadi komentator di forum warjag . .

  31.  

    Battle Cruiser udah gak jaman, itu sisa peninggalan era Sovyet. Sekarang tipe Destroyer, Fregat, Korvet & OPV.

  32.  

    wong gemblung dilayani…….!!!!

  33.  

    Woi cintia [email protected] singa tuh negara upil kecil kita negara besar jd beda jauhh butuh alutsista yg byk! Mending lo gak usah bacot krn ente gak tau alutsista tau nya cuma BACOT aja juga!!

  34.  

    Kalau untuk membuat hull kapal kosongan pasti PAL sudah bisa ,apalagi hanya ukuran 75 Metr. Masalahnya tinggal lagi isinya ,karena Kapal selam yang beroperasi di sekitar kita umumnya buatan barat maka sebaiknya kita pakai sensor ,cms dan rudal atau terpedo buatan timur . Maka PAL bikin HUL nya dan di isi dengan peralatan yang terpasang di kapal ini. Artinya kita hanya butuh jeroannya saja . Baru top deh.

  35.  

    kira-kira korvet Steregushchiy class yang kemarin ditawarkan ke indonesia, boleh TOT kah?Bagaimana bila dibandingkan sigma, apa lebih stealt?

  36.  

    Beli 8 terus minta TOT sama Rusia dan minta bantuan buat membuat kapal nya sendiri

 Leave a Reply