Feb 162015
 
Kapal Selam Amur 1650 Rusia

Kapal Selam Amur 1650 Rusia

Dalam sesi konferensi pers di kediaman Duta Besar Rusia di Jakarta, Jumat (6/2/2015), Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Igor Margulov membenarkan bahwa Rusia berminat meningkatkan kerja sama militer dengan Indonesia.

Menurut Margulov, Rusia siap untuk mengadakan berbagai jenis alutsista termutakhir ke Indonesia. Namun, Margulov menambahkan, bukan hanya kerja sama teknis militer yang dibicarakan, tetapi juga kerja sama antara kementerian pertahanan.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Igor Margulov. Foto: Fauzan Al-Rasyid/RBTH Indonesia

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Igor Margulov. Foto: Fauzan Al-Rasyid/RBTH Indonesia

“Dalam pertemuan saya bersama Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, kami juga membahas mengenai pertukaran kerja sama antarkementerian pertahanan. Rusia bisa mendatangkan kapal-kapal militer ke Indonesia, atau bisa juga melakukan pertukaran kunjungan kapal, atau berbagai format kerja sama lainya yang biasa dilakukan dalam kerja sama militer,” terang Margulov.

Margulov berkunjung ke Indonesia pada Jumat lalu dalam rangka memperingati 65 tahun hubungan diplomatik Rusia dan Indonesia. Sebelum menghadiri perayaan di Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Margulov terlebih dulu menemui Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI Dian Triansyah Djani. Kedua belah pihak telah membahas berbagai hasil kerja sama kedua negara selama sepuluh tahun terakhir serta tantangan kedua negara dalam menghadapi berbagi isu sosial, politik, dan ekonomi di lingkup bilateral, regional, dan internasional. (Indonesia.rbth.com)

  59 Responses to “Rusia Siap Pasok Alutsista Mutakhir ke Indonesia”

  1.  

    Siiiippp..

  2.  

    TOT amur / kilo

    •  

      weissss……..malaysia leh……..slalu terelalisasai.

      A400M Pertama Malaysia Tampil dengan Warna Penuh

      Airbus Defence and Space Kamis (22/01/2015) merilis gambar pertama dari Airbus A400M pertama milik Angkatan Udara Malaysia (Tentera Udara Diraja Malaysia). Pesawat tampil dalam dalam warna penuh. Pesawat ini akan disampaikan pada kuartal pertama 2015, diikuti oleh dua kemudian pada tahun dan pesawat keempat dan terakhir pada tahun 2016.

      Malaysia adalah menjadi negara kelima yang beroperasi A400M. Operator lain adalah Prancis, Turki, Jerman dan Inggris.

      Sumber: Boeing

  3.  

    Semoga bukan hanya membeli ALUTSISTA saja dari rusia, namun juga ada TOT didalamnya yang bisa memajukan industri ALUTSISTA dalam negeri. IMHO

    •  

      Setuju bung. Gak hanya sekedar beli senjata luar, tp gimana biar industri pertahanan dalam negri juga berputar. Biar nanti uangnya gak cuma dinikmati negara luar, tp kembali ke dalam negeri lg. Apalg kalo udah mandiri, kita gak didikte sama negara lain, termasuk Rusia.

      •  

        Setuju sekali bung, kemandirian bangsa ini wajib hukumnya. Industri dlm negeri harus di berdayakan agar bs memenuhi kebutuhan tni. Rusia atau siapapun boleh menawarkan barangnya tp indonesia hrs memilih mn yg lebih memberikan manfaat untuk kemandirian bangsa. TOT WAJIB HUKUMNYA.

  4.  

    Apa bicarain Tôt juga? Ato produksi bersama senjata mutakhir?
    Kalo cuma beli sih skrg rasanya kurang sip. Kalo nawarin kerjasama kayak bikin KRI Klewang itu baru sip.

    •  

      Kalau rusia cuma mau jualan tanpa TOT yg menjanjikan untuk kemandirian inhan dlm negeri saya yakin indonesia akn lebih memilih typhoon atw gripen, yg pelit ilmu go to hell.

  5.  

    Ntar lagi Ausie berulah gara2 2 napi nya di tembak mati… saatnya membeli alutsista canggih dan mudah perawatan dari rusia. Untuk TOT, 1 unit di bongkar saja lah….

  6.  

    Lanjutkan… :mrgreen:

  7.  

    Lanjutkan..

  8.  

    hidup Rusia…..Paman PUTIN…….!!!

    •  

      HIDUP INDONESIA…… HIDUP KEMANDIRIAN BANGSA.

