Jul 042019
 

Uji tembak sistem rudal anti rudal balistik baru (foto : Departeman Pertahanan Rusia via RT)

Kementerian Pertahanan Rusia telah berhasil menguji sistem rudal anti-rudal baru di lapangan tembak Saryshagan di Kazakhstan tengah. Kementerian Pertahanan tidak mengungkapkan informasi lebih lanjut tentang uji tembak tersebut, termasuk jenis senjata terbaru yang dtembakkan dalam tes tersebut.

Situs berita militer Timur Tengah Al-Masdar mengidentifikasi rudal anti rudal sebagai A-235 yang disebut “Pembunuh Satelit” “berdasarkan kesamaan visual dengan tes A-235 yang dipublikasikan sebelumnya pada tahun lalu.

“Sistem anti-rudal yang ditampilkan dalam video diyakini sebagai A-235 Nudul (‘pembunuh satelit’) itu pertama kali diluncurkan pada tahun 2014. A-235 seharusnya menggantikan A-135 Amur, yang masih dalam pelayanan, “tulis laporan Al Masdar.

Pasukan Pertahanan Aerospace Rusia mengawasi tes-tes yang dijelaskan oleh juru bicara kementerian pertahanan, “Rudal anti-balistik baru, setelah beberapa uji coba, telah secara meyakinkan mengkonfirmasi karakteristiknya dan berhasil memenuhi tugas dengan menyerang targetnya dengan presisi,” tulis media TASS.

Sumber media Rusia lainnya menggambarkannya hanya sebagai “rudal pencegat baru” yang juga datang tepat saat sistem rudal S-500 ‘Prometheus’ sedang dipersiapkan untuk pengiriman ke unit operasional.

A-235 adalah bagian dari arsenal supersonik Kremlin yang berkembang, memiliki kecepatan supersonik yang beberapa kali lebih cepat dari kecepatan roket standar lainnya.

Rusia telah menyiapkan sistem rudal ASAT (anti satelit weapon) yang dibangun khusus, A-235 Nudol, selama bertahun-tahun, yang pengembangannya telah mencakup tujuh kali uji terbang. Yang terbaru pada tanggal 23 Desember 2018, tampak sangat sukses, dengan rudal terbang selama tujuh belas menit sejauh 1.864 mil sebelum menghantam targetnya di laut. Dijelaskan oleh media pemerintah Rusia uji tembak itu sebagai bagian dari “kompleks intersep pertahanan ruang angkasa” baru, sebagaimana ditulis National Interest.

Rusia sedang melaksanakan dan sangat mempublikasikan tes-tes ini pada saat nasib perjanjian-perjanjian senjata internasional utama berada pada masa kritis dan telah runtuh, perjanjian baru tentang pengurangan senjata nuklir dan kekuatan nuklir jangka menengah antara Rusia dan Amerika Serikat.

Zerohedge

 Posted by on Juli 4, 2019