      •  

        @bung santri gaul, dengan sudah adanya TOT dengan Korsel (KFX) buat apa lagi TOT dengan SAAB, Uni Europe yg notaben nya GRIPEN & Typhoon masih generasi 4, mending kita fokus saja dulu dgn Korsel dimana KFX sama2 masih generasi 4 dengan GRIPEN dan Typhoon (yang sampe skarang saja tendernya masih diulang)..Buang2 duit negara dan waktu klo semua generasi 4 mau di TOT kan…yg jadi fokus skrg slain TOT adalah menyaingi tetangga Aussie yang ingin beli F-35 (generasi 5), itulah kenapa kita harus gerak cepat beli generasi 4.5 saat ini walaupun Rusia masih enggan TOT saat ini…dan seharusnya pemimpin kita pandai berdiplomatik dengan Rusia agar segera MoU TOT generasi 4.5,,,

  9.  

    Rusia sudah siap memasok alutsista mutakhir ke Indonesia. ……… lha Indonesia nya siap kagak ???

    •  

      Indonesia siap asal rusia menyertakan TOT yg jelas dan kongkrit untuk membantu kemandirian indonesia, tp kalau rusia pelit TOT go to hell, Krn undang2 mensyaratkan itu sbg usaha kemandirian inhan dlm negeri.

  10.  

    Amur beserta ToT jgn Kilo hehe . .
    Su35 disertai opsi pembelian PAKFA/PAKDA d masa depan hehe . .
    Minta lisensi s300, yakhont hehe
    GARUDA SETRONGGG

  11.  

    Amur beserta ToT jgn Kilo hehe . .
    Su35 disertai opsi pembelian PAKFA/PAKDA d masa depan hehe . .
    Minta lisensi s300, yakhont hehe
    logiskah??
    GARUDA SETRONGGG

  12.  

    HIDUP RUSIA STROOOOOOONGGGG…………..!!!!

  13.  

    Kalo kita mengingat sejarah masa lalu…saya kira sangat tdk salah bila kita bekerjasama dengan mereka….dalam segala hal sebagai negara nonblok hrslah pakai neraca….

  14.  

    selama kt ada duitnya sih, kl gak ada jg bakalan gak mau bantu.

  15.  

    Asu kembali berulah,dengan rencana eksekusi mati terpidana narkoba yg ,asu ancama boikut ekonomi dengan cara travel warning untuk warga negara nya yg ingin berwisata ke indonesia.
    Ini pelajaran bagi kita.
    Hukum mati di indonesh di lindungi konstitusi dan undang undang. .dan dengan berani nya mengintervensi hukum kita dan berati menganggap rendah demokrasi di negara kita.
    Asu juga memerintahkan PBB untuk menekan kita dengar cara mengirim surat yg isi nya menunda atau menghentikan eksekusi mati…
    Hukum mati bukan milik PBB ,hukum mati di milik negara yg berdaulat. .bukti PBB hanya melindung kepentingan barat. .
    Perkuat alutsista agar tidak di remehkan utamakn blok timur agar memilik taring yg sama dan bahkan lebih panjang dari kepunyaan tetangga. Jangan mau taring kita di kecikan dan bahkan di potong agar ketika menggit tidak ad yg terluka parah.

    •  

      Belajarlah dari sejarah perang candu maka kita akan tahu apa maksud dari semua ini.
      Bangsa lain tidak mampu untuk melumpuhkan NKRI secara langsung makanya dipakai segala cara untuk melemahkan generasi bangsa salah satunya dengan narkoba. .

  16.  

    Amur beserta ToT jgn Kilo hehe . .
    Su35 disertai opsi pembelian PAKFA/PAKDA d masa depan hehe . .
    Minta lisensi s300, yakhont hehe
    logiskah??
    GARUDA SETRONGGG :mrgreen:

  17.  

    “Rusia bisa mendatangkan kapal-kapal militer ke Indonesia, atau bisa juga melakukan pertukaran kunjungan kapal, atau berbagai format kerja sama lainya yang biasa dilakukan dalam kerja sama militer,” terang Margulov.” <— yang di garis tebal kok ga ada yang menganalisa ya…?

  18.  

    Amur beserta ToT jgn Kilo hehe . .
    Su35 disertai opsi pembelian PAKFA/PAKDA d masa depan hehe . .
    Minta lisensi s300, yakhont hehe
    logiskah???
    GARUDA SETRONGGG :mrgreen:

  19.  

    tawaran yang bagus. tp Indonesia juga harus pintar dengan segla tawarn yg datang. terutama yg di BOLD. hehehe… harus bisa mewujudkan kemandirian alutsita.

  20.  

    Saya rasa ToT ngga harus selalu berhubungan dengan benda yg dibeli, jadi dalam hal ini kita juga bisa lebih flexible. Misal kita beli kapal selam, bisa aja misalnya ToT tank amfibi atau rudal anti kapal. Tokh juga bermanfaat buat kita.

    •  

      betul jg bpk ini, & cara pembayarannya bisa jg dgn konsesi pertambangan

      •  

        Tergantung produsennya juga kan kalau mau TOT? Gimana ceritanya kalo produsen Kapal Selama disuruh ngasih TOT Tank? Apa hasil penjualannya dibagi ke produsen yang ditunjuk memberi TOT?

        •  

          Selama ownernya satu (dalam hal ini pemerintah Russia), masih bisa. Contoh aja nih ya, jangan ditelen mentah2. Ini cuma ilustrasi. Kita beli Amur, realistis aja budget kita berapa sih? Mentok2 $1 milyar utk pengadaan kapal selam. Duit segitu paling cuma dapet 2 unit Amur. Jangan ngarep deh beli 2 unit dapet ToT, aplg barang baru kyk Amur. Tapi klo kita negosiasi, katakanlah $1,2 miliar dapet amur + ToT licensing BMP3, Russia pasti mikir2. Breakdown nya misal: $1 miliar ke rubin, $200 juta ke kurganmashzavod utk secure teknologi transfer. Ke depannya jg kurganmashzavod dapet income dari license fee

          Apa itu license fee? Yg namanya lisensi dari ToT, itu kita bayar royalty utk setiap unit yang diproduksi. Jadi kayak PT DI atau Anoa, itu kita bayar license fee. Bisa bayar sekaligus dimuka or dibayar per unit.

  21.  

    posisi netral bukannya posisi yg aman bagi indonesia karena jika berurusan dgn salah satu blok terutama sekutu indonesia akan terancam karena sekutu menganut sistem salah satu negaranya diserang maka yg lainnya wajib membantu. indonesia hrs bersekutu dgn rusia dan menggandeng china tetapi dgn cara kasat mata dan berpura-pura bersikap baik dgn amerika. tetapi indonesia jga tdk bs berharap banyak dgn rusia atau china persekutuan hanya untuk memperkuat kekuatan sendiri indonesia hrs cerdik dan licik sekalipun seperti liciknya orang china.membangun kekuatan militer sendiri satu-satunya kekuatan sejati suatu negara.

    thousand friend zero endemy tdk berlaku zaman sekarang.

  22.  

    wes tah lah… sing penting 6 skadron sukhoi family,s + 6 skadron typhon family,s,…… titik…

  23.  

    Padahal tawaran dah sangat menggiurkan….tinggal bungkus….

  24.  

    Wuiiisssh,mantap kta2’y yg d block,penuh mkna yg tersirat,mdh2n ada yg mo mengupas n mnjlskn mksd dri prnytaan tsb,trims..hidup nkri.

  25.  

    ah… papa bear masa sih pelit tot sama kita… masa sama cina,india,korsel papa bear bisa tot tot an.papa bear ga mau tot tot an ya sama kita….

  26.  

    Su 35 dirakit disini sj, bgt jg seri Su berikutnya.

  27.  

    tni harus punya 1 skadron sukhoi 27/30……. 2 skadron sukhoi 35 ………. 3 skadron sukhoi pak fa ………..

  28.  

    Yg terbaik ya indonesia belajar mandiri bung.

  29.  

    Rusia sekarang punya prinsip looking east .Harapan besar Rusia yang lagi kena sangsi embargo adalah pertolongan negara negara Vietnam,indonesia ,India . China sudah memanfaatkan situasi Rusia dengan meminta Tot lebih banyak dalam peralatan militer.Nah sekarang giliran Indonesia memanfaatkan peluang,numpung Ruski lagi galau dan butuh dollar yang banyak.

  30.  

    Dengan sudah adanya TOT dengan Korsel (KFX) buat apa lagi TOT dengan SAAB, Uni Europe yg notaben nya GRIPEN & Typhoon masih generasi 4, mending kita fokus saja dulu dgn Korsel dimana KFX sama2 masih generasi 4 dengan GRIPEN dan Typhoon (yang sampe skarang saja tendernya masih diulang)..Buang2 duit negara dan waktu klo semua generasi 4 mau di TOT kan…yg jadi fokus skrg slain TOT adalah menyaingi tetangga Aussie yang ingin beli F-35 (generasi 5), itulah kenapa kita harus gerak cepat beli generasi 4.5 saat ini walaupun Rusia masih enggan TOT saat ini…dan seharusnya pemimpin kita pandai berdiplomatik dengan Rusia agar segera MoU TOT generasi 4.5,,,

  31.  

    Su 35S, Su 34SM,S 300,400, sama Kilo Class

  32.  

    Mantap,bisa bawa rudal jelajah ntar pulangnya

  33.  

    kelihatan begitu strategisnya posisi Indonesia dimata internasional.

  34.  

    walaupun ada TOT..
    tetap saja gak bisa bikin..hikz

 Leave a Reply